Berita Terbaru
BAZNAS Raih Penghargaan Indonesia Customer Service Quality & Indonesia Customer Service Champions 2024
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berhasil meraih penghargaan Indonesia Customer Service Quality & Indonesia Customer Service Champions 2024, yang diadakan Business Digest bersama Majalah SWA, di Jakarta, Rabu (9/10/2024).
Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas komitmen BAZNAS dalam memberikan layanan terbaik kepada muzaki. Tak hanya itu, prestasi ini juga makin mengukuhkan posisi BAZNAS sebagai lembaga yang terus berinovasi dalam melayani muzaki, demi mendapat kepuasan dan keberlanjutan hubungan dengan para donatur.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, M.Si, CFRM menyampaikan rasa syukurnya atas kinerja BAZNAS yang mampu meneruskan catatan positif sehingga dapat meraih penghargaan nasional.
Menurutnya, penghargaan ini juga menjadi salah satu bukti pengelolaan zakat di Indonesia mendapat pengakuan berbagai pihak, yang sekaligus menambah semangat BAZNAS untuk terus meningkatkan pelayanan pengelolaan zakat.
"Alhamdulillah, terima kasih pada semua pihak atas dukungan dan partisipasi sehingga BAZNAS bisa meraih penghargaan ini," ujar Rizaludin.
Dalam kesempatan tersebut, Rizaludin juga menjelaskan mengenai pentingnya strategi layanan prima dalam mengoptimalkan pengumpulan zakat. Ia menekankan bahwa layanan yang baik adalah kunci untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi zakat.
"Kualitas layanan yang tinggi akan mendorong lebih banyak orang untuk berpartisipasi dalam kegiatan filantropi," kata Rizaludin.
Menurut Rizaludin, strategi layanan prima tidak hanya berkaitan dengan interaksi langsung dengan masyarakat, tetapi juga melibatkan penggunaan teknologi.
"Dengan memanfaatkan platform digital, institusi zakat dapat menjangkau lebih banyak calon donatur dan mempermudah proses pengumpulan zakat. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam manajemen zakat," ucapnya.
Lebih lanjut, ia menggarisbawahi pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat. Masyarakat berhak mengetahui bagaimana dana zakat mereka dikelola dan disalurkan.
"Oleh karena itu, institusi zakat perlu menyediakan laporan yang jelas dan mudah diakses untuk memastikan kepercayaan dan partisipasi masyarakat," tandasnya.
Rizaludin berharap, pencapaian BAZNAS ini semakin memicu perkembangan dunia filantropi di Indonesia, demi kesejahteraan masyarakat dalam skala yang lebih luas dan menguatkan program pengentasan kemiskinan.
“Kami berharap penghargaan ini dapat menjadi pemacu semangat pengelola zakat di Indonesia. Semoga BAZNAS mampu menjadi lembaga utama bagi pembayar zakat dan lembaga utama yang menyejahterakan umat," tutupnya
BERITA10/10/2024 | Humas Baznas Lobar
Berdayakan Mustahik, BAZNAS RI Resmikan ZCoffee di UIN Sunan Kalijaga
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meresmikan program ZCoffee di UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Selasa (8/10/2024).
ZCoffee merupakan usaha minuman kopi kekinian yang mengedepankan pemberdayaan, mulai dari biji kopi yang diambil dari petani kopi sampai kepada penggilingan kopi dan barista yang semua peran dilakukan oleh mustahik binaan BAZNAS.
Turut hadir dalam peresmian ZCoffee tersebut Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA., Wakil Rektor II UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Dr. Mochamad Sodik, S.Sos., M.Si., beserta jajaran.
"Alhamdulillah kita luncurkan bersama-sama ZCoffee di UIN Sunan kalijaga Yogyakarta. Program ini menjadi salah satu upaya BAZNAS dalam meningkatkan pendapatan petani kopi serta mengatasi kemiskinan dan pengangguran dengan menyediakan lapangan kerja baru," ujar Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA.
Menurut Kiai Noor, ekosistem pemberdayaan mustahik BAZNAS telah berjalan sejak hulu hingga hilir. Ia mencontohkan biji kopi yang digunakan di kedai ZCoffee adalah hasil dari para petani binaan BAZNAS.
"ZCoffee ini dikelola oleh santripreuner, santrinya bisa dari UIN sendiri. Tetapi basicnya bagaimana santri itu punya usaha. ZCoffee seluruhnya dikelola oleh penerima manfaat. Semua keuntungan tidak akan masuk ke BAZNAS tapi terus dikelola oleh para mustahik," ucapnya.
Kiai Noor berharap, ZCoffee ini dapat dikelola dengan baik dan profesional sehingga ke depan dapat terus berkembang di seluruh kampus di Indonesia.
Sementara itu, Wakil Rektor II UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Dr. Mochamad Sodik, S.Sos., M.Si. menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS atas bantuan program ZCoffee yang diberikan.
"Kami UIN Sunan Kalijaga menyampaikan apresiasi yang sangat luar biasa kepada BAZNAS atas program ZCoffee. Mudah-mudahan ini laku keras nantinya. Terima kasih sekali lagi dan selamat untuk ZCoffee mudah-mudahan sukses dan juga berkah bagi banyak orang," pungkasnya.
Hingga tahun 2024, ZCoffee telah memiliki 18 outlet, 2 roastery yang tersebar di 8 kota, dan 4 provinsi di Indonesia. Beberapa lokasi utamanya antara lain Bogor, Tebet, Sentul, Surabaya, dan Mataram. ZCoffee juga mengoperasikan roastery di Bogor dan Mataram untuk menjamin kualitas kopi yang dihasilkan.
BERITA10/10/2024 | Humas Baznas Lobar
BAZNAS RI Dorong Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi dalam Pengelolaan Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus mendorong optimalisasi pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan zakat guna meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana zakat di seluruh Indonesia.
Hal tersebut dikemukakan oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen, MS, M.Ec, PhD, pada Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Teknologi Informasi (IT) Nasional dan Zakathon 2024 yang diselenggarakan di Jakarta, Selasa (17/9/2024).
Turut hadir Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhamad Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI ?H. Rizaludin Kurniawan ?S.Ag, M.Si. CFRM, Pimpinan BAZNAS Achmad Sudrajat, Lc, M.A. CFRM, serta Deputi I Bidang Pengumpulan, M. Arifin Purwakananta, Direktur Inovasi dan Teknologi Informasi Achmad Setio Adinugroho, serta Direktur Keamanan Informasi, Data dan Layanan Digital BAZNAS RI Andrian.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen, MS, M.Ec, PhD, menyampaikan, pertumbuhan donasi online menunjukkan tren yang sangat positif. Menurut riset pada tahun 2020, lebih dari 75 persen pengguna internet di Indonesia mengakses layanan keuangan digital, termasuk donasi online.
Lebih lanjut, pada tahun 2021, sekitar 60 persen transaksi zakat, infak, dan sedekah di BAZNAS dilakukan melalui platform digital. "Hal ini menunjukkan perubahan perilaku muzaki (pemberi zakat) dan pentingnya teknologi dalam mendukung pengelolaan zakat," katanya.
Prof. Nadratuzzaman juga menekankan, tidak mungkin amil dapat melayani muzaki dan mustahik hanya dengan cara konvensional, tentu perlu adanya bantuan dari kehadiran teknologi, yang mana saat ini sedang terus dioptimalisasi oleh BAZNAS.
"Oleh karena itu, teknologi menjadi solusi penting untuk mendukung pengelolaan zakat. Beberapa aspek teknologi yang dapat dimanfaatkan antara lain digitalisasi platform zakat online, crowdfunding, big data, AI, mobile apps, fintech, serta sistem monitoring dan pelaporan terpusat," tandasnya.
Sementara itu, Direktur Keamanan Informasi, Data, dan Layanan Digital BAZNAS RI Andrian menjelaskan, Rakernis ini merupakan acara tahunan kedua yang diselenggarakan oleh BAZNAS sebagai salah satu langkah BAZNAS dalam mendorong penggunaan teknologi dalam pengelolaan zakat.
Menurut Andrian, Rakernis ini bertujuan untuk mengumpulkan para amil zakat dari seluruh Indonesia agar mereka bisa saling berbagi pengetahuan dan pengalaman terkait pengelolaan zakat yang lebih efisien dan modern.
"Rakernis ini berfokus pada penyesuaian sistem digital yang digunakan BAZNAS, terutama dalam memastikan keamanan informasi dalam proses pengelolaan zakat. Dalam era digital seperti saat ini, perlindungan data menjadi sangat penting agar seluruh proses pengelolaan zakat bisa berjalan dengan aman dan lancar," ucapnya.
Selain keamanan informasi, lanjut Andrian, BAZNAS juga mulai menerapkan sistem keamanan dalam proses digital marketing. Hal ini dilakukan untuk melindungi berbagai aktivitas pemasaran digital yang bertujuan meningkatkan kesadaran publik tentang zakat dan menarik lebih banyak muzaki untuk berpartisipasi melalui platform digital.
