WhatsApp Icon
Sekolah Cendekia BAZNAS Kembali Raih Penghargaan Sekolah Berdedikasi Literasi Nasional

Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Penghargaan Sekolah Berdedikasi Literasi Nasional yang diberikan oleh Nyalanesia, platform yang bergerak dalam penyelenggaraan program literasi terpadu. Penghargaan ini diberikan atas konsistensi SCB dalam mendukung dan menyukseskan Gerakan Sekolah Menulis Buku (GSMB).

Capaian tersebut menjadi penghargaan nasional yang berhasil diraih SCB selama lima tahun berturut-turut. Prestasi ini tidak terlepas dari keterlibatan aktif para santri dan guru dalam menghasilkan berbagai karya literasi, seperti antologi puisi, cerita pendek, buku pengalaman, hingga karya ilmiah.

Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan BAZNAS RI, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi bagian penting dari upaya SCB dalam menumbuhkan dan memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah.

“Di SCB, literasi tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan membaca. Para santri juga didorong untuk menulis, menuangkan gagasan, dan menghasilkan karya. Budaya belajar seperti inilah yang terus kami kembangkan di lingkungan sekolah,” ujar Idy Muzayyad dalam keterangan tertulis, Rabu (16/9/2026).

Ia menjelaskan, kegiatan menulis memberikan kesempatan kepada para santri untuk mengasah kreativitas, menyampaikan ide dan pemikiran, serta menghasilkan karya yang dapat menjadi bagian dari pengalaman belajar mereka.

Menurut Idy, pencapaian tersebut juga menjadi gambaran bahwa pengelolaan zakat yang dilakukan secara tepat sasaran dapat memberikan dampak nyata dalam bidang pendidikan. Dukungan tersebut turut membuka ruang bagi para penerima manfaat untuk tumbuh menjadi generasi yang unggul, kompetitif, serta produktif dalam berkarya melalui penguatan budaya literasi.

Sebagai salah satu program pendidikan BAZNAS, Sekolah Cendekia BAZNAS hingga 2025 telah membina sebanyak 363 siswa yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia. Program ini dirancang untuk membentuk generasi yang unggul, produktif, dan memiliki kesiapan untuk berkontribusi dalam menyongsong terwujudnya Indonesia Emas 2045.

21/09/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS dan LPAI Ajak Masyarakat Bersedekah untuk Lindungi Anak Rentan di Indonesia

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berkolaborasi dengan Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) untuk meluncurkan inisiatif penggalangan dana yang bertujuan mendukung perlindungan serta kesejahteraan anak-anak yang menghadapi kerentanan di Indonesia.
Masyarakat dapat memberikan sedekah untuk membantu perlindungan dan kesejahteraan anak-anak yang terancam melalui situs kitabisa.com/lindungianakrentan.
Dana yang terkumpul nantinya akan didistribusikan melalui berbagai program perlindungan anak di berbagai sektor, termasuk pendidikan, kesehatan, dan lainnya, untuk meningkatkan kesejahteraan serta memastikan keamanan bagi anak-anak yang memerlukan bantuan.
Acara peluncuran tersebut dibuka oleh Pimpinan Mobilisasi dan Pengumpulan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S. Ag., M.Si. , CFRM. , dan Ketua Umum LPAI, Samsul Ridwan, S. Ag., SH., MH., di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, pada hari Rabu (16/9/2026).
Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S. Ag., M.Si. , CFRM. , menjelaskan bahwa penggalangan sedekah ini akan melibatkan jaringan kolaborasi antara BAZNAS dan LPAI, termasuk kampanye bersama melalui berbagai saluran digital.
Rizaludin menyoroti kekuatan kolaborasi antar dua lembaga sebagai aset krusial untuk memperluas jangkauan kampanye perlindungan anak. Ia menyatakan bahwa BAZNAS memiliki ekosistem zakat, sumber daya, dan konektivitas yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan dampak program.
“BAZNAS menyediakan berbagai alternatif pembayaran yang dapat dimanfaatkan untuk penggalangan dana, mencakup saluran digital, perbankan, kolaborasi dengan perusahaan, serta dalam acara atau kegiatan,” jelas Rizaludin.
Ia menambahkan, di saluran digital, BAZNAS telah menjalin kemitraan dengan sekitar 120 mitra digital. Untuk saluran perbankan, BAZNAS berkolaborasi dengan sekitar 28 mitra bank. Selain itu, BAZNAS juga memiliki hampir 100 Kemitraan dengan perusahaan yang berperan dalam penggalangan dana lewat program tanggung jawab sosial maupun unit pengumpul zakat (UPZ).
“Kita semua berkolaborasi, demi masa depan anak-anak Indonesia. Rencana program ini akan kita bahas lebih lanjut. Namun yang pasti, misi kita adalah melindungi anak-anak,” ucap Rizaludin.
Ia juga menekankan bahwa kerjasama penggalangan dana ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dan LPAI untuk memberikan dukungan kepada anak-anak yang rentan.
Rizaludin berharap kolaborasi ini dapat diwujudkan dalam program-program yang fokus, berkelanjutan, dan memberikan dampak positif bagi anak-anak yang memerlukan perhatian lebih.
Ketua Umum LPAI, Samsul Ridwan, mengungkapkan rasa terima kasih atas kolaborasi strategis dengan BAZNAS. Ia menegaskan, kerjasama ini merupakan langkah untuk memperkuat perlindungan bagi anak-anak rentan serta mencegah segala bentuk kekerasan yang bisa mengancam masa depan anak Indonesia.
Samsul menjelaskan bahwa jaringan LPAI kini mencakup 29 provinsi, 78 kabupaten/kota, dan 40 kecamatan. Ia percaya bahwa jaringan ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung upaya perlindungan anak, sesuai dengan ketentuan Pasal 72 UU Nomor 35 Tahun 2014 mengenai Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
Lebih jauh, Samsul menuturkan bahwa sinergi antara LPAI dan BAZNAS akan difokuskan pada 15 kategori Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK), sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 59 Undang-Undang Perlindungan Anak.
“Semoga upaya ini bisa ikut serta dalam melindungi anak-anak di wilayah perbatasan dan seluruh Indonesia, serta mengakhiri berbagai bentuk kekerasan yang ada,” imbuh Samsul.
Dalam acara peluncuran itu, tampak hadir Deputi Mobilisasi dan Pengumpulan BAZNAS RI, H. M. Arifin Purwakanata, S. Ikom. , M. Ikom. , CWC., CFRM. , Direktur Pengumpulan Profesi dan Perorangan BAZNAS RI, H. Fitriansyah Agus Setiawan, S. Sos., M. Ikom. , CFRM. , Kepala Divisi Digital BAZNAS RI, Fahrudin, S. Sos., M. M., dan Wakil Ketua Umum LPAI Ir. Fadiah Machmud, M.Pd., Wakil Sekretaris Umum LPAI Mukhammad Zainuddin, beserta jajaran.

21/09/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS dan Kemenag RI Salurkan Rp17,5 Miliar untuk Program Pesantren Nyaman Belajar

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia secara kolaboratif dengan Kementerian Agama Republik Indonesia telah menyalurkan bantuan sejumlah Rp17,5 miliar melalui Program Pesantren Nyaman Belajar (PNB) 2026. Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan dan tempat tinggal untuk santri di 700 pesantren yang tersebar di seluruh Nusantara.

Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M. Sc., selaku Ketua BAZNAS RI, menyatakan bahwa Program Pesantren Nyaman Belajar adalah salah satu komponen dari 13 Program Prioritas BAZNAS untuk periode 2026 hingga 2031. Program ini bertujuan untuk memastikan bahwa dana zakat dapat memberikan dampak positif dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang layak untuk santri.

“Sasaran dari program ini adalah menjadikan dana zakat sebagai alat strategis dalam membangun ekosistem pendidikan yang sesuai untuk santri. Secara teoritis, upaya ini juga sejalan dengan prinsip Maqashid Syariah, terutama dalam melindungi akal dan menjaga keselamatan jiwa generasi muda kita,” jelas Sodik saat meluncurkan program Pesantren Nyaman Belajar (PNB) di Auditorium H. M. Rasjidi, Kementerian Haji dan Umrah, pada hari Rabu (16/9/2026).

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. K. H. Nasaruddin Umar, M. A., menambahkan bahwa Program Pesantren Nyaman Belajar tidak hanya sekadar renovasi asrama, melainkan juga merupakan usaha untuk membangun ekosistem pesantren yang aman, sehat, dan ramah bagi anak-anak.

Menteri Nasaruddin mengakui bahwa kebutuhan di kalangan pesantren masih sangat besar, sehingga diperlukan kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS, organisasi kemasyarakatan Islam, Lembaga Amil Zakat (LAZ), UPZ, komunitas bisnis, pemerintah daerah, para muzaki, dan masyarakat luas. Ia berharap agar program ini dapat dilaksanakan sesuai dengan sasaran, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan dengan dukungan data serta informasi yang valid mengenai pesantren dari Kementerian Agama.

Sementara itu, H. Idy Muzayyad, S. H. I., M.Si. , yang menjabat sebagai Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan BAZNAS RI, mengungkapkan bahwa Program Pesantren Nyaman Belajar adalah upaya BAZNAS untuk berkontribusi dalam menciptakan suasana pesantren yang nyaman dan aman, sehingga proses belajar santri menjadi lebih efektif. Program ini memfokuskan perhatian pada pesantren yang memiliki sedikitnya 35 persen santri dhuafa, pesantren yang menangani kelompok rentan, serta pesantren yang terletak di daerah 3T dan wilayah yang rawan bencana.

