Berita Terbaru
BAZNAS RI Salurkan Bantuan Paket Logistik Keluarga bagi Penyintas Gempa di NTT
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan 500 Paket Logistik Keluarga (PLK) kepada korban bencana gempa di Posko Golo Conggo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (24/8/2026).
Paket Logistik Keluarga yang disalurkan berisi sejumlah kebutuhan pangan, di antaranya beras, minyak, gula, biskuit, dan mi instan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, terutama keluarga yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap kebutuhan pangan selama masa tanggap darurat.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si. menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada warga di Posko Golo Conggo. Penyaluran bantuan itu turut disaksikan Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang dan Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M. yang juga meninjau kondisi masyarakat terdampak gempa di wilayah tersebut.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si. mengatakan, BAZNAS akan terus memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak gempa, terutama yang berada di pengungsian, tetap terpenuhi.
"Akibat bencana ini semua serba terbatas. Meskipun demikian, kebutuhan makan, air, tempat pengungsian, dan kebutuhan dasar lainnya harus kita upayakan tersedia. Jangan sampai ada korban berjatuhan akibat kurangnya kebutuhan dasar bagi penyintas gempa, terutama warga yang berada di tenda pengungsian," ujar Idy.
Idy menyampaikan, pemenuhan kebutuhan dasar menjadi salah satu prioritas dalam penanganan masyarakat terdampak bencana. Untuk sementara ini, BAZNAS menargetkan pendistribusian paket sembako hingga 1.000 paket bagi para penyintas gempa. Bantuan tersebut akan diberikan secara bertahap sesuai dengan kondisi di lapangan.
"Sejumlah bantuan terus dikerahkan BAZNAS untuk membantu masyarakat terdampak gempa. Bantuan tersebut meliputi makanan, dapur umum, dapur air, masjid darurat, hingga layanan kesehatan. Dan semua bantuan tersebut masih terus berlangsung," jelas Idy.
Idy menegaskan, BAZNAS akan terus memantau kondisi penyintas gempa di sejumlah wilayah NTT untuk memastikan dukungan yang diberikan tetap tepat sasaran dan sesuai dengan perkembangan situasi di lapangan.
"BAZNAS mengucapan terima kasih kepada para muzaki kepada para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak dan sedekah melalui BAZNAS. Mari kita terus menguatkan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah, "ujarnya .
Sementara itu, salah seorang penerima kegunaan sekaligus penyintas gempa NTT yang berprofesi sebagai Kepala Madrasah Diniyah di Pondok Pesantren Pancasila Reok, Kamaruddin Abdullah, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan BAZNAS. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarganya selama berada di pengungsian.
"Terima kasih kepada BAZNAS yang sudah membantu kami, terutama para muzaki yang telah membantu melalui BAZNAS. Alhamdulillah, dengan adanya bantuan ini, kami sangat terbantu. BAZNAS dari NTB menyediakan makanan dan logistik untuk kebutuhan kami. Selama beberapa hari, kami disediakan makanan," kata Kamaruddin.
"Ada juga Rumah Sehat BAZNAS dari tim yang berasal dari Sulawesi, termasuk tim dokter. Alhamdulillah, kami diberikan obat-obatan yang membantu menyajikan sedikit kesembuhan kepada kami," ujarnya.
BERITA26/08/2026 | Humas Baznas Lobar
BAZNAS Lombok Barat Terima Mahasiswa PKL STID Al Ishlahuddin Kediri
Lombok Barat – BAZNAS Kabupaten Lombok Barat menerima mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) dari Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Al Ishlahuddin Kediri di Aula Kantor BAZNAS Lombok Barat.
Penerimaan mahasiswa PKL berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Para mahasiswa mendapatkan arahan serta pembekalan awal sebelum menjalankan kegiatan praktik di lingkungan BAZNAS Lombok Barat.
Kegiatan PKL ini diharapkan menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menambah pengalaman, wawasan, serta memahami secara langsung dunia kerja, khususnya dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan program-program sosial kemasyarakatan.
BAZNAS Lombok Barat menyambut baik kehadiran para mahasiswa dan berharap selama menjalani PKL, mereka dapat belajar, beradaptasi, serta memberikan kontribusi positif.
“Semoga kegiatan PKL ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja,” harap pihak BAZNAS Lombok Barat.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Lombok Barat terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai lembaga pendidikan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.
BERITA24/08/2026 | Humas Baznas Lobar
BAZNAS Lombok Barat Mendistribusikan Bantuan Pendidikan Tinggi Sebesar Rp1 Miliar .
Lombok Barat, 20-21 Agustus 2026 — Badan Zakat Nasional (BAZNAS) Lombok Barat sekali lagi menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui program Lombok Barat Cerdas . Pada hari Kamis dan Jumat, 20-21 Agustus 2026, BAZNAS Lombok Barat melaksanakan distribusi Program Bantuan Pendidikan Tinggi 2026, yang meliputi dukungan untuk jenjang S1 , S2, S3 baik di dalam maupun luar negeri . Program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk menyediakan akses dan dukungan pendidikan di masyarakat Lombok Barat. Jumlah total dana yang disalurkan mencapai Rp1 miliar, yang bermanfaat bagi 622 Mahasiswa dari berbagai Universitas di NTB maupun diluar NTB dengan domisili Lombok Barat, terdiri dari: S1: 500 Mahasiswa , masing-masing menerima Rp1 juta; S2 : 44 Mahasiswa , masing-masing menerima Rp2,5 juta; S3 : 26 Mahasiswa , masing -masing menerima Rp5 juta; Pendidikan tinggi di luar negeri : 52 Mahasiswa , masing-masing menerima Rp5 juta . Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keuangan pendidikan dan juga mendorong penerima untuk terus berupaya meraih hasil yang baik dan menyelesaikan studi hingga tingkat yang lebih tinggi . Dalam melaksanakan program ini , BAZNAS Kabupaten Lombok Barat berkomitmen untuk terus membangun sinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.
BAZNAS Lombok Barat memainkan peran penting dalam membuat program-program yang secara langsung bermanfaat bagi masyarakat , terutama di bidang pendidikan , kesejahteraan sosial , ekonomi , kesehatan , dan upaya kemanusiaan . Melalui Program Lombok Barat Cerdas, BAZNAS Lombok Barat berharap lebih banyak anak muda akan memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi mereka dan meraih impian mereka tanpa menghadapi kesulitan ekonomi . BAZNAS Kabupaten Lombok Barat juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada semua muzaki, munfiq, dan donatur yang telah mempercayakan zakat , infak , dan sedekah mereka . Kepercayaan itu menjadi kekuatan untuk terus menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat . Dengan zakat, infak , dan sedekah , kami membantu menciptakan generasi di Lombok Barat yang cerdas , mandiri , dan kompetitif .