"Sebagai bagian dari upaya pengembangan teknologi, BAZNAS juga memberikan pelatihan kepada para amil. Pelatihan ini bertujuan untuk memastikan bahwa mereka memiliki keterampilan yang memadai dalam menggunakan teknologi untuk mengelola data di daerah masing-masing secara transparan dan efisien," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Inovasi dan Teknologi Informasi BAZNAS RI Achmad Setio Adinugroho menambahkan, platform Sistem Manajemen Informasi BAZNAS (SIMBA) telah menjadi tulang punggung pengelolaan zakat di seluruh Indonesia. Platform ini dirancang untuk mengintegrasikan semua proses pengumpulan, distribusi, dan pelaporan zakat di BAZNAS, sehingga memudahkan pengawasan dan manajemen zakat secara nasional.
Achmad Setio menjelaskan, platform SIMBA tidak hanya memfasilitasi pengelolaan zakat di tingkat pusat, tetapi juga di tingkat daerah. Sejak tahun 2022, BAZNAS telah membantu kantor-kantor BAZNAS di berbagai daerah untuk membangun website mereka sendiri agar dapat melakukan pengumpulan dana zakat secara lebih mandiri dan efisien.
"Saat ini, sekitar 250 kantor BAZNAS daerah telah bergabung dalam sistem kantor digital. Dengan adanya kantor digital ini, BAZNAS daerah dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam pengelolaan zakat, mulai dari pengumpulan dana, pendistribusian kepada mustahik, hingga pelaporan yang lebih akurat dan transparan," kata Achmad Setio.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat yang modern, transparan, dan akuntabel.
"Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, BAZNAS berkomitmen untuk terus memanfaatkan inovasi digital demi meningkatkan kualitas pengelolaan zakat di Indonesia," tandasnya.
BERITA18/09/2024 | Humas
BPKH Gandeng BAZNAS RI Lakukan Kerja Sama Program Sosialisasi dan Pengembangan SDM Bidang Ekonomi Syariah MUI
Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menggandeng mitra Kemaslahatan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan bantuan kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) berupa Program Sosialisasi, Literasi, dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Bidang Ekonomi Syariah.
Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian acara 'Malam Puncak Tasyakur Milad Ke-49 MUI' yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (26/7/2024).
Seremoni launching kegiatan di lakukan oleh Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah bersama Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. dan Ketua Umum MUI K.H. Anwar Iskandar di hadapan Wakil Presiden Republik Indonesia sekaligus Ketua Dewan Pertimbangan MUI, K.H. Ma’ruf Amin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga menghadiri acara tersebut.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengatakan, program ini merupakan kolaborasi strategis antara MUI, BPKH dan BAZNAS dalam meningkatkan sosialisasi, literasi dan pengembangan SDM bidang ekonomi syariah untuk menguatkan kesejahteraan umat.
"Program kolaborasi ini merupakan bentuk tanggung jawab bersama BPKH, MUI dan BAZNAS dalam kontribusi ekonomi sebagai bagian dari penguatan kesejahteraan umat Islam," kata Kiai Noor.
"Program sosialisasi, literasi dan pengembangan SDM bidang ekonomi syariah ini menggunakan dana program Kemaslahatan BPKH yang disalurkan melalui BAZNAS dan untuk MUI dalam bentuk program peningkatan literasi ekonomi syariah melalui berbagai macam pelatihan," jelasnya.
Kiai Noor berharap, BPKH, BAZNAS bersama MUI dapat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam peningkatan literasi dan pengembangan SDM ekonomi syariah di Indonesia.
Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah, menyampaikan, pada program ini pihaknya menggandeng BAZNAS sebagai Mitra Kemaslahatan BPKH yang mana memiliki kemampuan dan semangat yang sama dalam mendorong peningkatan kualitas SDM di bidang Ekonomi Syariah.
"Kami percaya bahwa melalui program ini, kami dapat membantu menciptakan lingkungan ekonomi syariah yang lebih inklusif dan berkelanjutan. BPKH, BAZNAS, dan MUI akan selalu mendukung upaya-upaya yang memberikan manfaat nyata bagi umat," ujar Fadlul.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum MUI, K.H. Anwar Iskandar, menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS dan BPKH atas kerja sama yang terjalin.
"Semoga Program yang sejalan dengan visi MUI untuk memajukan ekonomi syariah di Indonesia ini dapat berjalan maksimal dengan dukungan dari BPKH dan BAZNAS, kami yakin dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi peningkatan literasi dan pengembangan SDM ekonomi syariah di Tanah Air,” pungkasnya.
Program sosialisasi, literasi dan pengembangan SDM bidang ekonomi syariah yang bersembur dari Nilai Manfaat DAU yang dikelola oleh BPKH bekerja sama dengan BAZNAS untuk Penerima MUI ini akan dikemas dalam berbagai kategori pelatihan seperti Pelatihan Muamalah Maliyah, Pelatihan Pengawas Syariah, Pelatihan Ahli Syariah Pasar Modal, Pelatihan Media Syariah, hingga Literasi Ekonomi Syariah Untuk Alumni Standarisasi MUI.
Peserta dari program ini berasal dari 55 ormas di seluruh Indonesia. Pekan awal orientasi pelatihan dilaksanakan pada hari Senin, 29 Juli 2024 mendatang.
BERITA28/07/2024 | humas
BAZNAS Bersama POROZ Berdayakan Mustahik melalui Program ZAuto
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Perkumpulan Organisasi Pengelola Zakat (POROZ) terus berupaya memberdayakan mustahik, salah satunya melalui pendistribusian Program ZAuto untuk 133 penerima manfaat di wilayah Jabodetabek.
POROZ merupakan asosiasi lembaga pengelola zakat yang bersifat nirlaba dan independen, sebagai wadah berhimpun Lembaga Amil Zakat (LAZ), terutama yang berbasis ormas Islam seperti, NU Care-LAZISNU, Lazismu, LAZ Persis, LAZNAS Dewan Da’wah, Baitul Maal Hidayatullah (BMH), Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ), serta LAZNAS Al-Irsyad.
“Melalui program ini, kami berharap dapat memberikan peluang kerja dan pelatihan yang diperlukan, sehingga mustahik dapat memiliki keterampilan yang memadai dan mampu bersaing di dunia kerja, terutama di sektor otomotif,” ujar Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (26/7/2024).
Saidah menegaskan, program tersebut merupakan wujud nyata dari upaya bersama dalam membantu sesama yang membutuhkan, khususnya para mustahik yang memerlukan bantuan untuk meningkatkan taraf hidup mereka.
“Dalam Islam, membantu sesama, terutama mereka yang membutuhkan, adalah suatu kewajiban. Dengan adanya Program ZAuto ini, kita bersama-sama mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Saidah mengajak semua pihak terus mendukung dan berpartisipasi dalam program-program pemberdayaan mustahik yang diinisiasi oleh BAZNAS dan para mitra, sehingga dapat memberikan dampak besar bagi kehidupan mustahik di masa depan.
“Kami yakin bahwa dengan pemberdayaan yang tepat, mustahik akan mampu mengubah nasib mereka menjadi lebih baik dan mandiri,” tambahnya.
Saidah mengungkapkan, BAZNAS dan POROZ tidak hanya berkolaborasi dalam program Z-Auto, dan program lainnya saja, tetapi juga melakukan sertifikasi terhadap amil-amil zakat yang ada di bawah naungan POROZ.
"Mudah-mudahan ini menjadi bagian dalam menguatkan gerakan zakat yang bermanfaat dan bermartabat dalam membangun masyarakat Indonesia yang bahagia dan sejahtera,” harapnya.
Program Z-Auto adalah program pemberdayaan UMKM di bidang usaha bengkel motor yang dikelola para mustahik binaan. Pada program Z-Auto, BAZNAS memberikan bantuan modal serta pelatihan dan pendampingan teknis secara berkala demi mendorong kemandirian ekonomi mustahik.
BERITA27/07/2024 | humas
KUNJUNGAN LEMBAGA ZAKAT NEGERI KEDAH(LZNK) MALAYSIA
Giri Menang, BAZNAS Kabupaten Lombok Barat menerima Kunjungan Kehormatan Lembaga Zakat Negeri Kedah (LZNK) Malaysia. Selasa (23/07/2024).
Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Jayengrane Kantor Bupati Lombok Barat dihadiri oleh Pj. Bupati Lombok Barat, Pj. Sekda, Kakan Kemenag Lobar, Kepala OPD, Kepala Bagian Kesra, Pimpinan beserta Amilin-amilat BAZNAS Lobar, Pegawai eksekutif beserta delegasi Lembaga Zakat Negeri Kedah (LZNK) Malaysia.
Dalam Sambutannya Pj.Bupati Lombok Barat H. Ilham menyampaikan Apresiasi dan Ucapan terima kasih kepada Lembaga Zakat Negeri Kedah (LZNK) yang berkesempatan datang ke kabupaten lombok barat.