21/09/2026 | Kontributor: Humas
Pesantren Nyaman Belajar, Menag: Dukungan BAZNAS Perkuat Pendidikan Pesantren

Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. K. H. Nasaruddin Umar, M. A., menyatakan bahwa dukungan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI merupakan elemen krusial dalam memperkuat pendidikan pesantren di tanah air.
Pernyataan ini disampaikan oleh Menag Nasaruddin saat peluncuran Program Pesantren Nyaman Belajar 2026 yang diprakarsai oleh BAZNAS dan Kementerian Agama Republik Indonesia, yang berlangsung di Jakarta pada hari Rabu (16 September 2026).
Nasaruddin menjelaskan bahwa kolaborasi antara Kementerian Agama dan BAZNAS bukan hanya terjadi dalam bentuk struktural, tetapi juga dalam aspek fungsional melalui program-program yang memberikan dukungan langsung kepada pesantren.
Ia menambahkan bahwa berbagai kebutuhan yang ada di pesantren dapat diselaraskan dengan inisiatif BAZNAS, sehingga bantuan yang diberikan bisa lebih tepat sasaran dan bermanfaat untuk para santri.
"Oleh sebab itu, insya Allah penyaluran dana dari umat melalui BAZNAS bisa dipertanggungjawabkan secara nyata dan terukur," ungkap Nasaruddin.
"Oleh karena itu, saya meminta kepada para muzaki, marilah menyalurkan sumbangannya ke BAZNAS, supaya kemudian bisa memberikan bantuan kepada santri-santri kita. Semoga dengan adanya Direktorat Jenderal Pondok Pesantren dan dukungan dari BAZNAS, santri-santri kita bisa hidup dengan lebih baik," jelasnya.
Program Pesantren Nyaman Belajar (PNB) 2026 adalah inisiatif bantuan stimulan dari BAZNAS RI sebesar Rp25 juta per lembaga untuk pesantren yang terdaftar di Kementerian Agama. Program ini bertujuan untuk mendorong kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah daerah dalam merenovasi fasilitas asrama agar menjadi tempat tinggal santri yang lebih layak, sehat, aman, dan nyaman.

21/09/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS Bersama Mitsui Leasing Salurkan Layanan Kesehatan dan Dapur Air bagi 1.100 Penyintas Gempa NTT

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berkolaborasi dengan PT Mitsui Leasing Capital Indonesia (Mitsui Leasing) untuk memberikan bantuan kemanusiaan berupa layanan kesehatan dan fasilitas dapur air sebagai dukungan bagi pemulihan warga yang selamat dari gempa bumi di Desa Nanga Mbaling, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Operasi tanggap bencana ini ditujukan bagi setidaknya 1.100 individu yang terdampak, termasuk 350 anak-anak dan 750 orang dewasa.
Dalam kerjasama yang sedang berlangsung, BAZNAS dan Mitsui Leasing mengedepankan dua aspek utama bantuan yang disalurkan secara terpadu. Pertama, Layanan Kesehatan yang meliputi pemeriksaan kesehatan dasar, konsultasi medis langsung dengan dokter, penyediaan obat-obatan gratis sesuai dengan keluhan, serta dukungan pemulihan trauma untuk membantu kondisi psikologis warga dan anak-anak pascabencana, dengan 25 warga dilayani pada hari pertama dan 5 pasien dirujuk. Layanan ini juga dilengkapi dengan armada ambulans yang siap siaga. Kedua, Fasilitas Dapur Air yang menyediakan minuman hangat serta makanan ringan bergizi secara gratis untuk menjaga kekuatan dan kecukupan nutrisi masyarakat yang terdampak selama proses pemulihan.
H. Idy Muzayyad, S. H. I., M.Si. , selaku Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan BAZNAS RI, menyatakan bahwa penyediaan layanan kesehatan merupakan salah satu aspek dari usaha BAZNAS untuk membantu masyarakat yang terkena bencana, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar di tengah tahap pemulihan.
“BAZNAS berkomitmen untuk menyediakan layanan yang dibutuhkan oleh masyarakat yang terkena dampak bencana. Selain memenuhi kebutuhan kesehatan, sinergi ini juga merupakan simpati bersama untuk meringankan beban para penyintas gempa di NTT,” jelas Idy.
“Kami sangat berterima kasih kepada Mitsui Leasing atas dukungan dan kontribusinya dalam penanganan masyarakat yang terdampak gempa di NTT. Kerjasama ini menjadi hal penting dalam usaha bersama untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di area yang terkena dampak," tutur Idy.
Di sisi lain, Wasistyo Adi Saras Putro, Corporate Secretary Mitsui Leasing, menekankan komitmen berkelanjutan perusahaan dalam kegiatan sosial ini.
“Kami menyadari bahwa masyarakat yang terdampak bencana sangat memerlukan perlindungan kesehatan medis, pendampingan psikologis, serta jaminan asupan gizi harian. Kerja sama dengan BAZNAS dalam memberikan Layanan Kesehatan komprehensif dan Dapur Air ini adalah bentuk nyata kepedulian Mitsui Leasing untuk mendampingi masyarakat Manggarai Timur pulih pascabencana," tambah Wasistyo Adi.