ZAKAT MENGUATKAN INDONESIA
#Lombok Barat Cerdas
#BAZNAS Lombok Barat
#BAZNAS
#Bantuan Pendidikan
#Pendidikan Tinggi
#Zakat
#Infak
#Sedekah
#Lombok Barat.
BERITA22/08/2026 | Humas Baznas Lobar/harfi
HUT ke-81 RI, BAZNAS RI Turunkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengerahkan bantuan darurat dan layanan kesehatan untuk korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menjelaskan penanganan pascagempa diperkuat melalui penyaluran sembako, makanan, tenda pengungsian, layanan kesehatan, perhatian khusus untuk ibu dan anak, serta perbaikan fasilitas umum seperti sekolah, masjid, dan MCK.
“Ini bagian dari pengabdian kita kepada Allah dan sesama bangsa. Semoga dicatat oleh Allah sebagai ungkapan syukur kita atas kemerdekaan yang diberikan kepada Indonesia,” ujar Sodik Mudjahid saat memimpin Upacara HUT ke-81 RI di Kantor BAZNAS RI, Jakarta, Senin (17/8/2026).
Langkah tanggap darurat setelah gempa pada Sabtu (15/8/2026) melibatkan personel BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) yang diterjunkan ke Labuan Bajo untuk mendirikan posko, menyiapkan dapur umum, dan menyalurkan bantuan logistik di Desa Reo, Kabupaten Manggarai.
BAZNAS RI juga mengimbau masyarakat dan para donatur mendukung penanganan korban gempa melalui infak, sedekah, dan donasi demi mempercepat pemulihan di NTT.
“Kami berharap pasukan kami di NTT mendapat dukungan dan kepercayaan dari para muzaki, munfiq, dan donatur untuk terus menyalurkan sedekah, infak, dan donasinya kepada tim yang sejak kemarin sudah bergerak di NTT,” kata Sodik Mudjahid.
Berdasarkan data sementara BNPB per Minggu (16/8/2026) pukul 16.00 WIB, gempa yang disertai 995 kali gempa susulan mengakibatkan 53 orang meninggal, 137 luka-luka, 5.659 warga mengungsi, serta merusak 2.403 rumah dan 213 fasilitas umum di berbagai kabupaten terdampak.
BERITA18/08/2026 | Humas Baznas Lobar
BAZNAS Lombok Barat Salurkan Rp3,1 Miliar untuk Beasiswa 622 Mahasiswa dan Rumah Layak Huni
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dari Kabupaten Lombok Barat kembali memperlihatkan komitmennya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan komunitas. Di sela-sela peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, BAZNAS Lombok Barat menyalurkan bantuan pendidikan serta program sosial dengan total dana mencapai Rp3,1 miliar. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha, di Bencingah Agung Kantor Bupati Lombok Barat, pada Jumat, 14 Agustus 2026.
Menurut TGH. Muhammad Taisir Al Azhar, Lc. , S. Ag. , M. A. , salah satu program utama yang dilaksanakan adalah bantuan beasiswa pendidikan tinggi dengan total anggaran mencapai Rp1 miliar. Program ini diberikan kepada 622 penerima, yang terdiri dari 500 mahasiswa S1, 44 mahasiswa S2, 26 mahasiswa S3, dan 52 mahasiswa yang sedang belajar di luar negeri. Ia menambahkan bahwa besaran bantuan disesuaikan dengan jenjang pendidikan masing-masing penerima.
“Mahasiswa S1 masing-masing mendapat Rp1 juta, sementara untuk S2 sebesar Rp2,5 juta. Bagi S3 dan mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar negeri, masing-masing mendapatkan Rp5 juta,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa program beasiswa ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Lombok Barat dalam mendorong masyarakat untuk melanjutkan pendidikan demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah. “Kami berharap bantuan ini dapat mendukung mahasiswa dalam pendidikan mereka. Pendidikan adalah investasi penting untuk kemajuan kualitas sumber daya manusia di Lombok Barat di masa mendatang,” tambahnya.
Selain fokus pada pendidikan, BAZNAS Lombok Barat juga memberikan bantuan melalui program Mahyani atau rumah layak huni dengan total dana mencapai Rp2,1 miliar. TGH. Taisir menyampaikan bahwa sejumlah 21 unit rumah telah mulai dikerjakan sejak akhir Juli 2026. Dari angka tersebut, dua unit rumah telah rampung dibangun. “Jika dalam RKAT kami mencantumkan sekitar 84 unit, dengan rata-rata per unit Rp25 juta. Namun, setelah dilakukan survei, ternyata banyak pihak yang membutuhkan lebih dari Rp25 juta, sehingga kami perbesar menjadi Rp35 juta," ungkap TGH. Taisir.
Ia menjelaskan bahwa besaran bantuan untuk rumah layak huni diberikan berdasarkan hasil survei dan verifikasi dari berbagai instansi terkait, termasuk Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan Dinas PUPRPKP Kabupaten Lombok Barat. Bantuan untuk pembangunan rumah berkisar antara Rp25 juta hingga Rp35 juta per unit sesuai dengan tingkat kebutuhan dan kondisi rumah para penerima manfaat. Dengan total anggaran Rp2,1 miliar, BAZNAS Lombok Barat yakin bahwa program Mahyani tahun 2026 dapat mengantarkan pembangunan sekitar 60 hingga 70 unit rumah layak huni bagi masyarakat yang memerlukan. “Kami menargetkan agar pembangunan rumah ini dapat selesai dalam waktu sekitar dua bulan, semuanya tentu akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan,” tandasnya.
BAZNAS Lombok Barat juga merancang program untuk meningkatkan ekonomi dengan menyediakan bantuan berupa gerobak produktif senilai Rp500 ribu per unit. Bantuan ini ditujukan untuk warga yang membutuhkan alat usaha agar dapat meningkatkan penghasilan dan menciptakan kemandirian ekonomi di dalam keluarga. TGH. Taisir menekankan bahwa BAZNAS memberikan peluang bagi masyarakat Lombok Barat yang memang memerlukan dan memenuhi syarat untuk mengajukan bantuan ini.
“Jika ada warga Lombok Barat yang mendatangi kami untuk meminta bantuan, dan memang benar-benar membutuhkan serta memenuhi kriteria yang ditetapkan, pasti kami akan memberikan bantuan tersebut,” ujarnya. Ia berharap setiap program yang dilaksanakan oleh BAZNAS Lombok Barat dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, baik melalui peningkatan akses pendidikan, penyediaan rumah yang layak, maupun pemberdayaan ekonomi. “Zakat harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Oleh karena itu, kami berusaha agar penyalurannya sesuai dengan kebutuhan masyarakat, mulai dari pendidikan, tempat tinggal, hingga pemberdayaan ekonomi,” tambahnya.