"Saya berharap Kedatangan BAZNAS Negeri Kedah Malaysia ke kabupaten lombok barat bisa bersinergi, berkolaborasi dan bekerjasama dengan BAZNAS Lobar dalam hal memberikan fasilitas pendidikan bagi anak-anak kurang mampu yang tersebar di berbagai wilayah di kabupaten lombok barat"ujarnya.
Sementara itu di tempat yang sama ketua pegawai eksekutif Lembaga Zakat Negeri kedah (LZNK), Dato' Syeikh Haji Zakaria Bin Othman menjelaskan sekilas bagaimana sistem lembaga zakat di Malaysia, khususnya di Kedah berjalan. Dijelaskan bahwa lembaga zakat disana berjalan secara otonom, artinya lembaga zakat berjalan masing-masing di setiap negara bagian dan pengumpulannya betul betul maksimal. Dimana pengumpulan ZIS yang berhasil di kumpulkan dari Januari sampai Juli 154 Juta Ringgit Malaysia atau sekitar 530 Milyar Rupiah.. Jumlah yang luar biasa fantastis..
Dato' Musa menambahkan : "Pendistribusian kita tujukan kepada fakir miskin, anak-anak kurang mampu juga sudah mendirikan sekolah gratis bagi masyarakat yang kurang mampu menyekolahkan anaknya". Jelasnya.
Di akhir kunjungan, Ketua Pegawai Eksekutif menyampaikan rasa terima kasihnya sekaligus mengundang Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dan BAZNAS untuk berkunjung ke Kedah Malaysia, untuk membahas tentang peluang beasiswa bagi anak kurang mampu dan menawarkan Sistem Pengelolaan Zakat Berbasis Online secara cuma-cuma (gratis) untuk bisa diterapkan di BAZNAS Kabupaten Lombok Barat.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Lombok Barat TGH. Muhammad Taisir Al Azhar, Lc., S.Ag., MA., menyampaikan bahwa BAZNAS Kabupaten Lombok Barat mendapat kehormatan luar biasa, bisa dikunjungi oleh Lembaga Zakat Negeri Kedah (LZNK). Dengan adanya kunjungan LZNK diharapkan BAZNAS Kabupaten Lombok Barat bisa berkolaborasi, bersinergi dan bekerjasama. untuk mengantarkan anak-anak kurang mampu dalam mendapatkan beasiswa serta mendapatkan pengalaman dan mengimplementasikan bagaimana pengelolaan zakat infaq dan shodaqoh di Malaysia, untuk di terapkan di Lombok Barat pada khususnya dan Indonesia pada umumnya..
"Alhamdulillah saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada saudara kami dari Lembaga Zakat Negeri Kedah yang melihat BAZNAS Kabupaten Lombok Barat semakin terdepan dalam program dan lainnya, semoga apa yang menjadi hajat kami bisa dikerjasamakan, dan secepat mungkin kami akan membalas kunjungan ini dalam rangka perbincangan yang lebih panjang lagi"jelasnya.
BERITA23/07/2024 | humas
LEBARAN YATIM Berbagi Cinta Berlimpah Berkah, Santunan Anak Yatim & Difabel
10 Muharram 1446 H./ 16 Juli 2024 M. Baznas Kabupaten Lombok Barat menyantuni ratusan Anak Yatim dan juga kaum diffabel di Kabupaten Lombok Barat.
Memberi santunan anak yatim merupakan salah satu amalan yang dapat dilakukan oleh muslim di bulan Muharram. Terutama pada 10 Muharram yang sering disebut sebagai Lebaran Anak Yatim/ hari Anak Yatim sedunia.
Santunan anak yatim adalah salah satu bentuk amal yang sangat dianjurkan dalam Islam. Anak yatim adalah mereka yang kehilangan ayah sebelum mencapai usia baligh dan memerlukan perhatian khusus dari masyarakat sekitar. Membantu anak yatim dengan ikhlas tidak hanya memberikan manfaat bagi anak tersebut, tetapi juga memberikan pahala yang besar bagi yang memberikan santunan.
Sebagai umat Muslim, kita diwajibkan untuk menyantuni anak yatim. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk membantu mereka, salah satunya adalah dengan memberikan santunan. Sebagaimana dalam hadits Rasulullah berbunyi "Dari Abu Hurairah RA, dia berkata, Rasulullah SAW bersabda: Orang yang menyantuni anak yatim, baik dia anak sendiri atau bukan, dia dan aku di surga Bersama."
di momentum 10 Muharram 1446 H. ini BAZNAS Kabupaten Lombok Barat menyantuni ratusan anak yatim di kabupaten Lombok Barat... Kegiatannya di pusatkan di kantor baznas Lombok Barat dan di hadiri seluruh unsur pimpinan baznas dan semua staf.(Arf)
BERITA16/07/2024 | humas
224 MAHASISWA DARI BERBAGAI UNIVERSITAS MENERIMA BEASISWA BAZNAS LOMBOK BARAT
Lombok Barat– Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lobar serahkan zakat, infaq, sedekah dalam bentuk beasiswa pendidikan kepada 224 orang Mahasiswa/I (mustahik) atau orang yang berhak menerima zakat. Total zakat, infaq, sedekah dalam bentuk beasiswa yang telah diserahkan Baznas Lobar pun mencapai Rp266.500.000.
Rinciannya, mahasiswa S1 yang menerima beasiswa tersebut berjumlah 209 orang dengan nominal masing-masing memperoleh Rp1 juta, kemudian mahasiswa S2 sebanyak 7 orang masing-masing Rp2,5 juta, mahasiswa S3 sebanyak 3 orang masing-masing Rp3,5 juta, dan beasiswa untuk mahasiswa luar negeri berjumlah 5 orang dengan nominal masing-masing Rp5 juta.
“Ini untuk hari ini saja, tapi kalau kita hitung dari Januari sudah ada hampir 50-an orang yang diberikan. Terutama yang mengejar wisuda kemarin menjelang Ramadan, itu kita berikan terlebih dahulu,” tutur Ketua Baznas Lobar, Tgh. M. Taisir Al-Azhar saat ditemui usai acara, Rabu (08/05/2024).
Untuk tahun 2024 ini target penyerahan zakat infaq sedekah dalam bentuk beasiswa pendidikan itu diharapkan bisa menyasar 500 hingga 600 orang mahasiswa Lobar, dengan total anggaran kurang lebih Rp1 miliar. Terlebih, diakuinya sudah banyak mahasiswa yang mengajukan proposal ke Baznas.
Taisir menyebut, dengan adanya program beasiswa pendidikan tersebut diharapkan dapat menjadi upaya akselerasi perubahan dari status mereka yang hari ini menjadi penerima zakat, suatu saat nanti akan berubah menjadi orang-orang yang berzakat. Sehingga pelaksanaannya pun juga sengaja dilakukan pada Mei ini, yang menjadi bulan pendidikan nasional. “Jadi memang pendidikan lah salah satu pintu untuk bisa cepat merubah nasib seseorang,” terangnya.
Tahap selanjutnya, jadwal penyerahan beasiswa untuk para mahasiswa itu pun direncanakan akan dilaksanakan kembali pada November atau Desember mendatang. Taisir menegaskan bantuan tersebut bisa terus diperoleh sekali dalam setahun, selama mereka masih menjadi mahasiswa, dengan melengkapi persyaratan-persyaratan yang diminta Baznas sehingga mahasiswa yang memperoleh beasiswa tersebut bisa saling bergiliran. “Tetapi di samping itu, yang perlu diketahui, kita (Baznas, Red) juga membantu anak-anak kita yang SD, SMP dan SMA,” imbuhnya.
Anggaran santunan tersebut salah satunya bersumber dari dana bagi hasil dengan Baznas provinsi. Karena untuk para guru ASN di tingkat SMA/SMK, zakatnya akan dikelola oleh Baznas NTB, yang kemudian dalam setahun akan diberikan sebanyak dua kali kepada para murid dan siswa di Lobar dalam bentuk beasiswa dari dana bagi hasil tersebut. “Nah, kami di Baznas kabupaten hanya boleh membaginya untuk anak SD dan SMP saja. Kalau yang SMA, itu wewenangnya Baznas Provinsi,” beber Taisir.
Namun, nominalnya tentu berbeda dengan beasiswa pendidikan bagi para mahasiswa. Di mana untuk anak-anak sekolah biasanya diberikan Rp250-300 ribu. “Tapi dana bagi hasil dari provinsi itu tidak hanya diberikan untuk murid dan siswa, tapi juga untuk guru-gurunya. Terutama guru yang sifatnya honorer di sekolah swasta atau Ponpes. Dapatnya sekitar Rp400-500 ribu,” pungkasnya.
Sementara itu, Penjabat Bupati Lobar, Ilham dalam sambutannya pun tak lupa memberikan semangat dan motivasi kepada para mahasiswa penerima beasiswa tersebut. “Kita ketahui bahwa pendidikan adalah gerbang utama yang memiliki kontribusi untuk merubah peradaban sebuah bangsa,” ujar Ilham.