21/09/2026 | Kontributor: Humas

Berita Terbaru

Melalui BAZNAS RI, Pemkot Bandung dan BJB, Berikan Bantuan kepada Korban Bencana Sumatra Sebesar Rp3,16 Miliar
Melalui BAZNAS RI, Pemkot Bandung dan BJB, Berikan Bantuan kepada Korban Bencana Sumatra Sebesar Rp3,16 Miliar
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melakukan acara Penyerahan Bantuan untuk Bencana Alam di Sumatra yang berasal dari Pemerintah Kota Bandung dan BJB, melalui BAZNAS Kota Bandung. Kegiatan ini diadakan di Aula Ahmad Subianto, Kantor BAZNAS RI, Jakarta, pada hari Senin (22/12/2025). Jumlah total bantuan yang diberikan dalam acara tersebut adalah Rp3. 169. 316. 243. Dana ini merupakan hasil kerjasama antara Pemerintah Kota Bandung, Bank BJB, BAZNAS Kota Bandung, Forum RW Kota Bandung, serta partisipasi aktif dari masyarakat yang dengan cepat merespon situasi darurat setelah bencana. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, memberikan penghargaan yang tinggi kepada semua pihak yang bekerja sama dalam mengumpulkan dan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi para korban bencana di Sumatra. “Kerjasama antara BAZNAS, pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan masyarakat menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dalam membantu sesama yang terkena musibah masih sangat kuat,” kata Kiai Noor. Lebih jauh, Kiai Noor menyatakan bahwa bantuan yang diberikan tidak hanya terfokus pada kebutuhan mendesak, tetapi juga untuk mendukung pemulihan jangka menengah bagi masyarakat yang terdampak. “Bencana tidak hanya merusak infrastruktur fisik, tetapi juga berdampak pada sosial dan ekonomi. Oleh karena itu, bantuan ini harus dapat meringankan beban mereka sekaligus menyokong proses pemulihan yang berkelanjutan,” tambahnya. Wakil Ketua I BAZNAS Kota Bandung, Arif Nurrakhman, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan hasil kolaborasi cepat antar berbagai pihak di Kota Bandung. “Alhamdulillah, berkat kerjasama antara Pemerintah Kota Bandung, BAZNAS Kota Bandung, Forum RW, dan dukungan besar dari Bank BJB, amanah dari masyarakat berhasil terkumpul dan hari ini kami serahkan melalui BAZNAS RI untuk membantu saudara-saudara kita di Sumatra,” ucapnya. Dalam acara ini, BAZNAS RI juga dihadiri oleh Pimpinan Bidang Pengumpulan, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S. Ag, M. Si, CFRM dan Deputi I Bidang Pengumpulan, H. M. Arifin Purwakananta, S. I. Kom. , M. I. Kom. , CWC, CFRM. Kehadiran para pimpinan dan staf BAZNAS RI menunjukkan komitmen penuh untuk mendukung kelancaran penyaluran bantuan kemanusiaan. Dari pihak Pemerintah Kota Bandung, hadir Kabag Kesra Setda, Nasrulloh Jamaludin beserta anggotanya yang terkait. Sementara itu, dari BAZNAS Kota Bandung hadir Wakil Ketua I, Arif Nurrakhman bersama Wakil Ketua II, Irfan Farid Taufik, Wakil Ketua III, Dudit Setiadi, dan Wakil Ketua IV, Arif Ramdani. Perwakilan dari Bank BJB yang hadir antara lain Manajer Bisnis Komersial Kantor Cabang Tamansari, Ryza Sativa. Anggota Forum RW Kota Bandung juga hadir sebagai perwakilan masyarakat yang aktif berkontribusi dalam pengumpulan dan penyaluran bantuan kemanusiaan.
BERITA23/12/2025 | Humas Baznas Lobar
Bangun Kepedulian, BAZNAS dan Masjid Nurul Hidayah Luncurkan Program Sedekah Barang
Bangun Kepedulian, BAZNAS dan Masjid Nurul Hidayah Luncurkan Program Sedekah Barang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia bersama Masjid Nurul Hidayah yang terletak di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, telah meluncurkan Program Sedekah Barang pada hari Selasa, 16 Desember 2025. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan mendorong kepedulian bersama. Program ini juga bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam memberikan sedekah berupa barang-barang yang berguna dan memiliki nilai ekonomi. Acara peluncuran Program Sedekah Barang ini dihadiri oleh Kadiv Penguatan Pengumpulan LAZ H. M. Abdul Kahfie, Wakil Ketua DKM Masjid Nurul Hidayah Rifki Isnanda, Dewan Penasehat Masjid Nurul Hidayah Tatang S, Dewan Syariah Masjid Nurul Hidayah KH Syarif, serta Wakil Camat Kebayoran Baru Sulistyo. H. M. Abdul Kahfi, Kadiv Penguatan Pengumpulan LAZ, menyatakan dalam sambutannya bahwa Program Sedekah Barang ini merupakan sebuah inovasi positif yang diharapkan dapat menawarkan solusi nyata untuk berbagai permasalahan sosial yang ada. “Dengan bekerja sama bersama Masjid Nurul Hidayah, barang-barang dari sedekah yang terkumpul akan kami ubah menjadi uang, dan hasil dari konversi ini akan digunakan untuk mendukung program pengentasan kemiskinan di Indonesia,” ungkap Kahfi di Jakarta pada hari Selasa, 16 Desember 2025. Karena itu, Abdul Kahfi mengungkapkan rasa terima kasih kepada DKM Nurul Hidayah yang telah membantu dan mendukung program sedekah barang bersama BAZNAS ini. “Kami dari BAZNAS sangat menghargai DKM Nurul Hidayah yang telah bekerja sama dan berkolaborasi. Semoga momen ini bisa menjadi titik awal yang baik untuk meningkatkan semangat kita dalam berdonasi serta menumbuhkan rasa peduli terhadap orang lain,” tambahnya. Kahfi juga mengajak para jamaah Masjid Nurul Hidayah dan masyarakat di sekitarnya untuk aktif menyumbangkan barang-barang yang masih berguna dan memiliki nilai ekonomis melalui drop box yang telah disediakan di sekitar masjid. “Kehadiran drop box ini memudahkan para jamaah dan masyarakat yang ingin berbagi. Jadi, mereka tinggal memasukkan barang ke dalam kotak yang telah disediakan oleh BAZNAS,” jelasnya. Sementara itu, Wakil Ketua DKM Nurul Ustadz Rifqi Isnanda menyambut positif kerjasama dan kolaborasi dengan BAZNAS dalam Program Sedekah Barang. “Semoga dengan adanya program sedekah barang ini, kita semakin terbiasa untuk bersedekah dengan barang-barang yang mungkin sudah tidak terpakai atau bahkan masih baru. Hal ini diharapkan dapat membudayakan kebiasaan bersedekah,” kata Ustaz Rifqi. Menurutnya, sedekah adalah tindakan mulia yang sangat ditekankan dalam ajaran Islam dan dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Ada banyak ayat dalam Al-Qur'an dan hadis yang mendorong umat Muslim untuk bersedekah, baik dalam situasi yang nyaman maupun sulit. “Kebiasaan bersedekah ini merupakan sunnah Rasul dan menjadi pelajaran bagi semuanya. Setiap kali kita ke masjid, kita juga bisa bersedekah. Di samping masjid juga ada sekolah, jadi kita bisa mengajak anak-anak kita untuk belajar bersedekah dengan apa saja yang kita miliki,” jelasnya. Rifqi berharap hubungan baik yang telah terjalin antara Masjid Nurul Hidayah dan BAZNAS RI dapat terus berlanjut dan semakin kuat. Dengan begitu, baik BAZNAS maupun Masjid Nurul Hidayah dapat terus memberikan edukasi kepada masyarakat dan menyebarkan kebaikan melalui berbagai program kerjasama ini. “Dengan adanya program ini, kami dari masjid Nurul Hidayah berharap bisa memberikan lebih banyak kontribusi bagi masyarakat, serta menyediakan edukasi dan pendidikan, khususnya dalam bidang agama dan akhlak kepada warga sekitar dan para jamaah masjid Nurul Hidayah. Oleh karena itu, semoga kerjasama dengan BAZNAS dapat berlangsung terus bersama masjid Nurul Hidayah,” kata beliau.
BERITA16/12/2025 | Humas Baznas Lobar
BAZNAS RI Resmikan Kampung Zakat dan Balai Ternak di Kuningan
BAZNAS RI Resmikan Kampung Zakat dan Balai Ternak di Kuningan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meresmikan Kampung Zakat dan Balai Ternak Zakat Mukti Raharja di Desa Sayana, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Selasa (16/12/2025). Program ini menjadi bagian dari penguatan zakat produktif berbasis pemberdayaan ekonomi masyarakat desa melalui sektor peternakan. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Jawa Barat, dan BAZNAS Kabupaten Kuningan, dengan dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan dan Pemerintah Desa Sayana. Program Balai Ternak dirancang sebagai model pengelolaan zakat produktif yang terintegrasi dan berkelanjutan. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA., yang diwakili Direktur Pendayagunaan dan Penyaluran UPZ dan CSR BAZNAS RI, Eka Budhi Sulistyo menyampaikan, program ini merupakan model nyata pengelolaan zakat produktif yang berkelanjutan. “Balai Ternak dan Kampung Zakat ini adalah bentuk ikhtiar BAZNAS dalam membangun kemandirian ekonomi mustahik, agar ke depan mereka mampu bertransformasi menjadi muzaki,” ujar Eka. Ia menambahkan, program Balai Ternak Mukti Raharja diharapkan mampu menjadi pusat ketahanan pangan desa sekaligus sarana edukasi dan pembinaan peternak. “Kami ingin memastikan amanah para muzaki dikelola secara profesional, produktif, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegas Eka Budhi Sulistyo. Balai Ternak Zakat Mukti Raharja berdiri di atas lahan seluas 500 meter persegi dengan dukungan lahan pakan hijauan seluas 1 hektare. Saat ini, balai ternak tersebut memiliki kapasitas awal sebanyak 244 ekor domba, dilengkapi unit pengelolaan pakan mandiri, area pelatihan, serta sistem pengelolaan ternak yang mengedepankan prinsip kebersihan, kesehatan, dan kesejahteraan hewan. Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rahmat Januar, M.Si, yang hadir langsung bersama Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, S.H., M.Kn, mengapresiasi peluncuran Kampung Zakat dan Balai Ternak tersebut. Menurut dia, program ini tidak hanya berbicara tentang peternakan, tetapi juga tentang masa depan dan kemandirian masyarakat desa. “Ini adalah wujud nyata empati, gotong royong, dan kebersamaan dalam membangun kesejahteraan masyarakat Kuningan,” tutur Bupati Dian. Lebih lanjut, dia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kuningan siap bersinergi dengan BAZNAS dalam mengawal program-program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat. Ia berharap Balai Ternak Mukti Raharja dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kuningan. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan Drs. HR Yayan Sofyan, MM. menyampaikan, keberhasilan program ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, khususnya pemerintah daerah dan masyarakat. “Program Balai Ternak dan Kampung Zakat ini merupakan wujud kolaborasi yang solid antara BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Jawa Barat, dan BAZNAS Kuningan, yang selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Kuningan,” ungkapnya. Selain pengelolaan ternak, Balai Ternak Mukti Raharja juga dirancang untuk mendorong lahirnya usaha turunan, seperti pengolahan pupuk organik dari limbah ternak. Dengan demikian, manfaat program ini diharapkan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat sekitar Desa Sayana. Melalui peresmian Kampung Zakat dan Balai Ternak Zakat Mukti Raharja ini, BAZNAS menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program zakat produktif yang berdampak, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah perdesaan.