BERITA14/08/2026 | Humas Baznas Lobar
Bersama UPZ, BAZNAS Capai Pengelolaan ZIS Menuju Jabar Istimewa
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat bersinergi dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di seluruh Jawa Barat berkomitmen untuk mengelola zakat, infak, dan sedekah secara efektif demi menuju Jawa Barat yang istimewa. Hal ini dibahas dalam Rapat Koordinasi Tahun 2026 yang dilaksanakan di Graha Pos Indonesia, Kota Bandung, pada Kamis (13/8/2026).Kerjasama ini sangat penting karena Provinsi Jawa Barat memiliki potensi zakat sebesar Rp30,69 triliun, sementara 3,55 juta penduduk atau 6,78 persen dari total penduduk masih tergolong miskin.Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M. Sc. memberikan penghargaan kepada BAZNAS Jawa Barat atas pelaksanaan rapat koordinasi yang bertujuan untuk menyelaraskan strategi pengelolaan dan pengembangan dana umat di provinsi yang memiliki banyak UPZ tersebut."Dengan demikian, kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada Ketua dan seluruh tim yang telah mengadakan acara Koordinasi UPZ untuk menggali serta mewujudkan potensi demi kebaikan umat," ungkap Sodik Mudjahid.Ia menambahkan bahwa Jawa Barat terus menunjukkan kepemimpinan yang signifikan dalam ekosistem zakat di tingkat nasional dengan menjadi salah satu provinsi yang memiliki jumlah Unit Pengumpul Zakat terbanyak.Dari total 111. 924 UPZ yang ada di seluruh Indonesia, BAZNAS Provinsi Jawa Barat telah mendirikan 52 UPZ aktif, yang sebagian besar berasal dari sektor yayasan dan perguruan tinggi."Kita perlu berkolaborasi antar UPZ, bekerja sama dengan LAZ, dan BAZNAS juga, karena semuanya akan terasa berat jika dilakukan sendiri-sendiri," jelas Sodik.Sementara itu, Ketua BAZNAS Jawa Barat Dr. H. Anang Jauharuddin, M. M. Pd. menekankan pentingnya fungsi Unit Pengumpul Zakat di perguruan tinggi untuk mendukung mahasiswa yang menghadapi masalah dalam pembiayaan pendidikan.Anang Jauharuddin menegaskan bahwa kehadiran lembaga pengumpul zakat di kampus diharapkan dapat memberikan dampak yang nyata dan bukan sekadar formalitas administratif, khususnya untuk para mustahik di lingkungan kampus."Diharapkan UPZ di perguruan tinggi dapat membantu teman-teman mahasiswa yang sedang menghadapi kendala dalam pembiayaan," ujar Anang.Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (ASDA I) Setda Pemprov Jawa Barat Drs. H. Asep Sukmana, M. Si. menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dengan BAZNAS untuk mengoptimalkan potensi zakat sebesar Rp30 triliun, yang bisa membantu percepatan pembangunan serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia di daerah ini.Ia mengungkapkan bahwa pengelolaan dana umat yang baik akan memberikan dampak positif dalam menyelesaikan berbagai permasalahan sosial dan pendidikan di Jawa Barat."Ini merupakan potensi zakat yang juga berpeluang untuk mendukung pembangunan di Jawa Barat," kata Asep.Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Biro Kesra Setda Pemprov Jawa Barat H. Andrie Kustria Wardana, S. STP. , M. Si. , CRBD, Kepala Bidang Penais Zawa Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat Dr. H. Jajang Apipudin, M. Ag. , Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Jawa Barat Dr. H. Ijang Faisal, S. Ag. , M. Si. , Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Jawa Barat Zaki Hilmi, M. H. , Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi Jawa Barat Dra. Hj. Ruri Badariyah Ramadhan, M. T. , serta Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Jawa Barat Nana Sudiana, S. IP. , M. M. , M. Hum.
BERITA14/08/2026 | Humas Baznas Lobar
Ketua DSN-MUI Ajak Perusahaan Tunaikan Zakat melalui BAZNAS
Ketua Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) K. H. M. Cholil Nafis, Lc. , Ph. D. mengundang semua perusahaan, terutama yang berbasis syariah, untuk melakukan pembayaran zakat perusahaan lewat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), yang merupakan lembaga resmi pemerintah yang mengelola zakat dengan cara yang profesional, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan.Pernyataan tersebut disampaikan saat acara Silaturahmi Nasional BAZNAS RI dan DSN-MUI Awards 2026 di Jakarta pada hari Selasa (7/7/2026)."Saya mengimbau kepada umat Islam dan para pengusaha muslim agar membayar zakat mereka melalui Badan Amil Zakat Nasional. Lakukan pembayaran zakat untuk karyawan dan zakat perusahaan, ini akan membantu memanfaatkan insentif pemerintah yang bisa mengurangi penghasilan yang dikenai pajak," ujar Cholil.Cholil berpendapat bahwa cara pengelolaan zakat melalui BAZNAS semakin jelas dan akuntabel. Semua dana zakat yang disalurkan bisa ditelusuri penggunaannya, sehingga masyarakat dan perusahaan bisa yakin bahwa dana tersebut akan dipakai untuk kepentingan umat serta bangsa.Lebih lanjut, Cholil mengajak semua lembaga dan perusahaan berbasis syariah untuk menjadikan kepatuhan dalam membayar zakat sebagai bagian dari indikator kepatuhan syariah. Ia berpendapat bahwa kepatuhan syariah tidak hanya bisa diukur dari kesesuaian akad, melainkan juga dari komitmen perusahaan dalam memenuhi kewajiban zakat."Kami berharap laporan syariah compliance tidak hanya berfokus pada keabsahan akad, tetapi juga pada konsistensi dan kepatuhan dalam pembayaran zakat. Itu harus menjadi komponen penting dari kepatuhan syariah," tekannya.Cholil berharap kolaborasi antara DSN-MUI, BAZNAS, pemerintah, dan pelaku usaha dapat semakin memperkuat ekosistem ekonomi syariah di negara ini.Ia menganggap bahwa dengan memaksimalkan zakat dari perusahaan, manfaat zakat akan semakin dirasakan oleh masyarakat dan tentunya memperkuat posisi zakat sebagai alat untuk pemerataan kesejahteraan dan pembangunan negara.Di sisi lain, Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M. Sc. , mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh pelaku usaha dan perusahaan yang telah menunjukkan dedikasi dalam memajukan ekonomi syariah melalui pembayaran zakat, infak, dan sedekah."Dengan dukungan dari Dewan Syariah Nasional, BAZNAS memberikan penghargaan kepada semua pelaku usaha syariah yang kami nilai telah menunjukkan komitmen dan perintisan dalam pengembangan ekonomi syariah, termasuk melalui pembayaran zakat, infak, dan sedekah," tuturnya.Sodik juga menyampaikan penghargaan kepada DSN-MUI yang selama ini terus mendukung pengembangan pengelolaan zakat secara nasional.Lebih lanjut, Sodik mengungkapkan bahwa BAZNAS juga menerima berbagai testimoni positif dari perusahaan-perusahaan yang menyalurkan zakat mereka melalui BAZNAS."Alhamdulillah, kami mendapatkan testimoni dari beberapa perusahaan. Pertama, pajak mereka berkurang karena zakat. Kedua, mereka merasa zakat yang disalurkan melalui BAZNAS sangat kredibel karena benar-benar sampai kepada yang membutuhkan," jelasnya.