Dia mengatakan, bahwa para mahasiswa yang saat ini menerima beasiswa tersebut adalah semangat dan harapan Lombok Barat di masa depan. Sehingga dia berpesan, agar para mahasiswa tersebut tak bersedih hati atas keadaannya saat ini yang tetap melanjutkan pendidikan dengan masih mengharapkan bantuan.
“Saudara-saudara adalah masa depan Lombok Barat. Ke depan, mudah-mudahan satu diantara ratusan orang (mahasiswa) penerima zakat ini, ke depan ia akan berdiri di sini untuk memimpin Lombok Barat,” harapnya.
Program ini juga dinilai sebagai salah satu upaya Baznas dalam membantu Pemda Lobar untuk mengentaskan kemiskinan. Terlebih angka kemiskinan di Lobar saat ini diakuinya tidak kurang dari 13 persen.atau tidak kurang dari 102 orang penduduk Lobar yang masih hidup di bawah garis kemiskinan. “Ini menjadi tanggung jawab kita ke depannya, untuk mendorong masyarakat kita yang masih miskin untuk lebih sejahtera dan tidak lagi masuk dalam kategori miskin,” tutup Ilham.
BERITA14/05/2024 | Humas Baznas Lobar
BAZNAS Lobar Mendistribusikan Bantuan Kepada LKSA Se-Kabupaten Lombok Barat.
Giri Menang – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lombok Barat (Lobar) mendistribusikan bantuan zakat, infaq, dan sedekah kepada 45 Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) se-Lobar. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Penjabat (Pj.) Bupati Lobar, H. Ilham, S.Ps., M.Pd. Bersama Ketua BAZNAS Lombok Barat, TGH. Muhammad Taisir Al-Azhar, Lc., S.Ag., M.A.dan komisioner, Kepala Dinas Sosial, H. Lalu Martajaya kepada para pengurus LKSA di Aula Kantor setempat, Selasa, 23 April 2024.
Dalam kesempatan itu, Ketua Baznas Lobar menyampaikan bantuan ini menyasar 45 LKSA se-Lobar. “Alhamdulillah kami sudah salurkan bantuan kepada 45 LKSA se Kabupaten Lombok Barat, masing-masing sejumlah Rp5 juta, berarti anggaran yang didistribusikan sekitar Rp225 juta,” kata TGH Taesir.
LKSA penerima bantuan ini telah melalui proses seleksi. Dalam hal ini pihaknya kerjasama dengan Dinas Sosial melakukan akreditasi terhadap LKSA tersebut untuk menghindari LKSA-LKSA bodong.
Di mana yang diberikan bantuan adalah LKSA aktif, bukan LKSA tidak aktif. “Jadi kita selektif juga, tidak ujuk-ujuk berikan bantuan tanpa ada proses seleksi, oleh karena itu kami kerjasama dengan Dinsos untuk memastikan data LKSA dengan valid,” ujarnya.
Selain bantuan kepada LKSA, pihaknya juga akan menyalurkan bantuan pendidikan berupa beasiswa pada awal Mei ini dengan anggaran Rp300 juta. Beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa S1, S2, dan S3 dan mahasiswa yang sedang kuliah di luar negeri, khususnya di Timur Tengah.
Program ini sendiri sesuai dengan RKAT (Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan) yang telah disahkan oleh Baznas RI. Sejauh ini lanjut dia, jumlah zakat, infaq, dan sedekah yang sudah disalurkan Baznas terhitung dari Januari sampai April mencapai Rp3 miliar. Bantuan disalurkan kepada anak yatim, fakir miskin, muhafa, dan ada juga kepada mualaf. Termasuk yang paling besar bantuan kesehatan (berobat) yang setiap hari diberikan kepada warga tak mampu.
Di samping bantuan kepada masjid-masjid, musala, dan pesantren (ponpes). Sebelumnya pihaknya juga telah menyalurkan bantuan beasiswa pendidikan kepada mahasiswa. “Itu kita berikan ada sekitar 15-an orang dan masing-masing kita berikan Rp5 juta,” sebutnya.
Tambahan informasi terkait sumber zakat infaq dan sedekah, bertambah dari para PPPK yang menerima SK sejumlah 1.116 orang baru-baru ini. “Insyallah bertambah sumber Zakat kita,” sebutnya.
Ia menambahkan, tahun ini Baznas menarget zakat, infaq, dan sedekah mencapai Rp10 miliar. Target ini naik dari tahun lalu mencapai Rp9 miliar.
Di tempat yang sama, Pj Bupati H Ilham berharap agar program bantuan yang diberikan Baznas ini bisa memberikan dampak terhadap penanganan warga tak mampu yang dibina oleh LKSA tersebut. Sebab persoalan kemiskinan menjadi pekerjaan rumah yang harus ditangani Pemda ke depan. Di mana jumlah penduduk miskin saat ini sebanyak 102,71 ribu jiwa atau 13,67 persen.
“Angka 13 persen itu besar, karena itu kami harapkan program ini bisa membantu penanganan kemiskinan ini,” harap Ilham.
BERITA29/04/2024 | Humas Baznas Lobar
BAZNAS RI: Rumah Sehat BAZNAS Tanda Keberpihakan Kepada Fakir Miskin
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Rumah Sehat BAZNAS (RSB) terus mengupayakan layanan kesehatan gratis di berbagai daerah sebagai wujud keberpihakan kepada masyarakat fakir miskin.
Hal tersebut disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS RI, Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen M.S., M.Sc., saat membuka Pengajian Selasa Pagi bertajuk Program Rumah Sehat BAZNAS Tahun 2024.
“RSB ini adalah tanda daripada keberpihakan kita pada orang fakir miskin. Kita bangun RSB ini dan yang akan hadir adalah orang-orang fakir miskin,” ujar Nadratuzzaman dalam acara yang dihelat secara daring pada Selasa (23/4).
Nadratuzzaman menjelaskan, program RSB merupakan bagian dari kolaborasi BAZNAS bersama dinas kesehatan daerah serta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Katanya, BAZNAS terus berupaya memperbanyak jumlah RSB untuk menjangkau seluruh daerah.
“Kita berharap orang fakir miskin mendapatkan kartu sehat, sehingga nantinya biaya kesehatannya dicover oleh BPJS. Karena banyak orang tidak mampu membayar iuran BPJS,” katanya.
“Kita tahu masih banyak masyarakat kalangan bawah yang kesulitan mengakses layanan kesehatan karena keterbatasan biaya. Hadirnya RSB diharapkan memberikan kemudahan bagi masyarakat fakir miskin untuk mengakses layanan kesehatan,” tambahnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Divisi Kesehatan BAZNAS RI, Siti Masturoh menambahkan, RSB mempunyai sejumlah layanan dalam gedung seperti poli umum, IGD, operasi minor, rawat inap, fisio terapi, psikologi, poli spesialis, poli gigi, hingga layanan KB.
“Sementara layanan di luar gedung mencakup penanganan stunting, tuberkulosis, kesehatan jiwa, UKK, respons bencana, hingga teras sehat,” ucap Siti Masturoh.
Siti Masturoh mengungkapkan, pembangunan RSB berkembang pesat, ditandai dengan jumlah RSB yang awalnya hanya 7, kini telah mencapai 22 unit RSB dengan rincian 17 unit sudah berjalan dan 5 lainnya dalam proses.
“Saat ini, RSB masih kosentrasi masih level klinik pratam. InsyaAllah di tahun 2024 ini kami mulai memasuki tipe rumah sakit, dan RSB Berau menjadi salah satu ikon atau yang pertama menjadi rumah sakit,” katanya.
Dia berharap, RSB semakin tersebar di berbagai daerah, sehingga masyarakat fakir miskin semakin merasakan layanan kesehatan yang diberikan BAZNAS RI.
BERITA29/04/2024 | Humas Baznas Lobar

BAZNAS Lobar Resmikan 17 Unit Mahyani 2023
Kuripan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Lombok Barat (Lobar) bekerjasama dengan Pemkab Lobar (Dinas Perumahan dan Permukiman) meresmikan Rumah Layak Huni (Mahyani). Kegiatan ini berlangsung di halaman rumah pemenerima manfaat yang sudah selesai dibangun tepatnya di Dusun Pelulan Desa Kuripan Utara Kecamatan Kuripan Kab. Lobar, Rabu 31 Januari 2024. Dihadiri oleh Bupati Lobar yang diwakili oleh Asisten I Setda Lobar Drs. Agus Gunawan, Ketua Baznas, Anggota DPRD, Munawir Haris, para Kepala OPD terkait, para Camat, para Kepala Desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta Mustahik/ penerima manfaat program Mahyani.
Bupati Lobar, Hj. Sumiatun diwakili Asisten I, Drs. Agus Gunawan menyampaikan sambutannya di hadapan seluruh tamu undangan bahwa Pemkab Lobar sangat mengapresiasi komitmen kerjasama antar lembaga Baznas dan Pemkab Lobar dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat berupa program Mahyani ini.
"Dalam upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat, kolaborasi antar semua pihak mutlak dilakukan, antara Pemkab, organisasi non profit, pihak swasta serta partisipasi seluruh masyarakat", ungkapnya.