BERITA16/12/2025 | Humas Baznas Lobar
Amil BAZNAS Ikut Berkontribusi Penulisan Buku Kolaboratif Praktisi Humas 2025
Amil BAZNAS Ikut Berkontribusi Penulisan Buku Kolaboratif Praktisi Humas 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia turut berperan dalam penulisan buku trilogi yang akan diperkenalkan pada Konvensi Humas Indonesia (KHI) 2025, yang diadakan pada tanggal 13-14 Desember 2025 di Surabaya, Jawa Timur. Kepala Biro Komunikasi Publik (BKPU) BAZNAS RI, Ndari Rumi Widyawati, serta Kepala Bagian Humas BAZNAS RI, Yudhiarma MK, juga berkontribusi dalam Buku Kolaboratif Praktisi Humas 2025 yang disusun oleh Perhumas Indonesia. "Terima kasih kepada Perhumas yang telah mengundang BAZNAS untuk menyumbangkan artikel dalam penulisan buku sejak Agustus 2025 lalu. Ini adalah suatu kehormatan bagi kami memiliki kesempatan untuk berkontribusi dalam pengembangan praktik kehumasan yang modern, profesional, dan strategis bagi humas di Indonesia," ungkap Ndari Rumi Widyawati, Kepala BKPU BAZNAS RI. Sebagai organisasi profesi humas di Indonesia dan anggota Global Alliance for Public Relations and Communication Management, Perhumas kembali mengadakan konvensi dengan tema “Inovasi Bersama untuk Indonesia Berdaya Saing Global". Kegiatan tahunan ini berfungsi sebagai platform untuk berbagi pengetahuan, menjalin kolaborasi, dan menguatkan peran komunikasi strategis dalam menghadapi tantangan global. Dalam rangkaian acara tersebut, Perhumas mengumumkan bahwa proses seleksi dan kurasi buku telah selesai pada sesi Global Communication Knowledge Conference KHI 2025. Ndari juga menyampaikan rasa terima kasih atas peluang yang diberikan. “Menjadi bagian dalam buku kolaboratif ini adalah suatu kehormatan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Perhumas atas kepercayaannya. Harapannya, ini dapat menginspirasi serta mendorong kinerja positif BAZNAS dalam memperkuat komunikasi publik dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat," ujar Ndari. Demikian pula, Yudhiarma menyampaikan harapan agar prestasi ini dapat membawa pengaruh yang luas bagi layanan kehumasan di BAZNAS. “Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih atas penghargaan dan kesempatan yang diberikan. Pengalaman ini semakin memotivasi kami untuk terus berinovasi dalam menyampaikan pesan kebaikan dan transparansi zakat. Semoga BAZNAS semakin dipercayai dan mampu memberikan manfaat seluas-luasnya bagi umat," tambah Yudhiarma. Perhumas meluncurkan Buku Kolaborasi Praktisi Humas yang berjudul "3 Buku 1 Semangat", sebagai upaya untuk memperkuat literasi dan kompetensi humas Indonesia dalam rangka mencapai daya saing global. Kerja sama ini dibentuk bersama Perhumas BPC Surabaya dan Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi AWS (Stikosa). Tiga buku yang diperkenalkan antara lain, pertama, "Dari Kepatuhan Menuju Aksi Bersama" yang membahas upaya mendorong kolaborasi antar sektor untuk memperkuat ESG dan pengelolaan komunikasi. Kedua, "Humas untuk Kebanggaan Nasional" yang mengangkat prestasi, budaya, serta keberagaman Indonesia sebagai aset dalam komunikasi global. Ketiga, "Komunikasi Krisis di Era Digital" yang menjadi strategi untuk mengelola narasi dan isu dalam lanskap digital yang kompleks. Peluncuran buku trilogi ini berlangsung pada puncak Konvensi Humas Indonesia (KHI) 2025 pada tanggal 13 Desember 2025. Acara ini merupakan bagian dari kegiatan selama dua hari pada tanggal 13-14 Desember 2025 di Bumi Surabaya City Resort, Surabaya, Jawa Timur. Saat membuka KHI, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengajak semua elemen komunitas untuk berbicara dengan baik. Pernyataan ini juga mencerminkan tagline Perhumas: "Indonesia Berbicara Baik". Khofifah mengungkapkan bahwa jika Perhumas berkomitmen untuk berbicara secara positif, maka "yang di langit" akan memberikan masyarakat semangat untuk berbicara dengan baik. Menurutnya, Perhumas harus terus mengkampanyekan “Indonesia Berbicara Baik” meskipun menghadapi berbagai tantangan, termasuk disrupsi digital dan lain-lain. Ia menekankan keyakinan bahwa prasangka baik akan terwujud. Pada awal acara, Fifi Aleda Yahya, yang menjabat sebagai Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media di Kementerian Komunikasi dan Digital, mengungkapkan bahwa meskipun teknologi berkembang dengan pesat, keputusan dan arah pengembangan tetap ditentukan oleh manusia. Oleh karena itu, peran manusia harus tetap menjadi yang paling penting. Ia mengajak seluruh profesional humas untuk mengelola konten pesan dengan bijaksana, meskipun kita berada di era digital dan menghadapi kecerdasan buatan (AI). Tugas humas tidak hanya sebagai penyampaian informasi, tetapi juga sebagai pelindung etika dan kurator kepercayaan masyarakat. “Mari kita berupaya untuk menciptakan komunikasi yang menyatukan,” ujarnya. Dalam pidatonya, Boy Kelana Soebroto, selaku Ketua Umum Perhumas, menyatakan bahwa profesi kehumasan berperan penting dalam menumbuhkan rasa optimisme. Menurut Boy, posisi humas adalah sebagai aktor kunci yang bertanggung jawab untuk menjaga komunikasi nasional dengan narasi yang dapat menyatukan dan memajukan. Dalam menyampaikan pesan atau narasi, para profesional humas harus menghadapi berbagai tantangan, termasuk digitalisasi, kecerdasan buatan (AI), ESG (lingkungan, sosial, dan tata kelola), serta polarisasi.
BERITA16/12/2025 | Humas Baznas Lobar
BAZNAS RI Berikan Bantuan Rp1,7 Miliar kepada IIQ untuk Memfasilitasi Pembelajaran Para Penghafal Al-Qur’an
BAZNAS RI Berikan Bantuan Rp1,7 Miliar kepada IIQ untuk Memfasilitasi Pembelajaran Para Penghafal Al-Qur’an
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memberikan bantuan senilai Rp1. 790. 500. 000 untuk mendukung fasilitas pembelajaran bagi para penghafal Al-Qur'an di Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta. Dana tersebut dialokasikan secara khusus untuk penyelesaian ruang kelas di gedung lima setengah lantai, yakni di lantai 1 dan lantai 3 IIQ. Turut hadir dalam acara tersebut adalah Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Hj. Saidah Sakwan, MA; Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat, Lc. , MA. , CFRM; Pimpinan Bidang SDM, Keuangan, dan Umum Kol. Caj. (Purn) Nur Chamdani; dan Pimpinan Bidang Transformasi Digital Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen, M. S. , M. Ec. , Ph. D. Rektor IIQ, Assoc. Prof. Dr. Hj. Nadjematul Faizah, S. H. , M. Hum; Guru Besar Prof. Dr. KH. Artani Hasbi, M. A; para wakil rektor; anggota Senat IIQ Dr. KH. Ahmad Munif Suratmaputra; Ketua Dewan Pengasuh Pesantren IIQ Dr. Ahmad Fathoni, Lc. , MA; serta seluruh civitas akademika IIQ Jakarta juga hadir. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. , menyatakan bahwa dukungan ini merupakan wujud komitmen BAZNAS dalam memperkuat pendidikan Al-Qur’an, terutama sebagai pusat pengembangan hafizah, ulama, dan pengajar Al-Qur’an di Tanah Air. “Di hari Jumat yang penuh berkah ini, kami merasa bersyukur dapat bersinergi dalam meresmikan suatu usaha besar demi kebaikan para penghafal Al-Qur'an. IIQ Jakarta merupakan pusat pembinaan para penjaga kalam Ilahi, dan mereka pantas mendapatkan fasilitas yang terbaik,” ungkap Kiai Noor saat menyampaikan pidato dalam acara Seremonial Serah Terima Gedung Perkuliahan IIQ Jakarta, Jumat (12/12/2025). Ia menjelaskan bahwa BAZNAS menyadari bahwa sebelumnya para mahasiswa harus mengikuti perkuliahan dengan sistem shift dari siang hingga malam karena terbatasnya ruang kelas, bahkan ada yang harus menempuh jarak cukup jauh dari asrama. Situasi ini dianggap berpengaruh terhadap kenyamanan dan efektivitas proses belajar serta pencapaian akademik. “Bantuan ini adalah gambaran penghormatan kita kepada para Hamalatul Qur’an. Kami ingin memastikan mereka dapat belajar dalam suasana yang nyaman dan kondusif, serta mampu menghasilkan ulama-ulama Al-Qur’an yang berkualitas,” katanya. Kiai Noor menambahkan bahwa penyelesaian ruang kelas baru diharapkan dapat mengatasi masalah jadwal yang melelahkan dan meningkatkan kualitas pembelajaran secara keseluruhan. Ia juga mendoakan agar gedung ini menjadi amal jariyah bagi para muzaki yang telah menunaikan zakat melalui BAZNAS. Dalam kesempatan tersebut, Kiai Noor juga mengingatkan pesan khusus kepada para mahasiswa IIQ. Ia menekankan bahwa fasilitas yang mereka gunakan adalah hasil amanah dana umat dan harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. “Dana umat ini membiayai setiap ayat yang kalian hafal dan setiap ilmu yang kalian pelajari di ruang ini. Setiap keramik dan lapisan cat disertai doa para muzaki agar kalian sukses dalam menjaga dan mengajarkan Al-Qur’an,” pesannya. Ia menekankan betapa pentingnya peran mahasiswa sebagai calon ulama, ustaz, dan ustazah yang akan berdakwah di masyarakat. Menurutnya, para mahasiswa IIQ perlu menjadi Duta Zakat yang menunjukkan bahwa dana zakat yang dikelola BAZNAS telah berubah menjadi ilmu, prestasi, dan akhlak yang baik. “Tanamkan tekad yang kuat: hari ini kalian belajar di gedung yang didirikan dengan dana zakat. Nantinya, saat berhasil, jadilah muzaki yang memberi kontribusi besar untuk generasi mendatang,” tutur Kiai Noor. Dengan dukungan ini, Kiai Noor menginginkan IIQ Jakarta dapat lebih maksimal dalam menjalankan fungsinya sebagai institusi pendidikan Al-Qur’an yang mencetak generasi cerdas, berakhlak baik, dan memiliki komitmen tinggi untuk masyarakat.
BERITA16/12/2025 | Humas Baznas Lobar
Dari Sedekah Konsumen Alfamidi, BAZNAS RI Salurkan 1. 900 Paket Bantuan Logistik bagi Penyintas Bencana di Sumut
Dari Sedekah Konsumen Alfamidi, BAZNAS RI Salurkan 1. 900 Paket Bantuan Logistik bagi Penyintas Bencana di Sumut