BERITA08/07/2026 | Humas
BAZNAS RI Memberdayakan Mustahik Banyumas Lewat Program Ternak Ayam
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meningkatkan usaha mengatasi kemiskinan ekstrem di Kabupaten Banyumas dengan meluncurkan program Perempuan Mandiri melalui Ternak Ayam (Permata) di Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, pada hari Kamis (25/6/2026).Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Ketua BAZNAS RI, Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M. Si. , saat mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar, dalam kunjungan kerjanya ke daerah tersebut.Zainut Tauhid menjelaskan, komitmen ini ditunjukkan melalui pelaksanaan program "Perempuan Mandiri melalui Ternak Ayam (Permata)" dengan total anggaran Rp194. 840. 000 yang ditujukan kepada 30 Kepala Keluarga (KK) perempuan di Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah."Kami menegaskan komitmen BAZNAS untuk mendukung upaya pemerintah dalam mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem di Banyumas, yang memiliki populasi miskin yang signifikan," jelas Zainut dalam pernyataan tertulisnya, pada hari Jumat (26/6/2026).Dia juga merincikan bahwa program pemberdayaan ini didukung oleh BAZNAS Kabupaten Banyumas, yang menyediakan anggaran tambahan sebesar Rp240 juta untuk modal budidaya dan perlengkapan mesin tetas di 12 desa lainnya.Lebih jauh, Zainut berharap program ternak ayam Elba ini dapat memberi manfaat bagi ibu rumah tangga untuk mencapai kemandirian ekonomi dan meningkatkan ketahanan pangan keluarga secara berkelanjutan."Kami sangat yakin bahwa kolaborasi lintas sektor ini dapat menjadi contoh yang baik bagi ekonomi, yang mudah diterapkan dan dapat membawa perubahan nyata bagi kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan," tuturnya.
BERITA29/06/2026 | Humas
BAZNAS RI dan Komisi III DPRD Kaur memperkuat kerja sama untuk meningkatkan pengelolaan zakat di daerah.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Komisi III DPRD Kabupaten Kaur terus bekerja sama memperkuat kerja sama dalam mendorong pengukuhan aturan pengelolaan zakat di Kabupaten Kaur agar memaksimalkan potensi zakat dan memberikan dampak yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat.Pembahasan itu terjadi dalam pertemuan BAZNAS RI dengan Komisi III DPRD Kabupaten Kaur yang diadakan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, pada Rabu (24/6/2026). Dihadiri oleh pimpinan BAZNAS RI bidang organisasi, kelembagaan, dan pembinaan daerah, Hj. Saidah Sakwan, M.A., sebagai ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kaur, serta Ramadi Agustin, S.IP., dan timnya.Pimpinan BAZNAS RI Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah Hj. Saidah Sakwan, M.A., menyatakan bahwa pengelolaan zakat di Kabupaten Kaur masih memiliki banyak peluang untuk ditingkatkan.Menurutnya, zakat bisa menjadi alat penting untuk membantu orang-orang yang membutuhkan dan juga mendukung upaya mengurangi kemiskinan.DPRD adalah yang memiliki wewenang mengatur aturan dan kebijakan di daerah. Meningkatkan BAZNAS dengan peraturan daerah dan pengalokasian dana hibah adalah langkah yang sangat penting. Tangan kanan Pemda memiliki APBD, sedangkan tangan kiri harus memiliki Baitul Maal, yaitu BAZNAS. Maka BAZNAS harus didukung," ujarnya.Selanjutnya, Saidah mengatakan, potensi zakat di Kabupaten Kaur secara keseluruhan diperkirakan mencapai Rp71 miliar. Potensi itu datang dari zakat yang dibayarkan oleh masyarakat muslim, zakat hasil pertanian, zakat dari kebun ternak, zakat atas harta bergerak, hingga zakat atas penghasilan seseorang.Saidah mengatakan, BAZNAS RI siap memberikan bantuan maksimal kepada DPRD Kabupaten Kaur dalam memperkuat peraturan daerah di Kabupaten Kaur.Saya ingin menyampaikan satu hal yang penting, tolong perhatikan rakyat Kabupaten Kaur. Masih banyak warga di Kaur yang tinggal di rumah tidak layak huni, serta anak-anak yang berprestasi tapi terancam putus sekolah atau gagal kuliah karena masalah biaya, ujar Saidah.Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kaur, Ramadi Agustin, S.IP., menyambut baik kerja sama dengan BAZNAS RI dalam rangka meningkatkan pengelolaan zakat di Kabupaten Kaur.Jadi kita harus menggali potensi zakat dan masyarakat juga harus meningkatkan kesadaran mereka. "Terutama bagi ASN, itu berarti hak dan kewajiban kita, karena zakat sebesar 2,5 persen memang wajib dibayarkan (bagi yang sudah memenuhi nisabnya)," katanya.Ia juga berharap, penyiaran zakat ini terus diperluaskan agar semakin banyak orang menyadari kewajibannya untuk menunaikan zakat.