Ia berharap agar kerjasama ini dapat terus dilakukan dan ditingkatkan. Hal ini karena program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Selain itu program ini juga sebagai wujud nyata Pemda dan BAZNAS dalam mengabdi dan melayani masyarakat.
Pada kesempatan yang sama Ketua BAZNAS Lobar, TGH. M. Taisir menyapaikan bahwa peran BAZNAS sangat penting dalam membatu pemerintah untuk mengurangi kemiskinan di Lobar. Ia mengatakan BAZNAS dan Pemda telah berkolaborasi sejak lama untuk mengentaskan kemiskinan. Salah satunya adalah dengan pembangunan Mahyani. "Tahun lalu kita sudah bangun 11 unit di Sekotong dan Lembar. Tahun 2023 kita Bangun 17 Unit yang tersebar di semua kecamatan. Selain itu kita juga bangun mahyani berkerjasama dengan BAZNAS Propinsi"
TGH. Taisir juga mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan penerimaan zakat melalui baznas. Di tahun 2024 Baznas RI Menargetkan penerimaan zakat sebanyak 1 Triliun rupiah, sementara untuk BAZNAS seluruh Indonesia (terget) Rp. 41 triliun. Sementara untuk Lombok Barat ditargetkan sebesar 10 Miliar rupiah. Menurutnya untuk menwujudkan target tersebut ia berharap agar tahun ini banyak muzakki (orang yang diwajibkan berzakat) agar turut serta mendukung segala program baznas. karena dipastikan semakin banyak muzakki maka dipastikan kesejahteraan masyarakat semakin terjamin.
Ia juga menyapaikan bahwa pihaknya berharap melalui zakat produktif berupa modal usaha yang diperuntukan kepada kelompok usaha bersama dan para penerima manfaat lainnya dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. Sehingga para penerima bantuan dapat berubah status menjadi muzakki suatu hari nanti.
"Semoga zakat yang dititip oleh para muzakki melalui BAZNAS baik dari pihak Masyarakat, PNS dan para pemangku kepentingan bisa disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan dan tepat sasaran yang dikemas dalam bentuk program BAZNAS", ungkapnya.
Sementara itu Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Diserkim) Lobar, H. Bahrudin Basya dalam laporannya menyampaikan bahwa sebanyak 17 unit rumah program Mahyani BAZNAS tahun 2023 rampung dibangun di delapan (8) kecamatan se Lobar, meliputi kecamatan Gerung 2 unit, Kuripan 2, Kediri 2, Narmada 1, Lingsar 2,Gunungsari 3 dan Batulayar 3 unit rumah layak huni.
"Sumber pendanaan ini murni dari BAZNAS Lobar tahun 2023 sebanyak 595 juta dengan rincian 35jt per Unit dengan status bangunan rumah baru", jelasnya.
Menurutnya dalam RPJMD Lobar 2019-2024 sesuai data bahwa sekitar 6314 unit rumah tidak layak huni dan setengahnya sudah rampung dibangun. Untuk itu ia berharap agar target tahun ini agar sisa dari data keseluruhan tersebut bisa tuntas terselesaikan diakhir tahun 2024.
Dalam kegiatan peresmian ini Asisten I didampingi Ketua BAZNAS dan Kadis Perkim menyerahkan kunci rumah kepada tiga orang perwakilan penerima manfaat sebagai simbolis bahwa warga tersebut telah resmi dan boleh menempati rumah yang telah dibangun secara permanen.
BERITA31/01/2024 | Humas Baznas Lobar

BAZNAS Lombok Barat Salurkan Bantuan Kepada Penderita HIV AIDS
Giri Menang, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Barat menyalurkan bantuan kepada 30 orang penderita HIV/AIDS se-Kabupaten Lombok Barat. Penyerahan bantuan dilakukan di aula Balai Latihan Kerja (BLK) Disnaker di samping kantor Baznas Lobar pada Selasa, 5 Desember 2023, dengan dihadiri seluruh jajaran komisioner BAZNAS Lombok Barat, Sekretaris Komisi Penanganan AIDS (KPA) Lobar, M. Junaidi, S.H. dan perwakilan dari Dinas Disperindag Lobar.
“Jumlah kasus HIV/AIDS di Lombok Barat tergolong tinggi sekitar 500 orang, nomor dua tertinggi setelah Kota Mataram. Sedangkan kasus HIV/AIDS yang masih aktif sekitar 100 kasus, sisanya sudah meninggal. Akan tetapi dari angka tersebut, yang bersedia didata secara terbuka hanya 30 orang. Meskipun akses obat diberikan secara gratis, para penderita masih memerlukan bantuan untuk menjaga nutrisi untuk meningkatkan imun tubuh. Adapun bagi yg non islam tetap diberikan bantuan, akan tetapi sumbernya bukan dari Baznas,” ungkap M. Junaidi dalam sambutannya.
Ketua BAZNAS Lombok Barat, TGH. Muhammad Taisir Al-Azhar, Lc., S.Ag., M.A. mengatakan Baznas Lombok Barat berkomitmen untuk terus melanjutkan eksistensi kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu khususnya para penderita penyakit mematikan tersebut. Setahun yang lalu ada sekitar 60 orang yang sudah kami bantu. Beliau juga menyebutkan bahwa pada tahun ini sudah lebih dari Rp 6,8 Miliar yang telah disalurkan pada periode Januari-Oktober 2023 untuk program pendidikan, kesehatan, kesejahteraan, kemanusiaan serta dakwah & advokasi. Sedangkan dalam program ini, jumlah bantuan yang diberikan adalah Rp 250.000 per orang.
“Dana zakat ini bersifat eksklusif, karena bersumber dari umat islam dan untuk orang Islam. Sedangkan infaq dan shodaqoh bersifat inklusif, lebih terbuka sehingga bisa di salurkan untuk yang non muslim. Baznas akan terus berusaha menjadi garda terdepan mensejahterakan umat, terutama untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem di Lombok Barat,” kata Ketua BAZNAS Lobar.
Tuan Guru Taesir juga mengutip beberapa nasehat dan motivasi dalam bahasa inggirs agar para penderita HIVAIDS tetap semangat bergerak dalam beribadah dan menjalani hidup.(tfk)
BERITA05/12/2023 | Humas Baznas Lobar

BAZNAS LOBAR SALURKAN BANTUAN KEPADA DUA BALITA PENDERITA GIZI BURUK
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Barat (Selasa, 27/11/2023)
Jajaran pimpinan baznas lobar didampingi Lurah Dasan Geres dan Babinkantibmas mengunjungi dua bayi penderita gizi buruk di Rumah Sakit Patut Patuh Patju atas nama Arsipa Naura Rifkia dan Arsyila yang beralamat Lingkungan Aik Ampat, Kelurahan Dasan Geres, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat.
Dalam kunjungannya, Ketua Baznas Kabupaten Lombok Barat (TGH. M. Taisir al Azhar) yang di dampingi Waka 1 TGH. M.Syukri,waka3 TGH.M.Nurhayat, Waka 4 TGH.M.Rosyidi dan staff baznas yang lainnya bertemu langsung dengan orang tua Arsyila dan pendamping/petugas gizi kelurahan Dasan Geres. Ketua Baznas menanyakan Berapa lama penanganan gizi buruk ini bisa diatasi? Baiq Dinda selaku pendamping mengatakan bahwa penanganan gizi buruk dibutuhkan minimal 3 bulan dengan suplai makanan, gizi, vitamin serta susu khusus yang diberikan secara intens, pungkasnya.
TGH. M. Taisir Al Azhar menyampaikan jika dalam penanganan 3 bulan kedepan ada kendala terkait pendanaan, Baznas Kabupaten Lombok Barat siap membantu karena merupakan Lembaga Pemerintah yang paling cepat bisa membantu. Asalkan orang (mustahik) tersebut benar-benar tepat sasaran, itu sebabnya para pimpinan turun langsung mengunjungi dan mengkroscek kondisi mustahik tersebut.
TGH. M. Taisir Al Azhar juga meminta kepada pendamping atau petugas gizi agar memantau secara maksimal kondisi Arsyila dan Arsipa. Adapun terkait suplai makanan, susu dan kebutuhan lainnya tolong dijaga dan dilaporkan karena Baznas siap akan membantu mereka.
Sebelumnya Baznas Lombok Barat juga telah memberikan bantuan kepada Arsipa dan Arsyila masing-masing Rp. 2.500.000.,- yang disalurkan melalui Lurah Dasan Geres, Umar Syarafudin pada hari jumat, 24 November 2023.(Hrf)
BERITA28/11/2023 | Humas Baznas Lobar

KOLABORASI BAZNAS PROVINSI NTB DENGAN BAZNAS LOMBOK BARAT DALAM PROGRAM RUMAH LAYAK HUNI (MAHYANI)
Lombok Barat- Kamis, 19 Oktober telah dilakukan kegiatan survey lokasi dalam rangka merealisasikan program rumah layak huni (MAHYANI) di Desa Lebah Sempage, Kecamatan Narmada. Kegiatan kali ini merupakan kolaborasi program yang dilakukan BAZNAS Provinsi dengan BAZNAS Kabupaten Lombok Barat. Dalam hal ini turut hadir Bapak Pimpinan BAZNAS Provinsi, Bapak Dr. Tgh. Muhammad said Gazali, Lc., MA. bersama segenap tim humasnya.