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) melalui inisiatif Sedekah Konsumen telah menyiapkan 1. 900 pak bantuan logistik untuk keluarga yang terdampak oleh bencana banjir bandang dan tanah longsor di beberapa daerah di Sumatra Utara. Saidah Sakwan, M. A. , selaku Pimpinan BAZNAS RI untuk Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, menyatakan bahwa persiapan bantuan ini dilakukan sebagai respons cepat BAZNAS terhadap bencana banjir dan longsor yang terjadi di berbagai kabupaten dan kota di Sumatra Utara dalam beberapa hari terakhir. “BAZNAS merasakan duka atas bencana yang melanda beberapa provinsi di ujung Pulau Sumatra, termasuk Sumatra Utara. Dalam rangka respon ini, BAZNAS melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) melakukan pengemasan paket logistik keluarga agar dapat segera disalurkan pada masa tanggap bencana,” ujar Saidah dalam pernyataan resmi yang dirilis di Jakarta, Minggu (30/11/2025). Ia menilai bahwa dukungan dari Alfamidi memperkuat kesiapan BAZNAS dalam menyediakan bantuan yang berkualitas dan mampu menjangkau daerah yang terkena dampak secara lebih luas. “Bantuan ini bukan sekadar ungkapan kepedulian, tetapi juga merupakan lambang kerjasama nasional dalam membantu sesama yang sedang dalam ujian. Setiap paket bantuan ini adalah amanah dari konsumen Alfamidi yang telah menyisihkan sisa uang belanja mereka, yang juga mencerminkan komitmen BAZNAS untuk mengelola sedekah tersebut dengan cara yang profesional, transparan, dan memberikan dampak yang nyata,” kata Saidah. Sementara itu, Retriantina Marhendra, Manajer Komunikasi Korporat Alfamidi, juga menyampaikan rasa duka yang mendalam atas bencana yang terjadi. Ia menegaskan bahwa seluruh donasi dari masyarakat akan sepenuhnya digunakan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. “Kami merasa sedih atas musibah yang dialami saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera dan sekitarnya. Bantuan logistik ini merupakan hasil dari Sedekah Konsumen, dan kami berkomitmen untuk menyalurkan amanah ini bersama BAZNAS dengan harapan dapat meringankan beban masyarakat terdampak,” ujarnya Retriantina. Mengenai proses distribusi, Saidah menjelaskan bahwa akan dilakukan secara bertahap, tergantung dari kondisi akses dan cuaca yang ada di lapangan. Tim BTB BAZNAS sudah ditempatkan di beberapa lokasi rawan untuk mempercepat pengiriman serta memastikan bantuan tidak terhalang oleh faktor teknis maupun logistik. Saidah menambahkan, proses pengemasan dan penyiapan teknis distribusi terus dipercepat agar pengiriman bisa segera dilakukan. Selain itu, BAZNAS juga memastikan bahwa seluruh prosedur mengikuti standar keselamatan tim, efisiensi distribusi, serta memenuhi kebutuhan paling mendesak dari para penyintas. “Penyaluran bantuan akan dilakukan melalui koordinasi yang erat dengan pemerintah daerah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan berbagai pihak lain yang terlibat di lapangan,” jelas Saidah. Saidah menegaskan bahwa BAZNAS RI bersiap untuk memperluas bantuan apabila situasi di lapangan berkembang dan memerlukan dukungan lebih lanjut. Ia menekankan bahwa penguatan logistik dan koordinasi antar lembaga akan terus dilakukan secara berkesinambungan. “Insya Allah, BAZNAS akan terus hadir mendampingi masyarakat Sumbar sampai keadaan benar-benar pulih. Kami mengajak seluruh elemen bangsa untuk tetap bersama, saling membantu, dan meningkatkan solidaritas kemanusiaan,” tuturnya. “Dengan persiapan 1. 900 paket logistik dari Alfamidi dan dukungan penuh dari banyak pihak, BAZNAS berharap bantuan ini dapat meringankan beban yang dialami oleh masyarakat yang terkena bencana,” ucap Saidah.
BERITA16/12/2025 | Humas Baznas Lobar
BAZNAS Sediakan Layanan Kesehatan Gratis untuk Penyintas Bencana di Tapanuli Tengah
BAZNAS Sediakan Layanan Kesehatan Gratis untuk Penyintas Bencana di Tapanuli Tengah
BAZNAS Kabupaten Tapanuli Tengah telah mendirikan Pos Layanan Kesehatan untuk membantu masyarakat yang terdampak oleh bencana banjir bandang serta tanah longsor. "Kami memberikan pelayanan kepada mereka yang terkena dampak banjir dan longsor. Banyak yang mengalami masalah kesehatan setelah bencana berakhir. Kami mendatangkan dokter, perawat, dan obat-obatan dari Medan," ungkap Ketua BAZNAS Tapanuli Tengah, Syahfari Hasibuan, kepada wartawan di Pos Layanan Kesehatan BAZNAS, Kelurahan Sibuluan Terpadu, Kecamatan Pandan, Sabtu (6/12/2025). Dia menjelaskan bahwa Pos Layanan Kesehatan BAZNAS Tapanuli Tengah berdekatan dengan Dapur Umum yang didirikan oleh BAZNAS setempat, sementara biaya untuk operasional ditanggung bersama antara BAZNAS Tapanuli Tengah dan BAZNAS RI serta Dapur Air. "Tujuannya agar pelayanan bagi penyintas bencana lebih optimal. Kami juga membuka Pos Layanan Kesehatan BAZNAS di Kelurahan Sibuluan Terpadu, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapteng," tuturnya. Syahfari memberikan apresiasi kepada Lurah Sibuluan Terpadu, Ibu Sianturi, yang telah menginformasikan kepada semua warga menggunakan pengeras suara. Ini membuat banyak masyarakat yang terdampak datang untuk memeriksakan kesehatan mereka. Dia mengungkapkan bahwa ada empat anggota tim medis yang dipimpin oleh dr. Rizky Harahap. Ini merupakan bagian dari Tim Kesehatan BAZNAS Provinsi Sumut. "Pelayanan medis kami berlangsung dari jam 9. 00 WIB hingga 12. 00 WIB dan akan berlangsung selama lima hari," jelas Syahfari. Syahfari sedang berupaya mendapatkan tambahan dana dari BAZNAS RI agar waktu layanan kesehatan dapat diperpanjang hingga jam 16. 00 WIB, karena tim dr. Rizky Harahap hanya tersedia di pagi hari. Sementara itu, seorang warga bernama Torang Limbong, yang terdampak bencana, mengaku mengalami masalah kesehatan akibat banjir. Ia mengungkapkan bahwa seluruh tubuhnya terasa sakit, dan setelah pemeriksaan, ditemukan bahwa ia mengalami tekanan darah tinggi akibat stres dari peristiwa tersebut. "Kaki saya biru dan bengkak karena jatuh ketika berusaha menyelamatkan diri saat banjir yang menerjang," kata warga yang tinggal di Sibuluan, Tapteng ini. "Terima kasih kepada BAZNAS yang telah memberikan layanan kesehatan gratis," tambahnya. Syahfari menambahkan bahwa layanan kesehatan menjadi hal yang sangat dibutuhkan setelah banjir melanda beberapa daerah di Sumut. Kondisi setelah bencana sering kali menyebabkan peningkatan penyakit. "Kami berusaha agar warga yang terkena dampak banjir menerima layanan kesehatan yang cepat dan tepat. Banyak dari mereka mengalami masalah kesehatan setelah banjir, sehingga intervensi medis sangat diperlukan segera," ujarnya. Tim media melakukan pelayanan poli umum, edukasi diagnosis, pemberian obat, dan perawatan luka setelah banjir. Keluhan yang umumnya dihadapi oleh warga adalah dermatitis, hipertensi, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), penyakit refluks asam lambung (GERD), serta demam. Syahfari menjelaskan bahwa area sekitar lokasi banjir di Kecamatan Pandan juga mendapat perhatian medis dari tim BAZNAS Tapteng. Koordinasi berlangsung dengan petugas setempat untuk memastikan tidak ada kelompok warga yang terlewat, terutama di tempat-tempat yang masih sulit diakses. "Kami terus memantau penyebaran lokasi pengungsian. Setiap tempat yang memerlukan layanan kesehatan akan menjadi prioritas intervensi dari BAZNAS," tegas Syahfari. Di sisi lain, koordinator tim medis di Pos Layanan Kesehatan BAZNAS Tapteng, dr. Rizky Harahap, menjelaskan bahwa mereka menyediakan layanan seperti pemeriksaan umum, edukasi mengenai diagnosis diferensial, serta menyediakan surat rujukan ke fasilitas kesehatan yang lebih lanjut. Keluhan yang paling umum di lokasi ini termasuk demam, dermatitis, ISPA, dan sakit kepala (cefalgia).
BERITA08/12/2025 | Humas Baznas Lobar
BAZNAS Lombok Barat Gelar Aksi Galang Dana untuk Korban Banjir di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara
BAZNAS Lombok Barat Gelar Aksi Galang Dana untuk Korban Banjir di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara
Gerung, Ahad 7 Desember 2025 — BAZNAS Kabupaten Lombok Barat melalui tim Bidang Pengumpulan dan Sosialisasi menggelar aksi kemanusiaan berupa penggalangan dana untuk membantu korban banjir besar yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Kegiatan ini berlangsung di Car Free Day (CFD) Giri Menang Square, tepat di depan Kantor Bupati Lombok Barat. Aksi tersebut dipimpin langsung oleh Muhammad Harfi, Kepala Bidang Pengumpulan dan Sosialisasi BAZNAS Lombok Barat, bersama jajaran tim yang turut turun ke lapangan menyapa masyarakat, memberikan edukasi, sekaligus membuka kesempatan seluas-luasnya bagi warga untuk berdonasi. Sejak pagi, masyarakat yang memadati area CFD menunjukkan antusiasme tinggi. Banyak warga yang menyambut baik inisiatif ini dan secara sukarela memasukkan donasinya ke dalam kotak kemanusiaan yang disediakan. Selain itu, tim juga memberikan sosialisasi tentang pentingnya zakat, infak, dan sedekah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, terutama saat bencana melanda. Muhammad Harfi menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk solidaritas masyarakat Lombok Barat untuk saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah di Sumatra. “Ini adalah panggilan kemanusiaan. Kita ingin memastikan bahwa kepedulian dari Lombok Barat bisa ikut meringankan beban korban banjir di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Semoga bantuan ini menjadi amal jariyah bagi para donatur,” ujarnya. Penggalangan dana ini akan terus dilanjutkan melalui kanal resmi BAZNAS Lombok Barat dan disalurkan secara amanah, tepat sasaran, serta terkoordinasi dengan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota di daerah terdampak. BAZNAS Lombok Barat mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berdonasi dan mengajak siapa pun yang ingin berpartisipasi untuk menyalurkan bantuannya melalui layanan Zakat, Infak, dan Sedekah yang tersedia. ???? Ulurkan tangan Anda hari ini, selamatkan mereka dari kesulitan. Donasi sekarang melalui BAZNAS Lombok Barat. ???? Bank BSI: 728.080.2887 a.n. BAZNAS KABUPATEN LOMBOK BARAT ???? Atau lebih mudah melalui link: ???? kablombokbarat.baznas.go.id/bayarzakat informasi lebih lanjut: ???? Call Center ZIS 0819-0862-7777 / 0819-9998-8128 Bersama Zakat, Kita Kuatkan Kepedulian dari Lombok Barat untuk Indonesia.
BERITA07/12/2025 | Humas Baznas Lobar
BAZNAS Lombok Barat Peringati Hari Guru Nasional 2025, Tegaskan Komitmen Penguatan Akses Pendidikan Mustahik
BAZNAS Lombok Barat Peringati Hari Guru Nasional 2025, Tegaskan Komitmen Penguatan Akses Pendidikan Mustahik
Lombok Barat — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Barat memperingati Hari Guru Nasional Tahun 2025 dengan mengusung semangat “Guru Hebat, Indonesia Kuat”. Peringatan ini menjadi momentum bagi BAZNAS untuk menegaskan peran strategis pendidikan dalam meningkatkan kualitas hidup mustahik. Dalam pernyataan resminya, BAZNAS Lombok Barat menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para muzakki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah. Melalui dana yang dipercayakan tersebut, BAZNAS terus memperkuat akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, termasuk bantuan biaya pendidikan, perlengkapan sekolah, dan dukungan program pemberdayaan. Pimpinan Komisioner BAZNAS Kabupaten Lombok Barat yang tampil dalam foto resmi turut menegaskan komitmen lembaga untuk menghadirkan program yang berorientasi pada peningkatan kualitas SDM mustahik, sejalan dengan amanah UU No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. BAZNAS Lombok Barat berharap momentum Hari Guru Nasional menjadi pengingat bersama bahwa peran guru dan dunia pendidikan adalah fondasi utama kemajuan bangsa. Kolaborasi masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah menjadi bagian penting dalam mendukung terwujudnya generasi Indonesia yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing.