BERITA25/06/2026 | Humas
BAZNAS RI: Penggabungan Filantropi Islam sebagai Kunci untuk Mengatasi Kemiskinan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menekankan bahwa penggabungan berbagai bentuk filantropi Islam, seperti zakat, infak, sedekah, wakaf, serta dana sosial keagamaan lainnya, sangat penting untuk memperkuat usaha mengatasi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan cara yang berkelanjutan.Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua BAZNAS RI, Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M. Si. , dalam acara BAZNAS Knowledge Sharing dengan tema “Sinergi Pilar Filantropi Islam untuk Pengentasan Kemiskinan” yang diadakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV pada Selasa (23/6/2026). Acara ini dihadiri secara daring oleh para pimpinan dan amil dari BAZNAS Provinsi serta BAZNAS Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.Dalam penjelasannya, Zainut menyampaikan bahwa potensi besar dari instrumen filantropi Islam dapat memberikan hasil yang lebih efektif jika dikelola dalam satu ekosistem yang saling terhubung. Ia mengatakan bahwa meskipun setiap instrumen memiliki karakteristik dan fungsi yang berbeda, mereka dapat saling melengkapi untuk menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang lebih luas.“Zakat dapat digunakan sebagai modal untuk usaha produktif yang dapat membangun kemandirian ekonomi umat, wakaf dapat dimanfaatkan untuk menciptakan aset dan infrastruktur yang produktif, sedangkan infak dapat mendukung kegiatan pelatihan dan pendampingan bagi usaha,” tambah Zainut.Ia juga menekankan bahwa sedekah memainkan peran penting sebagai bantuan dalam keadaan darurat yang merupakan bagian dari sistem perlindungan sosial bagi mereka yang berada dalam situasi rentan. Oleh karena itu, semua instrumen filantropi Islam sebaiknya tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan perlu disinergikan melalui intervensi yang terpadu agar manfaatnya dapat lebih optimal.“Oleh sebab itu, instrumen-instrumen itu tidak boleh berdiri sendiri, melainkan harus saling mendukung melalui intervensi yang terintegrasi,” tambahnya.Zainut menjelaskan bahwa intervensi filantropi Islam bisa dilakukan secara bertahap mulai dari bantuan darurat dan memenuhi kebutuhan dasar, pemulihan setelah krisis, pemberdayaan ekonomi, hingga mendorong perubahan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan. Dengan pendekatan ini, diharapkan filantropi Islam dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan bagi pembangunan nasional.Lebih lanjut, Zainut mendorong pergeseran paradigma filantropi dari sekadar amal menuju transformasi sosial yang berkelanjutan. Ia berpendapat bahwa bantuan yang disalurkan seharusnya tidak hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan jangka pendek para penerima manfaat, tetapi juga harus mampu mendorong pemulihan ekonomi, meningkatkan inklusi ekonomi, dan memperkuat kemandirian masyarakat.“Saat ini, kita masih menghadapi tantangan nyata seperti kemiskinan, isu kesejahteraan sosial, dan kerentanan ekonomi. Kondisi ini membutuhkan solusi yang tidak hanya berbasis ekonomi, tetapi juga harus mengedepankan nilai-nilai solidaritas dan spiritualitas yang ada di Indonesia,” ujarnya.Ia berharap agar sinergi dan integrasi seluruh unsur filantropi Islam dapat terus diperkuat, sehingga dampaknya lebih luas bagi masyarakat. Menurutnya, tujuan utama dari usaha ini adalah mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, adil, dan inklusif, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.-------------Informasi Pusdiklat 0822-2706-0666
BERITA25/06/2026 | Humas
BAZNAS Mendirikan Masjid Darurat Untuk Warga yang Terkena Dampak Gempa di Palu
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia telah mendirikan Masjid Darurat Al-Muhajirin di Desa Kamarora A, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, untuk menyediakan tempat ibadah bagi masyarakat yang terdampak oleh gempa bumi.Pembangunan masjid darurat ini merupakan hasil kerja sama antara BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Sulawesi Tengah, BAZNAS Kota Palu, BAZNAS Kabupaten Sigi, BAZNAS Kabupaten Tojo Una-Una, BAZNAS Kabupaten Parigi Moutong, BAZNAS Kabupaten Morowali, BAZNAS Kabupaten Banggai, TNI dari Batalyon 873 Masewo Masagena, Kodam XIII/Merdeka di wilayah Kabupaten Sigi, Brimob Polri, dan sejumlah muzaki yang mendukung upaya penanganan bencana.Mendirikan masjid darurat ini adalah bagian dari tanggapan cepat BAZNAS dalam membantu pemulihan masyarakat pascagempa. Bangunan masjid darurat Al-Muhajirin memiliki ukuran 10 meter x 10 meter.H. Idy Muzayyad, S. H. I. , M. Si. , yang menjabat sebagai Pimpinan BAZNAS RI di bidang Distribusi, Pemberdayaan, dan Pendayagunaan, menyatakan bahwa pembangunan masjid darurat dilakukan karena banyak tempat umum dan lokasi ibadah yang rusak akibat gempa dan tidak dapat digunakan oleh masyarakat."Kami sangat berduka atas terjadinya gempa bumi di Palu, Sulawesi Tengah. Saat ini, BAZNAS terus mengerahkan sumber daya dan bantuan kemanusiaan, termasuk pendirian masjid darurat ini," kata Idy dalam pernyataan tertulisnya di Jakarta, pada Selasa (23/6/2026).Idy menjelaskan bahwa pascagempa tersebut telah menghancurkan banyak fasilitas umum dan membuat lokasi-lokasi tersebut tidak dapat digunakan, termasuk masjid. Ia menambahkan bahwa hadirnya masjid darurat sangat penting bagi masyarakat yang masih berjuang untuk bangkit dari dampak bencana."BAZNAS mendirikan masjid darurat ini sebagai langkah cepat agar masyarakat tetap memiliki tempat ibadah yang aman dan layak," ujarnya.Lebih lanjut, Idy menekankan bahwa bantuan yang diberikan oleh BAZNAS berasal dari kepercayaan masyarakat dalam bentuk zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan untuk disalurkan kepada mereka yang membutuhkan."Kami berharap masjid darurat ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat sebagai tempat beribadah, serta berfungsi sebagai ruang berkumpul dan mempererat ikatan antarwarga selama masa pemulihan pascagempa," tuturnya.Idy juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama dengan BAZNAS dalam mendirikan masjid darurat ini.Sebelumnya, BAZNAS RI telah mengirimkan tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) untuk membantu proses evakuasi, memenuhi kebutuhan dasar, dan memberikan layanan medis kepada para penyintas bencana gempa.BAZNAS juga menyalurkan beragam bantuan kemanusiaan, termasuk 5. 000 liter air bersih dan ribuan paket makanan siap saji untuk warga yang terdampak. Selain itu, BAZNAS memberikan dukungan psikososial kepada para penyintas, terutama anak-anak dan kelompok rentan.Mari kita berikan harapan kepada para penyintas gempa di Palu. Salurkan sedekah terbaik Anda melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar, layanan kesehatan, dan memfasilitasi pemulihan masyarakat yang terdampak.Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNASLink: baznas. go. id/sedekahbencanaRekening:BSI 900. 005. 5740BCA 686. 073. 7777 a. n. Badan Amil Zakat Nasional
BERITA25/06/2026 | Humas
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Memuji Kinerja BAZNAS dalam Mengelola Zakat untuk Mempercepat Pengentasan Kemiskinan