Tepat pukul 11.00 WITA, seluruh rombongan melakukan survey yang juga didampingi oleh staf desa dan Kepala Dusun (KADUS) yang meliputi Dusun Lebah Munte, Dusun Tatar Daye, Dusun Kumbi, Dusun Pesantek dan Dusun Pes Jukung. Selain itu, BABINSA Desa Lebah Sempage juga turut hadir mendapingi rombongan sampai tuntas.
Adapun rentetan penerima manfaat dari program ini berjumlah 15 orang. Diantaranya Bapak Tawahid, Bapak Aman, Bapak Mahyudin, Bapak Endra, Bapak M. Abdul Majid dan lainnya. Sebagai bukti tanda persetujuan dan serah terima, untuk simbolis Ketua BAZNAS Provinsi mendokumentasikan yang didampingi oleh perwakilan BAZNAS Kabupaten Lombok Barat yang dalam hal ini diwakili oleh Ibu Sekretaris BAZNAS Lombok Barat, Ibu Kenny.
Akhir serah terima, penerima bantuan juga mengucapkan terima kasih dan ucapan syukur atas bantuan yang diberikan.(Mel)
BERITA19/10/2023 | Humas Baznas Lobar

BAZNAS LOBAR PEDULI, Papuk Samsiah
Lombok Barat, kablombokbarat.baznas.go.id - Hari ini (29/09) seluruh Komisioner Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Lombok Barat mendatangi kediaman kakek Samsiah di Dusun Aik Ampat Desa Dasan Geres untuk menyalurkan bantuan biaya hidup. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Lombok Barat terhadap masyarakat (Mustahiq) Lombok Barat. Tim Humas dan Mahasiswa PKL UIN Mataram, serta lapisan masyarakat seperti perwakilan Kodim, Babinsa, dan Polisi juga turut hadir.
Dalam kesempatan ini BAZNAS Lombok Barat memberikan bantuan tunai sejumlah 5 juta rupiah dengan rincian 2,5 juta untuk Bapak Samsiah dan 2,5 Juta untuk adik Qurratul Aini selaku cucunya.
“Kakek Samsiah dan Qurratul Aini, masing-masing mendapatkan bantuan sebesar 2,5 juta atau dengan total 5 juta rupiah. Ini merupakan bentuk bantuan dari para muzakki yang mempercayai BAZNAS Lombok Barat sebagai penghimpun dana masyarakat.” Ucap Ketua BZNAS Lombok Barat, Tgh. M. Taisir Al Azhar.
Selain itu, Ketua Baznas juga menawarkan beasiswa pendidikan kepada Qurratul Aini ke Pondok Pesantren milik beliau dengan gratis tanpa dipungut biaya.
“Anakku Qurratul Aini, nanti ketika sudah lulus sekolah dasar. Silahkan masuk ke pondok pesantren saya dengan gratis dan tanpa dipungut biaya. Mulai dari baju seragam sampai bukunya. Asalkan mau untuk melanjutkan sekolah di Pondok Pesantren.” Tambah Beliau.
Pimpinan yang lain juga serempak menawarkan pondok pesantrennya kepada adik Aini. Sebagai bentuk syukur mewakili keluarga, Aini mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Lombok Barat dan juga para Muzakki.
“Terima kasih BAZNAS Lombok Barat yang telah memberikan bantuan kepada kami pada hari ini. Terima kasih juga untuk para muzakki.” Ucap Qurratul.
Pimpinan Baznas juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang berkontribusi dan mempercayai BAZNAS Lombok Barat sebagai penghimpun dana masyarakat.
“Pada hari ini, BAZNAS Lombok Barat menyalurkan bantuan sejumlah 5 juta kepada Bapak Samsiah dan Qurratul Aini. Oleh sebab itu, saya mewakili BAZNAS Lombok Barat mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarkanya kepada musatahiq, PNS, jajaran Polisi dan sebagainya yang telah mempercayai kami. Terima kasih dan terima kasih.” Pungkas Beliau.
Kegiatan ini ditutup dengan foto bersama dengan segenap perangkat masyarakat dan penandatanganan surat pernyataan telah menerima bantuan dari BAZNAS Lombok Barat. (Mel)
BERITA29/09/2023 | Humas Baznas Lobar

SURVEY RUMAH LAYAK HUNI DI LEBAH SEMPAGE
Pada hari Senin 18 September 2023, tepatnya di Desa Lebah Sempage, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, tim dari Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Lombok Barat tiba dengan tujuan yang mulia yaitu melakukan survei penerima manfaat/ bantuan program rumah layak huni (MAHYANI) di wilayah tersebut. Mereka tiba dengan semangat yang tinggi untuk membantu warga desa yang membutuhkan. Kegiatan survei ini dihadiri oleh pimpinan Ketua dan pimpinan komisioner Baznas di dampingi oleh mahasiswa Pkl UIN Mataram.
Setelah tiba di lokasi semua pihak Baznas dan Staf Desa beserta kadus kadus nya berkumpul di Kantor Desa memferivikasi data warga penerima manfaat/bantuan program rumah layak huni BAZNAS.
Terdapat 20 Kepala Keluarga yang terdiri dari 7 dusun yaitu Repok Tatar, Lembah Sempage Utara, Lembah Sempage Selatan, Pesorongan Jukung Selatan, Pesorongan Jukung Utara, Tatar Tengah, Lebah Munte, yang tergolong memenuhi syarat untuk mendapatkan bantuan tersebut.
Interaksi tim dengan warga desa diwarnai dengan dialog yang mendalam dan pengertian tentang cerita masing-masing keluarga. Warga desa dengan tulus berbagi informasi mengenai tantangan yang mereka hadapi dalam mempertahankan dan memperbaiki rumah yang menjadi tempat tinggal dan kenangan berharga bagi mereka.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak Baznas Lombok Barat yang telah merespons kebutuhan kami dan semoga cepat terlaksana" Ucap salah satu dari warga yang mendapat kan bantuan.
Selanjutnya tim Baznas dengan cermat dan teliti merinci setiap elemen rumah, mulai dari kondisi pondasi hingga atap. Mereka mencatat setiap detail yang diperlukan untuk mengidentifikasi rumah-rumah yang memerlukan perbaikan, perawatan, atau bantuan finansial, pihak baznas juga menanyakan siapa pemilik tanah tempat warga tinggal, apakah tidak ada masalah jika dibangunkan rumah layak huni disana.
"Insyaallah sebelum akhir tahun semua rumah layak huni sudah bisa ditempati" Ucap pimpinan baznas lombok barat kepada warga yang mendapatkan bantuan rumah layak huni.
Survei ini mewakili komitmen Baznas Kabupaten Lombok Barat dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan memastikan bahwa tidak ada yang terpinggirkan dalam upaya menciptakan rumah yang aman, nyaman, dan layak huni bagi setiap keluarga di Desa Lembah Sempage. Semoga upaya mereka membawa berkah dan perubahan positif yang signifikan dalam kehidupan warga desa yang dijenguk dan dilayani. (viya)
BERITA19/09/2023 | Humas

SOSIALISASI ZIS UPZ DESA KURIPAN
Lombok Barat – Telah berlangsung sosialisasi ZIS di Kantor Desa Kuripan yang dihadiri oleh sembilan Kepala Dusun, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Desa Kuripan. Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh 3 Wakil Ketua Badan Amil Zakat (BAZNAS) Lombok Barat Bidang Pendistribusia, Bidang Perencanaan dan Pelaporan, dan Bidang Administrasi dan Umum.
Adapun susunan acara pada pagi hari ini di antaranya pembukaan, sambutan oleh Kepala Desa Kuripan, sosiasilasi oleh BAZNAS Lombok Barat, Tanya jawab, doa dan penutup. Dalam kesempatan ini Kepala Desa Kuripan, Bapak Hasbi mendukung dan berharap masyarakat dapat berkontribusi dalam penyalurkan zakat di desa Kuripan.
"Dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat dapat berkontribusi dalam mengalurkan zakat yang ada di desa kuripan. Kami dari pihak desa mendukung sebagai kontribusi baik untuk memberi pandangan bagi warga yang mampu." Ucap Kepala Desa Kuripan.
Selain itu sebelum beranjak pada sosialisasi, Drs.TGH. M. Nurhayat, M.Pd.I menyampaikan muqaddimah berkaitan dengan BAZNAS sampai dengan peranannya bagi masyarakat.