BERITA25/11/2025 | Humas Baznas Lobar
Pelatihan Juru Sembelih Halal di Lombok Barat, 25–26 September 2025
Pelatihan Juru Sembelih Halal di Lombok Barat, 25–26 September 2025
Lombok Barat, 25 September 2025 – Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Barat, berkolaborasi dengan LSH Hidayatullah, melaksanakan program Pelatihan Juru Sembelih Halal pada tanggal 25 hingga 26 September 2025 di Lombok Barat, NTB. Program ini didukung oleh Bank Indonesia, BAZNAS Kabupaten Lombok Barat, BMH, serta berbagai organisasi terkait lainnya, dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas tenaga kerja dalam penyediaan makanan halal. Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh seorang narasumber ahli di bidang syariah, kesehatan hewan, dan standar halal. Materi yang disampaikan mencakup aspek syariat dalam proses penyembelihan hewan, prosedur penyembelihan yang sesuai dengan standar halal, serta prinsip-prinsip kebersihan dan kesehatan hewan. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lombok Barat yang diwakili oleh Asisten 3 memberikan apresiasi terhadap inisiatif penyelenggaraan acara ini. “Pelatihan juru sembelih halal sangat penting untuk menjamin tersedianya makanan halal bagi masyarakat, serta mendukung program nasional dalam memperkuat ekosistem halal,” ujarnya. Selain memperluas wawasan teknis, diharapkan pelatihan ini dapat menghasilkan juru sembelih halal yang profesional, terampil, dan bersertifikat, sehingga mampu memberikan sumbangsih pada pembangunan daerah, terkhusus dalam menjamin kebutuhan daging halal yang sehat dan berkualitas. Dengan diadakannya pelatihan ini, Lombok Barat memperlihatkan komitmennya untuk mendukung ketahanan pangan dan menjaga kehalalan produk yang dikonsumsi oleh masyarakat, sejalan dengan visi daerah dalam mewujudkan kesejahteraan umat.
BERITA25/09/2025 | Humas Baznas Lobar
BAZNAS Menyediakan Layanan Kesehatan Gratis untuk Siswa Sekolah di Sulsel
BAZNAS Menyediakan Layanan Kesehatan Gratis untuk Siswa Sekolah di Sulsel
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Rumah Sehat BAZNAS Parigi Moutong melaksanakan program layanan kesehatan gratis untuk anak-anak di tingkat sekolah dasar. Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif Anak Sekolah Sehat yang dilaksanakan di SDN No. 4, Kelurahan Kampal, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Selatan. Layanan kesehatan yang diberikan mencakup penyuluhan tentang risiko minuman kemasan, pemeriksaan telinga, dan distribusi vitamin. Para siswa menyambut program ini dengan sangat antusias selama kegiatan di sekolah. Saidah Sakwan, MA., selaku Pimpinan BAZNAS RI untuk Pendistribusian dan Pendayagunaan, menekankan bahwa program ini merupakan langkah konkret BAZNAS untuk meningkatkan kesehatan anak-anak. "Melalui Rumah Sehat BAZNAS, kami berusaha menjangkau layanan kesehatan gratis ke berbagai sekolah, agar anak-anak dapat tumbuh dengan sehat, cerdas, dan produktif," jelasnya dalam sebuah pernyataan tertulis di Jakarta, Jumat (19/9/2025). Ia juga menambahkan bahwa pendidikan tentang bahaya minuman kemasan sejak usia dini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran anak dalam menjaga gaya hidup sehat. Menurutnya, kesehatan siswa adalah dasar untuk menghasilkan generasi unggul di masa mendatang. "Program Anak Sekolah Sehat ini juga mengindikasikan penyaluran zakat yang terkumpul dari muzaki dan diadministrasikan oleh BAZNAS. Semoga BAZNAS dapat menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang terkumpul dengan tepat," ujarnya. Dengan cara demikian, kata Saidah, dana ZIS tidak hanya berguna untuk bantuan langsung tetapi juga meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Secara keseluruhan, jumlah penerima manfaat dari layanan ini mencapai 453 orang, menunjukkan komitmen BAZNAS untuk memperluas akses kesehatan berbasis zakat. BAZNAS berharap layanan kesehatan gratis untuk siswa dapat terus berlangsung dan diperluas ke daerah lainnya. Dengan dukungan dari masyarakat dan para muzaki, program ini diharapkan dapat memperkuat peran BAZNAS dalam pengembangan kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan umat.
BERITA22/09/2025 | Humas Baznas Lobar
Zawa Funwalk 2025: BAZNAS Menyediakan Produk Mustahik, Bukti Pemberdayaan Zakat yang Nyata
Zawa Funwalk 2025: BAZNAS Menyediakan Produk Mustahik, Bukti Pemberdayaan Zakat yang Nyata
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mempersembahkan berbagai produk hasil pemberdayaan mustahik dalam rangka Zawa Funwalk 2025, bertema “Berkah Maulid Berdayakan Umat,” yang diorganisir oleh Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia di area Car Free Day (CFD) Jakarta, pada hari Minggu (21/9/2025). Melalui stan ZCoffee, BAZNAS membagikan 350 cangkir kopi yang diperoleh dari panen petani binaan, dan juga mendistribusikan 150 paket ZChicken kepada para pengunjung sebagai bentuk promosi program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat. Di samping itu, BAZNAS juga menyerahkan 100 Paket Logistik Keluarga (PLK) untuk mustahik, yang mencakup kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, sarden, dan kornet. Dalam acara tersebut, Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M. A, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, dan jajaran Pimpinan BAZNAS RI seperti Prof. Ir. H. Muhamad Nadratuzzaman Hosen, MS. MEc, Ph. D., Saidah Sakwan MA, KH. Achmad Sudrajat, Lc, M. A. CFRM. , serta Dirjen Bimas Islam Kemenag RI Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M. Ag., bersama timnya turut hadir. Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, menggarisbawahi bahwa peningkatan zakat dan wakaf akan membawa pengaruh besar dalam menghapuskan kemiskinan. “Terutama jika zakat dan wakaf itu sudah menjadi kekuatan, maka tidak akan ada lagi individu yang hidup dalam kemiskinan di Indonesia,” tegasnya. Ia menjelaskan bahwa penguatan zakat dan wakaf bukan hanya merupakan tanggung jawab religius, tetapi juga merupakan langkah pemberdayaan ekonomi bagi umat. “Insya Allah, ke depan, saya harap Anda semua berusaha mencari cara untuk mengumpulkan zakat dan wakaf yang produktif,” katanya. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menekankan bahwa keikutsertaan BAZNAS dalam acara ini lebih dari sekadar memberikan semangat, melainkan sebagai bagian dari penyebaran zakat yang memberikan dampak nyata. “Kami ingin menegaskan bahwa zakat bukan hanya merupakan ibadah individu, tetapi juga sebuah instrumen sosial dan ekonomi yang memberdayakan. Produk yang kami hadirkan di CFD ini adalah hasil dari proses pembinaan mustahik yang panjang,” ujar Kiai Noor. Ia berpendapat bahwa Zawa Funwalk menyediakan platform strategis untuk mengenalkan zakat dan wakaf dalam cara yang dekat dengan masyarakat, sekaligus memberikan edukasi tentang pentingnya mendukung gerakan zakat yang produktif. "Melalui kegiatan ini, diharapkan penyebaran informasi mengenai zakat dan wakaf dapat berkembang lebih luas serta mendorong meningkatnya kesadaran untuk berzakat di kalangan masyarakat Indonesia," tambah Kiai Noor. Zawa Funwalk 2025 yang diprakarsai oleh Kementerian Agama RI menyajikan beragam kegiatan mulai dari hiburan Islami, talkshow yang edukatif, hingga pameran produk-produk yang berbasis zakat dan wakaf. Acara ini dihadiri sekitar 1.400 peserta dan merupakan bagian dari perayaan Maulid Nabi Muhammad Saw 1447 H/2026 M.
BERITA22/09/2025 | Humas Baznas Lobar
Rumah Sehat BAZNAS Berau Sediakan Layanan Kesehatan untuk 1.176 Siswa Sekolah
Rumah Sehat BAZNAS Berau Sediakan Layanan Kesehatan untuk 1.176 Siswa Sekolah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia lewat Rumah Sehat BAZNAS Berau menawarkan program kesehatan gratis bagi para pelajar MI AL-IHSAN yang berada di Jalan Pembangunan 1, Tanjung Redeb, Berau, Kalimantan Timur. Saidah Sakwan M. A., pemimpin BAZNAS RI di bidang distribusi dan pemanfaatan, menyebutkan bahwa program ini mencakup penyuluhan kesehatan, pemberian makanan tambahan, dan dukungan medis untuk sekolah seperti masker, sabun cuci tangan, serta kotak P3K. Saidah menambahkan, kegiatan penyuluhan ini mendapatkan sambutan positif dan antusias dari masyarakat serta siswa di sekolah. Sebanyak 1.176 individu telah menerima manfaat dari program penyuluhan tersebut. “Penyuluhan untuk siswa ini menekankan pentingnya menjaga kebersihan pribadi, terutama melalui mencuci tangan menggunakan sabun,” ungkap Saidah dalam pernyataan tertulis, di Jakarta, Jumat (19/9/2025). Saidah menjelaskan bahwa hal ini sangat penting agar anak-anak usia sekolah lebih sadar terhadap praktik hidup sehat. Selain itu, membiasakan mereka untuk mencuci tangan dengan sabun merupakan salah satu langkah pencegahan penyebaran kuman dan penyakit di lingkungan sekolah. Seperti yang diketahui, dikatakan Saidah, anak-anak masih vulnerabel terhadap infeksi penyakit karena sistem imun mereka belum sepenuhnya berkembang. Penyakit yang sering dijumpai pada anak-anak sekolah meliputi flu, diare, cacar air, campak, ISPA, dan lain-lain yang berpotensi menyebar melalui kontak langsung. “Oleh karena itu, dukungan yang tepat sangat diperlukan dengan mengajarkan mereka untuk rutin mencuci tangan menggunakan sabun agar terhindar dari berbagai penyakit tersebut,” tambah Saidah. Saidah mengungkapkan, telapak tangan anak-anak adalah bagian tubuh yang paling sering berinteraksi langsung dengan virus atau bakteri yang berasal dari benda-benda maupun orang yang sakit. Ketika tangan mereka tidak sengaja menyentuh wajah, hidung, dan mulut tanpa dicuci, risiko tertular penyakit meningkat. Karena itu, Saidah berharap kegiatan ini bisa meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah, untuk lebih memperhatikan kesehatan diri dengan cara mencuci tangan yang benar, menjaga kesehatan mulut dan gigi, serta menjaga kebersihan lingkungan di sekolah dengan membuang sampah pada tempatnya. Terakhir, Saidah menambahkan bahwa dalam kesempatan ini, Rumah Sehat BAZNAS juga menginformasikan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Berau bahwa RSB Berau telah mulai beroperasi untuk layanan kesehatan yang dapat dimanfaatkan oleh pasien umum.