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Dr. H. Abidin Fikri, S. H. , M. H. , memberikan penghargaan atas kinerja Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI yang berhasil dalam mengelola dan mendistribusikan zakat secara tepat sehingga dapat memberikan manfaat yang riil bagi masyarakat serta berkontribusi dalam pengurangan kemiskinan di Indonesia.Pernyataan tersebut disampaikan setelah ia membaca hasil rekomendasi dari Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang melibatkan BAZNAS RI dan Badan Wakaf Indonesia (BWI) di Gedung Nusantara II DPR RI, Komplek Senayan, Jakarta, pada hari Senin (22/6/2025).Dalam RDP tersebut, hadir Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M. Sc. , Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M. Si. , Pimpinan BAZNAS RI Divisi Riset, Pengembangan, Perencanaan, serta Inovasi H. Syarifuddin, S. Ag. , M. E. , dan jajaran lainnya."DPR melihat bahwa kinerja BAZNAS sangat luar biasa selama ini dalam mendistribusikan zakat dari umat Islam. Sangat menggembirakan bahwa penyalurannya tepat sasaran dan sangat membantu masyarakat," ungkap Abidin.Ia menjelaskan bahwa berbagai program yang dijalankan oleh BAZNAS telah memberikan dampak positif bagi masyarakat. Program-program tersebut meliputi beasiswa pendidikan, penanganan bencana, pembangunan rumah tidak layak huni, serta pelayanan kesehatan.Menurut Abidin, sejumlah program itu menunjukkan bahwa zakat bisa menjadi instrumen signifikan dalam membantu masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan umat. Oleh karena itu, ia berharap BAZNAS dapat terus diperkuat melalui dukungan regulasi yang tepat."Kami berharap bahwa dengan revisi undang-undang yang akan datang, BAZNAS dapat memperoleh kewenangan yang lebih baik, didukung oleh manajemen yang efisien. Dengan cara ini, BAZNAS bisa bekerja lebih maksimal di seluruh Indonesia," ujarnya.Lebih lanjut, Abidin menyampaikan bahwa sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi besar dalam menjadikan zakat sebagai alat untuk memperkuat ekonomi umat dan mengurangi kemiskinan. Ia juga mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung pengelolaan zakat yang lebih optimal di Indonesia."Zakat merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan umat Muslim. Kita perlu saling mendukung, dan karena Indonesia adalah negara Republik Indonesia, upaya ini harus didorong dengan regulasi yang tepat," jelas Abidin."Jika pengaturan memberikan lebih banyak kekuasaan kepada lembaga melalui regulasi yang ditetapkan pemerintah dan DPR, saya percaya itu akan lebih mengoptimalkan peran BAZNAS dalam upaya mengurangi kemiskinan di Indonesia," tambahnya.Sementara itu, Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M. Sc. , menyatakan bahwa setelah RDP dengan DPR RI, BAZNAS RI akan terus melakukan evaluasi untuk perbaikan agar pengelolaan zakat di masa mendatang menjadi lebih efektif dan efisien."Kami sepakat untuk meningkatkan komunikasi, kinerja, kolaborasi, dan juga memperkuat kapasitas lembaga melalui digitalisasi serta berbagai inovasi lainnya," katanya.Sodik juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Komisi VIII DPR RI atas dukungan yang telah diberikan selama ini. Ia merasa dukungan tersebut sangat penting untuk memastikan bahwa pelaksanaan program-program prioritas BAZNAS berjalan dengan baik dan sejalan dengan program-program utama Presiden."Intinya adalah delapan program strategis dan 13 progam prioritas. Semua itu hanya bisa terwujud jika kami mendapatkan dukungan dan pengawasan, khususnya dari DPR RI," jelas Sodik.Turut serta dalam acara tersebut Pemimpin BAZNAS RI yang menangani Digitalisasi, Keuangan, dan Operasional, Dr. H. Mokhamad Mahdum, MIDEc, Ak, CPA. Juga hadir Pemimpin BAZNAS RI di bidang Pengawasan dan Pengendalian, Hj. Neyla Saida Anwar, M. H. , M. Hum. Selain itu, Pemimpin BAZNAS RI untuk Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah, Hj. Saidah Sakwan, M. A. , serta Pemimpin BAZNAS RI yang bergerak dalam Mobilisasi dan Pengumpulan, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S. Ag. , M. Si. , CFRM.Di samping itu, Pemimpin BAZNAS RI yang bertanggung jawab atas Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S. H. I. , M. Si. juga hadir, beserta Deputi I BAZNAS RI yang fokus pada Pengumpulan, Mohamad Arifin Purwakananta. Deputi II BAZNAS RI yang mengurusi Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M. Si. , dan Sekretaris Utama (Sestama) BAZNAS RI, Subhan Cholid, Lc. , M. A. pun turut hadir.
BERITA25/06/2026 | Humas
BAZNAS Bersama Tempo Scan Menyediakan Layanan Kesehatan Gratis bagi 2. 567 Penduduk Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berkolaborasi dengan Tempo Scan Group terus memperkuat komitmennya dalam memberikan dukungan kepada masyarakat Palestina melalui program layanan kesehatan gratis yang menjangkau ribuan orang di Jalur Gaza.Kegiatan ini berlangsung baru-baru ini di daerah Al Mawassi, Jalur Gaza, dan menyediakan beragam layanan kesehatan, termasuk pemeriksaan oleh dokter spesialis dan dokter umum, pelayanan kesehatan ibu serta anak, dan distribusi obat-obatan secara gratis. Acara ini dilakukan dengan kerjasama Daar El Balah Clinic dan berhasil memberikan manfaat kepada 2. 567 penduduk Palestina.Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M. Sc. , menyatakan bahwa layanan kesehatan adalah kebutuhan yang mendesak bagi masyarakat Gaza yang masih mengalami keterbatasan akses ke fasilitas kesehatan karena keadaan kemanusiaan yang berkepanjangan."Layanan kesehatan adalah salah satu kebutuhan pokok bagi penduduk Gaza. Oleh karena itu, BAZNAS terus berupaya untuk memberikan bantuan yang benar-benar diperlukan agar masyarakat bisa mendapatkan akses kesehatan yang baik di tengah berbagai keterbatan," ungkap Sodik saat memberikan pernyataan di Jakarta pada hari Senin (22/6/2026).Ia menambahkan bahwa kerjasama antar BAZNAS dan Tempo Scan mencerminkan sinergi kemanusiaan yang bertujuan memberikan manfaat nyata bagi warga Gaza, terkhusus bagi kelompok rentan seperti anak-anak, ibu yang hamil, lansia, dan orang-orang yang memerlukan pengobatan."Kami sangat berterima kasih dapat bekerjasama dengan berbagai pihak untuk menyediakan layanan kesehatan gratis bagi penduduk Gaza. Bantuan ini tidak hanya berupa obat-obatan, tetapi juga layanan medis yang membantu masyarakat mendapatkan akses kesehatan yang layak," katanya.Program ini mencakup penyediaan klinik kesehatan gratis, pemeriksaan medis oleh dokter spesialis dan dokter umum, layanan kesehatan untuk ibu dan anak, serta pengoperasian apotek yang memberikan obat-obatan secara cuma-cuma kepada penerima manfaat.Sodik menegaskan bahwa BAZNAS akan terus berusaha memberikan bantuan kemanusiaan yang berkelanjutan bagi rakyat Palestina melalui berbagai program, mulai dari kesehatan, kebutuhan pangan, pendidikan, hingga membantu masyarakat yang terdampak krisis kemanusiaan."Solidaritas rakyat Indonesia terhadap Palestina adalah amanah yang harus selalu dijaga. Melalui berbagai program kemanusiaan, BAZNAS berkomitmen untuk terus hadir membantu saudara-saudara kita di Palestina sesuai dengan kebutuhan yang paling mendesak," tuturnya.Melalui program layanan kesehatan ini, BAZNAS dan Tempo Scan berharap dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Gaza serta meringankan beban penduduk yang masih menghadapi berbagai tantangan kemanusiaan akibat konflik yang berkepanjangan.