"BAZNAS Lombok Barat adalah salah satu dari BAZNAS yang ada di Indonesia yang ditugaskan untuk melaksanakan perintah Allah dan juga perintah negara dalam pengelolaan Zakat, Infaq dan Shadaqah. Baznas Lobar, sudah melaksanakan kewajiban dan amanah, serta mempunyai Visi menjadi Lembaga Utama Menyejahterakan Ummat dengan Misi membangun BAZNAS yang kuat, memaksimalkan literasi zakat, memaksimalkan pendistribusian dan pendayagunaan ZIS-DSKL, memperkuat kompetensi profesionalisme, integritas dan kesejahteraan amil zakat berkelanjutan, serta modernisasi dan digitalisasi pengelolaan zakat.
Beliau juga menyampaikan peranan BAZNAS Lombok Barat di antaranya berperan untuk mencerdaskan dan menyejahterakan.
“Peranan dalam mencerdaskan dibuktikan dengan dilaksanakan penyaluran beasiswa untuk Umum, S1, S2 dan S3. Kemudian peranan menyejahterakan dibuktikan dengan membantu kelompok-kelompok usaha berupa pinjaman modal yang diajukan menggunakan proposal. Dalam hal ini, secara tidak langsung para kelompok usaha berlatih untuk berinfaq sebesar 1% pertahun.” Tambah Beliau.
Dalam kesempatan selanjutnya, penyampaian materi berkaitan dengan UPZ oleh TGH. Surur Ibrahim, Lc. M.Ag.
“UPZ adalah singkatan dari Unit Pengumpulan Zakat yang berperan sebagai perpanjangan tangan dari Badan Amil Zakat yang memiliki payung hukum yang sah. UPZ berbeda dengan Panitia Zakat. Yang mana Panitia zakat dibentuk untuk pengumpulan dan pendistribusikan dan belum dikatakan amil zakat karena tidak melibatkan pemerintah.” Jelas Beliau.
Beliau juga menerangkan lebih jelas lagi mengenai UPZ ini.
“Istilah UPZ adalah perpanjangan tangan dari baznas kabupaten yang dibentuk untuk mengumpulkan zakat dan didistribusikan.Uang zakat dari UPZ harus dilaporkan baznas kabupaten hingga ke pusat melalui sistem SIMBA. Lalu kita kembalikan lagi dan dapat distribusikan tetapi hanya berjumlah 70% dan 30% nya dikelola oleh badan amil yang dikelola untuk permohonan bantuan berobat, beasiswa, Kelompok Usaha dan sebagainya.”
Pada sesi tanya jawab, nampak antusias masyarakat dalam sesi ini. Tidak hanya pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan. Melainkan juga usulan-usulan. Kepala Dusun Karang Makam, Bapak H. Zaenuddin menanyakan jika seumpanya kita memiliki uang sejumlah 500 juta rupiah dan hutang 200 juta rupiah dan mana yang lebih didahulukan? Kemudian pertanyaan kedua dari Kepala Dusun Terare, Bapak Marwan dengan pertanyaan Bagaimana kriteria dalam mengeluarkan zakat dengan nominalnya? Selanjutnya Kepala Dusun Tongkik, Bapak Zulkarnaen Perbedaan dari penrimaan zakat. Apa membedakan kriteria penerima yang memiliki kartu sehat dan tidak dari baznas. Salah satu tokoh masyarakat juga mengusulkan untuk dilaksanakan penyuluhan mengenai UPZ ke musala-musala serta membentuk UPZ musala. Mengingat musala lebih dekat masyarakat.
Pemateri dari pihak BAZNAS pun menjawab pertanyaan dan usulan-usulan yang dilontarkan. Adapun kesimpulannya, hutang tersebut mesti dibayarkan dan sisa dari uang tersebut wajib untuk dizakatkan dan telah memenuhi syarat untuk kriteria membayar zakat. Kemudian untuk usulan tersebut, UPZ yang merupakan panjang tangan dari BAZNAS. Baznas hanya sampai kabupaten, kalau di bawahnya disebut UPZ Kecamatan dan Desa serta anggota-anggotanya yang meliputi Kepala Dusun. Sehingga UPZ musala dikatakan tidak ada namun menjadi bagian dari UPZ Desa itu.
Tibalah di sesi akhir yaitu doa dan penutup. Doapun dipimpin oleh TGH. M. Rasyidi, S.Pd.I. dan ditutup dengan pantun dan slogan andalan Zakat Harus dihitung, Shodaqah jangan dihitung-hitung. (Mel)
BERITA15/09/2023 | Humas Baznas Lobar

Baznas Lobar Launching Program Beasiswa Berprestasi
Pemerintah Kabupaten Lombok Barat bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Barat meluncurkan program beasiswa berprestasi bagi masyarakat Lobar. Peluncuran beasiswa berprestasi ini dilaksanakan bersamaan dengan Tasyaruf atau penyaluran Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) di Bencingah Agung Kantor Bupati Lombok Barat, Kamis, 24 Agustus 2023.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid, Pimpinan Baznas Propinsi, Ketua dan Pimpinan Komisioner serta Amiliamilat Baznas Lombok Barat, Asisten 1 Setda Lombok Barat, Staf ahli, Kepala OPD dan tamu undangan lainnya.
Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid dalam sambutannya menyampaikan dukungan dan apresiasi atas inovasi Baznas Lombok Barat dalam memberikan beasiswa bagi masyarakat Lombok Barat yang berprestasi.
Hal ini sangat positif karena dapat meningkatkan kualitas SDM serta kesejahteraan bagi masyarakat Lobar kedepannya. Ia berharap dengan program ini dapat membantu dan meningkatkan semangat belajar para generasi muda untuk berprestasi di bidang keahliannya masing-masing hingga dampak kedepannya dengan dorongan ini mampu menjadi keluarga yang sejahtera hingga nantinya mampu menjadi salah satu peserta muzaki (donatur) pada lembaga Baznas.
"Kami dari Pemkab Lobar akan terus mendukung Baznas baik dari sisi regulasi dan lainnya, kami berharap semoga dengan ZIS dan Program Beasiswa ini bisa bermanfaat sebagaimana mestinya" ungkapnya.
Lebih lanjut Fauzan juga berharap dari kegiatan ini bisa menyadarkan para calon muzaki untuk berzakat sebagian dari harta mereka melalui Baznas Lobar selain sebagai bentuk kewajiban melainkan sebagai bentuk kolaborasi dalam membangun peningkatan SDM dan kesejahteraan umat.
Hal ini karena dengan program beasiswa ini tentu dapat meningkatkan kualitas SDM yang dimiliki oleh Lombok Barat. Sehingga Lombok Barat kedepannya dapat menjadi sejahtera dan maju.
"Kami berharap kegiatan ini bisa meningkatkan kesadaran para muzki untuk bertasyaruf melalui Baznas agar semakin banyak masyarakat yang merasa sejahtera dan kualitas SDM Lobar semakin maju dan berkualitas", harapnya
Sementara itu Ketua Baznas Lobar TGH. M. Taisir Al-Azhar dalam laporannya menyampaikan bahwa dalam satu semester dari bulan januari sampai dengan bulan agustus 2023 ini Baznas Lobar telah mendistribusikan dana sebesar 4.2 miliar lebih termasuk dana kegiatan hari ini sebanyak 500 juta rupiah. Penyaluran ini diberikan kepada penerima manfaat baik di bidang pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, ekonomi produktif, dakwah dan advokasi. Ia berharap agar dana dana yang disalurkan ini dapat bermanfaat bagi para penerima.
"Total dana pada kegiatan ini sebesar 500 juta rupiah diperuntukan kepada 184 orang terdiri baik dari unsur lembaga, yayasan, organisasi, dan fakir miskin serta Beasiswa pendidikan kuliah gratis, S1, S2, S3, dan luar negeri", jelasnya.
TGH Taisir juga mengatakan tujuan dari program Beasiswa Berprestasi Baznas yang diluncurkan hari ini adalah untuk meningkatkan semangat belajar para mahasiswa dalam menuntut ilmu di jenjang S1, S2 dan S3 serta luar negeri. Selain itu program ini juga dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas SDM Lobar sehingga dapat masyarakat Lobar semakin cerdas dan berprestasi di bidang pendidikan.
"Pendistribusian ini semata mata bukan bentuk kepedulian Baznas melainkan sebagai bentuk tanggungjawab atas amanah yang diberikan oleh para muzaki dan hadirnya kami adalah sebagai jembatan nya. Semoga bermanfaat bagis semua pihak dan mendapat berkah dari Allah SWT" imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama Ketua Baznas Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr.TGH Muhammad Said Ghazali menyampaikan akan melakukan tindak lanjut terhadap program beasiswa cerdas yang disebut program SKSS (Satu Keluarga Satu Sarjana) yang rencananya akan dicanangkan untuk seluruh masyarakat yang kurang mampu se Kabupaten/Kota Se NTB. Hal ini tentu sangat bermanfaat karena dapat membantu para mahasiswa berprestasi dalam menuntut ilmu ke jenjang yang lebih tinggi. Hal ini juga merupakan langkah tepat dalam meningkatkan kualitas SDM dan IPM.