BERITA22/09/2025 | Humas Baznas Lobar
BAZNAS dan IDEF Bentuk Kemitraan Strategis untuk Meningkatkan Ekonomi Syariah
BAZNAS dan IDEF Bentuk Kemitraan Strategis untuk Meningkatkan Ekonomi Syariah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia berkolaborasi dengan Yayasan Lembaga Pengembangan Ekonomi dan Keuangan (IDEF) dalam usaha memperkuat perkembangan ekonomi syariah di tanah air. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) antara kedua pihak yang dilaksanakan pada acara Tasyakuran Milad Satu Tahun Center for Sharia Economic Development (CSED) di Gedung Nurcholish Madjid, Universitas Paramadina, di Jakarta Timur pada hari Kamis (18/9/2025). Hadir dalam acara tersebut Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, sejumlah anggota Pimpinan BAZNAS RI, Rektor Universitas Paramadina Prof. Didik J. Rachbini, Ketua CSED-INDEF Prof. Nur Hidayah, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI Prof. Waryono Abdul Ghofur, Pendiri IDEF Fadhil Hasan, Direktur KNEKS, serta akademisi dan peneliti. Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., selaku Ketua BAZNAS RI, menegaskan bahwa kerjasama ini merupakan langkah signifikan dalam menjadikan zakat sebagai alat pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat. “BAZNAS menegaskan komitmennya untuk menjadikan zakat lebih dari sekadar kewajiban ibadah, melainkan juga sebagai instrumen ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan umum. Kerjasama dengan IDEF akan memperkuat langkah strategis ini,” tutur Kiai Noor. Lebih lanjut, Kiai Noor menyatakan bahwa kolaborasi dengan berbagai entitas, termasuk institusi pendidikan dan lembaga keuangan, sangat penting dalam menghadapi tantangan ekonomi di tingkat global. “Penguatan kapasitas ekonomi syariah memerlukan kerjasama lintas sektor. Universitas, lembaga keuangan, dan BAZNAS dapat saling melengkapi,” jelasnya. Dia menambahkan, “Partisipasi dari berbagai pihak adalah modal utama untuk memperkuat gerakan ekonomi syariah. Hal ini membuat BAZNAS semakin siap dalam menghadapi dinamika di skala global. ” Kiai Noor berharap sinergi strategis ini bisa memperluas pengaruh zakat dalam menjawab tantangan ekonomi di masa mendatang. Dalam kesempatan yang sama, Prof. Didik J. Rachbini menekankan betapa pentingnya peran perguruan tinggi dalam menguatkan literasi serta penelitian di bidang ekonomi syariah. “Universitas memiliki posisi strategis sebagai pusat penelitian. Melalui sinergi dengan BAZNAS dan IDEF, kami ingin mendorong kebijakan inovatif yang adaptif dan memiliki dampak langsung pada masyarakat,” ungkapnya. Pendiri IDEF, Fadhil Hasan, juga menyampaikan harapannya agar kolaborasi ini dapat melahirkan program-program konkret yang dapat dirasakan oleh masyarakat. “Kami berkomitmen untuk memastikan MOU ini memberikan manfaat konkret. Fokus kami adalah menciptakan solusi ekonomi syariah yang bisa langsung dirasakan oleh umat,” ia menjelaskan.
BERITA22/09/2025 | Humas Baznas Lobar
BAZNAS RI Mendorong Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penguatan Ekonomi Sosial Islam
BAZNAS RI Mendorong Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penguatan Ekonomi Sosial Islam
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggalakkan pemberdayaan masyarakat dengan memperkuat ekonomi sosial Islam. Inisiatif yang dilaksanakan tidak hanya terpusat pada penyaluran zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga bertujuan untuk menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat yang dapat mendukung pembangunan ekonomi komunitas Muslim di Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS RI untuk Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hj. Saidah Sakwan, MA., ketika menjadi narasumber dalam acara Diklat Kristologi dan Dakwah Pembentengan Aqidah Islam melalui Pemberdayaan Kesejahteraan Ekonomi Umat, pada hari Rabu (17/09/2025) di Aula Buya Hamka Lt.4, Gedung MUI Pusat, Jakarta. Dalam penjelasannya, Pimpinan BAZNAS RI Saidah Sakwan, MA., menekankan bahwa zakat bukan hanya sekadar alat beribadah, tetapi juga merupakan kekuatan produktif dalam usaha pengentasan kemiskinan. Dia percaya bahwa zakat bisa mendorong sektor riil sekaligus memperkuat aspek keuangan syariah. "Data menunjukkan bahwa potensi zakat di tingkat nasional mencapai Rp327 triliun. Angka yang luar biasa ini mencakup zakat dari sektor pertanian, peternakan, tabungan, pendapatan, hingga zakat badan usaha. Jika dikelola dengan baik, zakat diyakini dapat menjadi pendorong utama ekonomi umat dan mengurangi kesenjangan sosial," ujar Saidah. Namun demikian, menurut Saidah, ada tantangan yang masih harus dihadapi. Rendahnya pemahaman tentang zakat dan kurangnya optimalisasi teknologi menjadi kendala yang perlu segera diatasi. Di samping itu, juga diperlukan penguatan kolaborasi antara para pemangku kepentingan zakat. "Dengan jumlah umat Muslim terbesar di dunia dan status sebagai negara paling dermawan, potensi zakat dapat dikembangkan untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah. Kehadiran World Zakat and Waqf Forum juga memperkuat posisi Indonesia sebagai pemimpin dalam gerakan zakat global," tambahnya. Saidah menekankan bahwa pemberdayaan masyarakat dilakukan melalui tiga tahap. Pertama, pemberdayaan sosial yang menargetkan kebutuhan dasar, situasi darurat, dan lanjutan bagi masyarakat kurang mampu. "Kedua, pemberdayaan ekonomi untuk memberikan akses pada modal, produksi, dan pasar. Ketiga, pemberdayaan dakwah/advokasi untuk mendorong kebijakan publik yang mendukung masyarakat kecil," katanya. Untuk itu, dalam konteks pemberdayaan kesejahteraan ekonomi rakyat, BAZNAS hadir untuk masyarakat melalui berbagai program distribusi dan pendayagunaan, termasuk program-program yang fokus pada pemberdayaan ekonomi, pemberdayaan sosial, serta pemberdayaan dakwah dan advokasi. "Bersama MUI, BAZNAS mengajak semua pihak, termasuk organisasi masyarakat keagamaan, untuk berkontribusi dan berkolaborasi secara nyata dalam memperluas dakwah zakat di Indonesia. BAZNAS berkomitmen untuk tetap menjadi lembaga utama dalam meningkatkan kesejahteraan umat," ungkap Saidah.
BERITA18/09/2025 | Humas Baznas Lobar
Kolaborasi BAZNAS RI dan Kemenko PM Wujudkan 1.001 Titik Pemberdayaan Berbasis Kawasan
Kolaborasi BAZNAS RI dan Kemenko PM Wujudkan 1.001 Titik Pemberdayaan Berbasis Kawasan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, melalui inisiatif Zmart, berperan dalam peluncuran Aktivasi 1.001 Titik Program Pemberdayaan Berbasis Kawasan yang digagas oleh Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM). Acara tersebut secara resmi dimulai di Kawasan Produksi Widuri, Kendal, Jawa Tengah pada Rabu tanggal 17 September 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pemerintah yang dipimpin oleh Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, bertujuan untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat berbasis kawasan di seluruh wilayah Indonesia. Acara tersebut dihadiri oleh Dr. (H. C.) Muhaimin Iskandar selaku Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA sebagai Ketua BAZNAS RI, Bupati Kendal Hj. Dyah Kartika Permanasari, S. E., M. M., Prof. Dr. Ir. R. Nunung Nuryartono, M.Si. selaku Deputi II Kemenko PM, Iqbal Rachmat dari Kepala Divisi Penguatan Pendistribusiaan dan Pedayagunaan BAZNAS Provinsi, beserta beberapa perwakilan lembaga mitra. Dalam penyampaiannya, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menekankan dedikasi BAZNAS untuk memberi dukungan penuh terhadap program pemerintah dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat berbasis kawasan. Termasuk di dalamnya adalah Program Aktivasi 1.001 Titik Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Kawasan se-Nusantara. Ia juga menambahkan bahwa dalam pelaksanaan program ini terdapat tujuh mitra strategis yang turut serta, termasuk BAZNAS. "Keterlibatan BAZNAS dalam inisiatif ini berfokus pada peningkatan ekonomi mustahik melalui Program ZMart, yang tidak hanya memberikan modal usaha, tetapi juga pendampingan yang berkelanjutan," ungkap Kiai Noor. "BAZNAS meyakini bahwa zakat memiliki potensi luar biasa sebagai penggerak perubahan dalam bidang sosial dan ekonomi. Kami berharap, langkah ini bisa meningkatkan ekonomi masyarakat dan membantu dalam pencapaian tujuan pembangunan nasional," lanjutnya. Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, memberikan penghargaan kepada BAZNAS, lembaga filantropi, serta para penggerak kawasan yang berperan aktif dalam menciptakan ekosistem pemberdayaan desa. "Keberhasilan tidak mungkin tercapai tanpa membangun kolaborasi yang produktif secara berkelanjutan. Apa yang kita jalankan sebagai proyek percontohan hari ini adalah hasil dari kerja keras seluruh elemen, baik pemerintah maupun pihak non-pemerintah," ujar Muhaimin. Ia juga menekankan bahwa kerja sama antar sektor merupakan bukti nyata dari terwujudnya kolaborasi yang produktif dalam memberdayakan masyarakat di desa. "Inilah ekosistem yang mesti kita bangun secara bersama-sama," tegasnya. Sebagai Menko PM, Muhaimin menegaskan komitmennya untuk mendukung segala gerakan pemberdayaan yang melibatkan berbagai pihak. "Harapan kita, ekosistem pemberdayaan ini dapat tumbuh dan berkembang di kalangan masyarakat desa, memberikan manfaat yang berkelanjutan," tuturnya. Zmart BAZNAS adalah program yang dirancang oleh BAZNAS untuk meningkatkan usaha warung dan toko kecil milik mustahik (penerima zakat), melalui penyediaan modal, pendampingan, serta pelatihan, sehingga bisnis milik mustahik bisa tumbuh, meningkatkan penghasilan, dan pada akhirnya berpotensi menjadi muzaki (pemberi zakat).
BERITA18/09/2025 | Humas Baznas Lobar
Perkuat Ekonomi Mustahik, BAZNAS Luncurkan Program Kandang Hewan dan Zmart di Kabupaten Rembang.