BERITA25/06/2026 | Humas
Percayakan BAZNAS RI, Tokopedia Salurkan Bantuan Pendidikan Bagi Santri SCB
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan Tokopedia memberikan bantuan pendidikan yang meliputi perlengkapan sekolah dan santunan untuk anak yatim di Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) dengan total nilai mencapai Rp87. 314. 713 dalam rangka perayaan lebaran yatim.Bantuan tersebut bersumber dari zakat yang dihimpun masyarakat lewat platform Tokopedia, dan diserahkan secara simbolis oleh Agus Siswanto, Direktur Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan Nasional BAZNAS RI, bersama Rudy Dalimunthe, Senior Vice President Tokopedia Digital Goods, kepada para santri SCB di Gedung Sekolah Cendekia BAZNAS, Bogor, Jawa Barat, pada hari Jumat (19/6/2026).Kepala BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S. H. I. , M. Si. , menyampaikan rasa terima kasih kepada Tokopedia serta para pengguna platform yang telah mempercayakan penyaluran zakat mereka melalui BAZNAS RI."Bantuan ini lebih dari sekadar materi; ini adalah bentuk perhatian dan kepedulian Tokopedia kepada anak-anak yatim agar mereka tetap bersemangat dalam belajar dan mengejar impian mereka," ujar Idy dalam pernyataan tertulisnya di Jakarta, Jumat (19/6/2026).Idy menyatakan bahwa BAZNAS telah menjalin kerja sama dengan Tokopedia sejak tahun 2016, termasuk dalam usaha memperluas manfaat zakat dan menghadirkan kebermanfaatan untuk para penerima.Idy menekankan bahwa BAZNAS terus membuka kesempatan untuk bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Tokopedia, dalam meningkatkan manfaat zakat bagi masyarakat.Sementara itu, Agus Siswanto, Direktur Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan Nasional BAZNAS RI, menilai bahwa kontribusi dari Tokopedia sangat penting dalam memperluas penyebaran informasi tentang zakat di Indonesia.Ia menjelaskan bahwa kerja sama dengan Tokopedia dan pemanfaatan teknologi digital telah memudahkan BAZNAS untuk menjangkau lebih banyak muzaki, donatur, dan penerima manfaat di berbagai daerah."Kerja sama dengan Tokopedia memungkinkan kami untuk melampaui batas dan menjangkau muzaki, donatur, dan penerima manfaat di seluruh Indonesia. Di masa depan, peluang kolaborasi dengan Tokopedia sangat besar untuk mendukung berbagai program utama BAZNAS," kata Agus.Dalam kesempatan itu, Rudy Dalimunthe, Senior Vice President Tokopedia Digital Goods, menjelaskan bahwa bantuan bagi santri SCB merupakan amanah dari zakat yang dihimpun dari pengguna Tokopedia, yang dipercayakan kepada BAZNAS RI untuk disalurkan kepada mereka yang membutuhkan.Rudy menambahkan bahwa BAZNAS adalah mitra yang sudah memiliki reputasi baik dalam pengelolaan dan penyaluran zakat. Oleh sebab itu, Tokopedia terus memperkuat kerja sama yang ada agar bantuan bisa tersalurkan tepat sasaran."BAZNAS RI adalah lembaga yang terpercaya dan kami sudah bekerja sama selama lebih dari 10 tahun dalam menyalurkan bantuan serta zakat dari seluruh pengguna Tokopedia ke berbagai daerah di Indonesia. Hari ini kami berada di Sekolah Cendekia BAZNAS di Bogor dan penyaluran ini sangat mengesankan," ujar Rudy.Ia berharap bantuan yang diberikan bisa mendukung proses belajar santri agar mereka semakin termotivasi untuk meraih prestasi dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lewat berbagai program beasiswa.Selain memberikan bantuan, Rudy juga mengaku terkesan dengan program-program kemandirian yang dijalankan di Sekolah Cendekia BAZNAS. Ia juga mengungkapkan apresiasinya atas berbagai prestasi yang diraih oleh santri SCB.Bantuan ini disambut dengan antusias oleh para santri. Salah satunya adalah Fikriah Sabira, siswi kelas IX SCB dari Palembang, Sumatra Selatan, yang merasa bersyukur atas perlengkapan sekolah yang diterimanya.Fikriah menyatakan bahwa bantuan tersebut akan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mendukung kegiatan belajar sehari-harinya.Alhamdulillah, hari ini saya sangat bahagia karena mendapatkan bantuan perangkat sekolah. Dengan dukungan ini, saya tidak perlu membeli alat tulis untuk keperluan belajar yang memungkinkan saya untuk lebih konsentrasi dalam mengikuti kegiatan pembelajaran serta mengurangi biaya untuk kebutuhan sekolah. Terima kasih kepada BAZNAS dan Tokopedia," katanya.