"Kami akan terus tingkatkan kolaborasi dan kerjasama dengan seluruh Kab/Kota se NTB sehingga program program positif dan baik ini dapat berjalan dengan lancar dan bermanfaat bagi semua pihak", terangnya.
Pada akhir kegiatan Bupati Lobar didampingi ketua Baznas Provinsi dan Baznas Kab. Lobar berkesempatan memberikan ZIS dan Beasiswa secara simbolis kepada para penerima. Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari tamu undangan yang hadir.
BERITA31/08/2023 | Humas Baznas Lobar

Study Banding dan Menjalin Kerjasama dengan LAZisMU DIY
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Lombok Barat melakukan study banding dan silaturrahmi untuk kerjasama atau MOU bidang pemanfaatan Zakat, Infaq dan Sedekah (ZIS) dengan Lazismu Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) serta Lazismu NTB. Khususnya, pada Program Mahyani (Pembangunan Rumah Layak Huni) dan Beasiswa bagi mahasiswa Lobar yang melanjutkan pendidikan di DIY dan Perguruan Tinggi Muhammadiyah di NTB.
Kunjungan Ketua Baznas Lobar TGH Taisir.,LC.,MA.,dan komisioner ke Kantor Lazismu DIY, Kamis (3/8) ini disela-sela studi tiru FKSPP ke daerah istimewa tersebut. Ketua Baznas Lobar, diterima oleh Manager Lazismu DIY Marzuki dan Wakil Ketua PW Muhammadiyah DIY, Ustadz Cahyono.
Ketua Baznas menyampaikan terimakasih dan apresiasi atas penerimaan dari Lazismu DIY. “Dan telah membuka tangan untuk bekerjasama dengan Baznas Lobar dalam dua hal, yakni pemanfaatan ZIS untuk pembangunan mahyani dan pemberian beasiswa,”jelas dia.
Dijelaskan, program ini merupakan kolaborasi tiga pihak, yakni Baznas Lobar, Lazismu DIY dan Lazismu NTB. “Kita bersepakat untuk bekerjasama dalam hal pemanfaatan ZIS untuk pembangunan mahyani dan pemberian beasiswa kepada mahasiswa Lobar yang ingin kuliah di Yogyakarta, termasuk juga yang ingin kuliah di universitas Muhammadiyah di Mataram,”jelas dia. Nanti pembiayaannya dari Baznas Lobar dan Lazismu DIY. Lebih lanjut soal kerjasama ini, pihak BAZNAS sudah membuat draf MOU yang nantinya teknis pelaksanaannya akan dibicarakan lebih lanjut dalam pembahasan teknis. Begitu juga penandatanganan MOU tersebut.
“Bisa saja Lazismu DIY datang ke Lobar, atau kami datang lagi ke DIY. Dan pak bupati sempat sampaikan, bila perlu kita jalin kerjasama dengan Rektor Universitas Muhamadiyah Yogyakarta,”imbuhnya. Pihaknya juga bersyukur disela-sela studi tiru FKSPP, Baznas bisa bersilaturahmi ke Lazismu DIY. Karena memang telah merencanakan hal ini, berkoordinasi dengan Lazismu NTB dan ketua PW Muhammadiyah NTB. “Alhamdulillah dengan ikutnya beliau semakin mempermudah kerjasama ini,”.
Dengan adanya kerjasama ini, kedepannya penanganan rumah kumuh atau Mahyani di Lobar bisa lebih banyak lagi yang bisa dibangun. Sehingga bisa mengurangi rumah kumuh yang saat ini seperti disebut Bupati masih mencapai 4000 unit. Dimana sampai saat ini mahyani yang bisa dibangun Baznas Lobar semenjak pimpinan komisioner menjadi pengurus Desember tahun 2021, sebanyak 12 unit rumah. Terdiri di Sekotong 11 rumah, dan 1 unit di Lingsar. “Itu murni pembiayaannya dari Baznas, satu rumah nilainya 35 juta,”sebut dia. Kemudian ada rumah mahyani dibangun kerjasama dengan Baznas provinsi sebanyak 30 unit di kecamatan Lembar. “Difokuskan disana, karena dari data BPS banyak rumah tak layak huni di sana.Pembiayaannya 18 juta dari Baznas provinsi dan 5 juta dari Baznas Lobar,”ujarnya.
Kaitan dengan kerjasama Beasiswa bagi mahasiswa, nantinya pola kerjasama ini, sesuai gambaran pertemuan dengan Lazismu DIY, tempat tinggal dan biaya selama kuliah dibiayai Lazismu DIY. Sedangkan Baznas Lobar membiayai kuliahnya. “Itu sistem kerjasama baru sebatas lisan, tapi untuk teknis nya ditelurkan dalam MOU setelah disepakati bersama. Tapi ini langkah maju bagi anak-anak Lobar untuk melanjutkan pendidikan setinggi-tingginya nya khusus yang dari kalangan tidak mampu dan tentu berprestasi,”imbuhnya.
Sementara, dalam kesempatan itu, Wakil Ketua PW Muhammadiyah DIY Cahyono mengatakan sangat senang dan terharu dikunjungi Baznas Lobar. “Kami dari Lazismu DIY mendapat kesempatan untuk banyak sharing. Dalam pertemuan yang sudah kita langsung kan, insyallah kedepan Kita bisa menjalin kerjasama program baik fundraising dan pentasarufan, atau program lainnya yang bisa mempererat jalinan kerjasama dan komunikasi kami,”jelasnya. Seperti salah satunya rencana kerjasama beasiswa untuk mempersiapkan kader-kader bangsa yang lebih produktif dan berkualitas.
Kemudian dalam rangka keberpihakan terhadap kaum dhuafa, melalui program Lazismu DIY yang disebut bedah rumah. “Kalau istilah di Baznas Lobar, Mayhani. Ini bentuk kerjasama yang insyallah bisa kita upayakan bersama,”ucapnya. Terpisah, Bupati Lobar H Fauzan Khalid menyampaikan upaya kerjasama dan kolaborasi yang dijalin Baznas Lobar dengan Lazismu DIY sangat menarik. “Terutama, dalam hal pentasarupan atau pendistribusian ZIS yang masuk ke Lazismu. Dan permasalahan yang akan dikolaborasikan masuk dalam program prioritas Pemkab. Mahyani rumah tak layak huni dan beasiswa,”jelas dia.
Sebab posisi jumlah rumah tak layak huni di Lobar saat ini sebanyak 4.000 unit. Pihaknya terus melakukan penanganan melalui APBD, bantuan masyarakat lainnya, termasuk program Baznas. Sehingga ia berharap bisa mempercepat penanganan rumah kumuh ini. Bupati pun mendorong, agar segera dilakukan pertemuan lanjutan lebih teknis antara Baznas Lobar dengan Lazismu DIY, bisa juga melalui Lazismu NTB.
BERITA10/08/2023 | Humas Baznas Lobar

Penempatan Kotak Infak Sedekah BAZNAS Lobar
infak adalah harta yang dikeluarkan oleh seseorang atau badan usaha di luar zakat untuk kemaslahatan umum (Menurut Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat pada BAB I Pasal 1). infak merupakan amalan yang tak bisa lepas dari kehidupan sehari-hari seorang Muslim. infak berasal dari Bahasa Arab, "anfaqa" yang berarti membelanjakan harta atau memberikan harta. Sedangkan infak berarti keluarkanlah harta.
Keutamaan Berinfak
1. Memperoleh Pahala yang Besar
“Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan infakkanlah sebahagian dari hartamu yang Allah menjadikan kamu menguasainya. Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menginfakkan (sebahagian) dari hartanya memperolehi pahala yang besar”. (QS. Al-Hadid: 7).
2. Didoakan Malaikat
“Ketika hamba berada di setiap pagi, ada dua malaikat yang turun dan berdoa, “Ya Allah berikanlah ganti pada yang gemar berinfak (rajin memberi nafkah pada keluarga).” Malaikat yang lain berdoa, “Ya Allah, berikanlah kebangkrutan bagi yang enggan bersedekah (memberi nafkah).” (HR. Bukhari).
3. Allah Ganti Harta yang Diinfakkan
"Katakanlah: 'Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)'. Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan (belanjakan), maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya." (QS. Saba: 39).
PENEMPATAN KOTAK INFAK SEDKAH BAZNAS LOBAR
Penempatan Kotak Infak Sedakah di seluruh Alfa Mart di wilayah Kabupaten Lombok Barat dengan tujuan semua kalangan masyarakat berkesempatan menyalurkan atau mendonasikan sebagian harta mereka di kotak infak sedekah baznas, dimana hasil dari kotak tersebut di peruntukkan bagi masyarakat atau ummat yang berhak menerima. salah satu program BAZNAS Lobar yakni Pendidikan beasiswa Madrasah, beasiswa S1, beasiswa S2, beasiswa S3 dan beasiswa luar negeri, Modal Usaha Kelompok Bersama (Mikro) dll.
BERITA31/07/2023 | Humas Baznas Lobar

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