Perkuat Ekonomi Mustahik, BAZNAS Luncurkan Program Kandang Hewan dan Zmart di Kabupaten Rembang.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memperkenalkan dua inisiatif utama, Balai Ternak dan Zmart, di Desa Gunem, Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Kedua program tersebut hadir sebagai usaha untuk memperkuat kemandirian ekonomi mustahik melalui pemberdayaan yang berlandaskan potensi lokal. Balai Ternak Ngudi Barokah di Rembang merupakan balai ternak domba/kambing yang ke-50 dari keseluruhan 57 lokasi program BAZNAS di seluruh Indonesia. Kegiatan ini melibatkan 20 kepala keluarga peternak binaan dengan populasi awal 205 ekor domba, yang terdiri dari 5 pejantan persilangan F1 Dorper dan Texel, 100 induk betina, serta 100 ekor bakalan untuk penggemukan. BAZNAS menyediakan fasilitas produksi untuk mendukung pengelolaan, seperti kandang dengan kapasitas 300 ekor, rumah pengelola kompos, mesin pencacah rumput, serta obat-obatan dan pakan. Program ini merupakan hasil kerjasama antara BAZNAS Kabupaten Rembang, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang, serta Pemerintah Desa Gunem. Selain balai ternak, BAZNAS juga meluncurkan program Zmart untuk pemberdayaan ekonomi mustahik di bidang usaha mikro ritel. Pada tahun 2025, program Zmart terus berkolaborasi dengan PT Sumber Trijaya Lestari (Aksesmu) untuk membangun jaringan distribusi produk. Zmart memberikan bantuan senilai Rp375 juta kepada 50 mustahik, mencakup branding, peralatan usaha, modal, dan pendampingan yang intensif. Sejak tahun 2018 sampai Agustus 2025, Zmart telah memberikan manfaat kepada 3.831 penerima manfaat di 34 provinsi dan 83 kabupaten/kota. Program ini juga berhasil menciptakan 459 muzaki baru, yang terdiri dari 360 perempuan dan 99 laki-laki. Dari total itu, 289 masih mendapatkan bimbingan dari BAZNAS, sedangkan 170 sudah mandiri. Deputi II BAZNAS RI, Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si., yang hadir sebagai wakil Ketua BAZNAS RI, menekankan bahwa zakat harus berfungsi sebagai alat pemberdayaan yang dapat meng transformasi mustahik menjadi muzaki. “Program Balai Ternak dan Zmart ini tidak hanya memberikan bantuan, tetapi menjadi sarana agar mustahik dapat lepas dari kemiskinan, bahkan nantinya menjadi muzaki.” Inilah bentuk nyata komitmen BAZNAS untuk al-islah minal mustahik ilal
BERITA17/09/2025 | Humas Baznas Lobar
Bantu Penyintas Kebakaran di Senen, BAZNAS RI Salurkan Makanan Siap Saji hingga Layanan Psikososial
Bantu Penyintas Kebakaran di Senen, BAZNAS RI Salurkan Makanan Siap Saji hingga Layanan Psikososial
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, melalui Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), memberikan bantuan bagi masyarakat yang terkena dampak kebakaran di Senen, Jakarta Pusat. Bantuan tersebut mencakup makanan siap saji, dukungan dari dapur umum, dan layanan psikososial untuk membantu masyarakat dalam menghadapi masa tanggap darurat. Saidah Sakwan, M. A., pemimpin BAZNAS RI di bidang distribusi dan pemanfaatan, mengungkapkan bahwa Tim BAZNAS Tanggap Bencana telah bergerak cepat sejak hari pertama untuk memastikan para penyintas mendapatkan kebutuhan dasar yang layak selama masa darurat. "BAZNAS RI melalui tim BTB berkomitmen mendampingi warga yang terkena dampak. Kami menyediakan makanan siap saji, dapur umum, dan layanan psikososial agar masyarakat, terutama anak-anak, tetap merasa aman dalam situasi sulit ini," jelas Saidah dalam keterangan resmi di Jakarta pada Selasa (16/9/2025). Saidah menekankan bahwa penyediaan makanan siap saji dan dapur umum menjadi prioritas utama karena para korban kehilangan akses terhadap makanan setelah rumah mereka terbakar habis. “Kami menyadari bahwa kondisi di lokasi pengungsian sangat sulit dan terbatas. Dengan adanya dapur umum dan distribusi makanan siap saji, kami berharap para korban dapat menjaga kesehatan dengan baik,” tambahnya. Di samping menyediakan makanan, Saidah juga menjelaskan bahwa BAZNAS RI membuka layanan psikososial untuk mendukung masyarakat, terutama anak-anak dan lanjut usia, yang mengalami trauma akibat kehilangan tempat tinggal. “Anak-anak yang menjadi korban kebakaran sangat rentan secara mental. Oleh karena itu, kami menurunkan tim khusus agar mereka tetap merasakan rasa aman dan dapat terhibur meskipun berada di pengungsian,” tambahnya. Lebih jauh, Saidah mengungkapkan bahwa Tim BTB BAZNAS masih ada di lokasi untuk memberikan dukungan lebih lanjut. Distribusi logistik dan pendampingan psikososial terus dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat. "Upaya dari BAZNAS RI ini diharapkan dapat membantu meringankan beban para korban kebakaran sekaligus menunjukkan peran zakat dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat," ungkap Saidah. Saidah juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bersatu membantu para korban bencana, baik melalui doa maupun sumbangan yang dapat disalurkan melalui BAZNAS. “Bantuan yang kami salurkan bersumber dari zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat. Ini adalah contoh nyata bagaimana zakat dapat memberikan manfaat dengan cepat saat terjadi bencana,” tuturnya. Sebagaimana diketahui, kebakaran melanda daerah padat penduduk di Senen, Jakarta Pusat, pada Senin (16/9/2025), mengakibatkan puluhan keluarga kehilangan tempat tinggal dan harus mengungsi
BERITA17/09/2025 | Humas Baznas Lobar
Bantu Sesama, BAZNAS RI dan Masjid Al Bakrie Meluncurkan Inisiatif Sedekah Barang
Bantu Sesama, BAZNAS RI dan Masjid Al Bakrie Meluncurkan Inisiatif Sedekah Barang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berkolaborasi dengan Masjid Al Bakrie-Taman Rasuna, serta mendapatkan dukungan dari PT Bakrieland Development Tbk, yang mengelola kawasan Rasuna Epicentrum tempat masjid ini berada, secara resmi memperkenalkan program “Sedekah Barang. ” Tujuan dari program ini adalah untuk memberikan barang-barang bekas yang masih dapat digunakan untuk memberi manfaat kepada orang lain dan sekaligus mengurangi dampak negatif pada lingkungan. Inisiatif Sedekah Barang ini memiliki misi untuk memudahkan publik dalam melakukan sedekah, tidak hanya dengan memberikan uang, tetapi juga barang-barang yang bisa langsung membantu mereka yang membutuhkan. Peresmian program tersebut berlangsung bersamaan dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Bakrie Taman Rasuna, Jakarta Selatan, pada Selasa (16/9/2025). Dalam acara itu, hadir Mochamad Noerhakim, Kepala Departemen Program LAZNAS Bakrie Amanah, H. Abd. Kafi dari penguatan LAZ BAZNAS RI, pengurus DKM Masjid Al Bakrie Taman Rasuna, serta Zulfikar, perwakilan dari manajemen Bakrieland, dan Mochamad Noerhakim. Dalam pernyataannya, Pimpinan BAZNAS RI di bidang pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, M.Si. , CFRM. , mengungkapkan bahwa Sedekah Barang hadir sebagai respons terhadap masalah kesenjangan yang bersifat ekonomi, sosial, dan lingkungan akibat penggunaan barang bekas. “Sedekah Barang ada untuk memberikan nilai pada barang-barang yang sudah tidak terpakai, baik melalui penggunaan langsung maupun nilai jualnya. Program ini mendorong masyarakat untuk menjadikan barang bekas sebagai sumber amal sekaligus solusi bagi saudara-saudara kita yang memerlukan,” kata Rizaludin. Rizaludin menekankan bahwa masih banyak yang hidup dalam kondisi terbatas dan bergantung pada barang bekas, sementara ada juga yang tanpa kesulitan dapat membeli barang baru. Ketimpangan ini, lanjut Rizaludin, tidak hanya menciptakan masalah sosial tetapi juga berdampak negatif pada lingkungan jika barang bekas tidak dikelola dengan benar. "Melalui kemitraan dengan Masjid Al Bakrie, BAZNAS telah menyediakan drop box untuk Sedekah Barang di area Masjid Al Bakrie dan Apartemen Taman Rasuna. Adanya drop box ini mempermudah jamaah masjid, warga apartemen, dan masyarakat umum untuk berbagi, sambil meningkatkan rasa kepedulian sosial di sekitar mereka. “Kami sangat mendukung program Sedekah Barang ini sebagai wadah bagi jamaah dan warga Taman Rasuna untuk mendonasikan barang-barang yang masih layak pakai. Kami berharap inisiatif ini dapat membantu mereka yang membutuhkan dan sekaligus meningkatkan rasa kepedulian sosial di lingkungan Masjid,” ungkap perwakilan DKM Masjid Al Bakrie Taman Rasuna, Jakarta.
BERITA17/09/2025 | Humas Baznas Lobar
BAZNAS RI Tanggap Banjir di Bali, Dirikan Dapur Umum dan Salurkan Bantuan Kemanusiaan
BAZNAS RI Tanggap Banjir di Bali, Dirikan Dapur Umum dan Salurkan Bantuan Kemanusiaan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI cepat merespon bencana banjir besar yang mengguncang Bali dengan membangun Dapur Umum, melaksanakan aksi bersih, serta menyalurkan bantuan untuk kemanusiaan. Bencana ini disebabkan oleh hujan sangat deras yang mencapai 385 mm dalam satu hari, setara dengan curah hujan selama sebulan, yang mengakibatkan sungai meluap dan terjadi genangan di enam daerah, termasuk Denpasar, Gianyar, Jembrana, Badung, Tabanan, dan Klungkung. Tragedi ini menyebabkan minimal 18 jiwa meninggal, enam orang hilang, serta lebih dari 400 keluarga terdampak, dengan kerusakan yang mencakup struktur rumah, pasar, dan jalan utama. Saidah Sakwan, MA, selaku Pimpinan BAZNAS RI untuk Pendistribusian dan Pendayagunaan, mengungkapkan, BAZNAS RI berkolaborasi dengan BAZNAS Provinsi Bali serta relawan telah terjun langsung ke lapangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak. Bantuan yang diberikan mencakup layanan dapur umum, penyediaan air, dan distribusi logistik darurat seperti paket kebersihan, perlengkapan bayi, selimut, dan kebutuhan dasar lainnya. “Setelah mendengar tentang bencana ini, BAZNAS segera menugaskan tim untuk memberikan layanan kemanusiaan bagi mereka yang terkena dampak. Kami berkomitmen memastikan bahwa zakat dapat langsung hadir untuk membantu mereka yang membutuhkan pada situasi darurat seperti ini," kata Saidah Sakwan di Jakarta, Selasa (16/9/2025). Saidah melanjutkan, relawan dari BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bersama BAZNAS Provinsi Bali bergerak cepat untuk memberikan berbagai bantuan bagi para korban banjir di Bali. "Tim BAZNAS mendirikan tempat penampungan, dapur umum, serta titik penyediaan air di berbagai lokasi seperti Pos Padanggalak, Desa Kesiman, Kecamatan Denpasar Timur, dan Jalan Pulau Biak, Desa Dauh Puri, Kecamatan Denpasar Barat," terangnya. Selain itu, BAZNAS juga memberikan 1.500 porsi makanan siap saji yang disalurkan ke beberapa lokasi pengungsian. "Hari ini, BAZNAS akan terus melanjutkan aksi kemanusiaan dengan mendirikan dua dapur umum di wilayah Denpasar Barat dan Denpasar Timur. Selain menyediakan makanan siap saji dan air bersih, BAZNAS juga akan menyalurkan logistik tambahan dan melaksanakan aksi bersih serta semprotan disinfektan, baik di Pos Padanggalak maupun area Pasar Kumbasari," tambahnya. “Di samping bantuan darurat, BAZNAS juga berencana mendukung pemulihan setelah bencana dengan melakukan aksi bersih dan penyemprotan disinfektan," ungkapnya. Saidah berharap agar para korban dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti biasa tanpa perlu merasa khawatir terhadap dampak lanjut dari banjir.
BERITA17/09/2025 | Humas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Lombok Barat.

Lihat Daftar Rekening →