BERITA25/06/2026 | Humas
BAZNAS dan Langit Pictures Membangun Kerja Sama Edukasi Nilai Keluarga Harmonis Melalui Film
JAKARTA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersinergi dengan Langit Pictures Indonesia untuk memanfaatkan film sebagai alat pendidikan dan dakwah demi menanamkan nilai-nilai keluarga harmonis di masyarakat. Hal ini dibahas dalam pertemuan yang diadakan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, pada Jumat (19/6/2026).Dalam pertemuan tersebut, mereka mengkaji kesempatan kolaborasi untuk penayangan film sebagai media pendidikan dan dakwah yang menekankan pentingnya nilai-nilai keluarga demi kemaslahatan umat melalui film Tak Kan Ku Biarkan Kau Menangis.Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M. Sc. , berpendapat bahwa pendidikan melalui film saat ini lebih efektif dan persuasif dalam menjangkau hati masyarakat dibandingkan dengan metode penyuluhan tradisional.“Pendidikan mengenai kasih sayang anak kepada orang tua dan sebaliknya tidak selalu harus dengan ceramah, bukan? Dengan menonton film, orang akan langsung teringat ibunya. Atau mungkin ada film yang membuat penonton sadar, ‘Oh, saya belum membayar zakat, infak, atau sedekah,’ atau ‘Waduh, banyak orang yang membutuhkan bantuan,’” jelas Sodik.Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada Langit Pictures Indonesia yang secara konsisten menghasilkan karya-karya film yang mengusung nilai-nilai sosial dan kebaikan dalam masyarakat.Menurutnya, film memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesadaran sosial serta mendorong perubahan perilaku positif, termasuk dalam meningkatkan kepedulian terhadap sesama dan semangat untuk membantu mereka yang membutuhkan.Sodik berharap pertemuan ini dapat membawa sinergi strategis bersama Langit Pictures Indonesia, baik untuk program jangka pendek maupun rencana jangka panjang dalam menciptakan film-film edukatif yang dapat menyadarkan masyarakat tentang pentingnya zakat, infak, sedekah, dan kepedulian terhadap kaum dhuafa.“Setelah menonton film, kami berharap penonton langsung tersentuh, merasa ‘Oh, saya belum menunaikan zakat,’ atau ‘Banyak orang kurang mampu dan anak yatim yang perlu dibantu,’ karena perubahan perilaku melalui seni peran adalah tujuan yang ingin kami capai,” ungkapnya.Sementara itu, Sutradara film Tak Kan Ku Biarkan Kau Menangis, Ferly Halim, menjelaskan bahwa film ini dibuat sebagai sarana pendidikan modern yang bertujuan untuk menonjolkan pentingnya mengekspresikan kasih sayang serta membangun hubungan yang sehat antara anak dan orang tua.Dengan menanamkan nilai-nilai keluarga yang kuat, ia yakin film ini akan dapat menyadarkan generasi muda dan memicu terciptanya kemaslahatan umat yang berawal dari lingkungan keluarga.“Kami ingin agar setelah menonton, orang langsung menghubungi ibunya,” kata Ferly saat menjelaskan emosi dan pesan yang ingin disampaikan melalui karya film ini.Audiensi ini merupakan langkah awal untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS RI dan Langit Pictures Indonesia dalam memanfaatkan industri kreatif sebagai sarana pendidikan sosial, dakwah, serta penguatan nilai-nilai keluarga di masyarakat.
BERITA20/06/2026 | Humas
BAZNAS Lombok Barat Bahas Mekanisme Penyaluran Bantuan Pendidikan Dasar, Menengah dan Diniyah dalam Rangkaian Lebaran Yatim 1448 H
Gerung, 18 Juni 2026 — BAZNAS Kabupaten Lombok Barat menggelar rapat koordinasi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait guna membahas mekanisme penyaluran Bantuan Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) serta Bantuan Pendidikan Diniyah yang akan dirangkaikan dengan kegiatan Lebaran Yatim 10 Muharram 1448 H.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Bapperida Kabupaten Lombok Barat ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Lombok Barat, TGH. M. Taisir Al Azhar, Lc., S.Ag., M.A, dan Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian, TGH. Moh. Surur Ibrahim, Lc., M.Ag., didampingi oleh Kepala Pelaksana dan Sekretaris BAZNAS Kabupaten Lombok Barat.
Turut hadir dalam rapat tersebut Kepala Bapperida Kabupaten Lombok Barat, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), Kepala Dinas Sosial (Dinsos), serta perwakilan OPD terkait lainnya yang terlibat dalam proses pendataan dan penyaluran bantuan.
Rapat koordinasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, memastikan validitas data penerima manfaat, serta menyusun mekanisme penyaluran bantuan agar tepat sasaran, transparan, dan memberikan manfaat maksimal bagi para siswa kurang mampu serta santri penerima bantuan pendidikan.
Melalui sinergi antara BAZNAS dan pemerintah daerah, diharapkan program bantuan pendidikan yang akan disalurkan pada momentum Lebaran Yatim dapat berjalan lancar serta menjadi bentuk kepedulian bersama dalam mendukung akses pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan di Kabupaten Lombok Barat.
"Kerja Nyata untuk Pendidikan yang Lebih Baik dan Masa Depan Generasi yang Lebih Cerah."
BERITA18/06/2026 | Arfi, Humas Baznas Lobar
BAZNAS RI Terima Audiensi Bupati Lombok Barat Bahas Penguatan Peran BAZNAS Daerah
BAZNAS RI mengadakan audiensi dengan Bupati Lombok Barat di Gedung Pusat BAZNAS RI, Jakarta, pada hari Senin (8/6/2026). Pertemuan ini membahas tentang penguatan fungsi BAZNAS di tingkat daerah sebagai lembaga yang dapat bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk melaksanakan berbagai program sosial dan pemberdayaan yang belum dapat diakses melalui anggaran APBD.
Dalam audiensi ini, dibahas peran penting BAZNAS sebagai mitra strategis bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan terjalinnya sinergi yang baik, diharapkan BAZNAS mampu melaksanakan program-program yang lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat yang memerlukan.
Pertemuan ini juga menekankan pentingnya memperluas sumber zakat agar tidak hanya bergantung pada zakat dari Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi juga melibatkan perusahaan-perusahaan lokal. Inisiatif ini dianggap penting untuk meningkatkan potensi pengumpulan zakat, sehingga distribusi ekonomi dan program pemberdayaan masyarakat dapat berjalan secara optimal.
Hadir dalam pertemuan tersebut Pimpinan Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi, H. Syarifuddin, S. Ag. , M. E. , Kepala Bagian Pertimbangan dan Rekomendasi Area I Putra Erianton, serta Staf Bagian Pertimbangan dan Rekomendasi Area II Ikrar Bhakti Syuhada. Dari Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, hadir Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat H. Akhmad Saikhu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Lombok Barat I Agus Wirawan Satra, S. STP. , M. Si. , serta Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Lombok Barat Lalu Agha Farabi.
BERITA09/06/2026 | Humas-BKPU
BAZNAS Lombok Barat Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk 500 Pedagang dan UMKM
Lombok Barat — Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat sektor ekonomi kerakyatan, BAZNAS Kabupaten Lombok Barat melaksanakan kegiatan Pendistribusian Bantuan Modal Usaha Bidang Ekonomi Tahun 2026 pada Selasa, 19 Mei 2026, bertempat di Aula Kantor Bupati Lombok Barat.
Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten I Setda Kabupaten Lombok Barat yang mewakili sambutan Bupati Lombok Barat, serta Ketua BAZNAS Kabupaten Lombok Barat yang turut memberikan sambutan dan motivasi kepada para penerima manfaat.
Sebanyak 500 pedagang kecil dan pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Lombok Barat menerima bantuan modal usaha dengan nominal rata-rata sebesar Rp1.000.000 per penerima. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi dorongan bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.
Dalam sambutannya, Asisten I menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Lombok Barat atas komitmennya dalam membantu masyarakat melalui program-program pemberdayaan ekonomi yang nyata dan tepat sasaran. Pemerintah daerah berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kebutuhan usaha produktif.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Lombok Barat menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama dalam mewujudkan Lombok Barat yang lebih sejahtera,mandiri dan berkeadilan. Menurutnya, zakat tidak hanya berfungsi sebagai bantuan sosial semata, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi umat dalam mempercepat transformasi mustahiq menjadi muzakki.
“Semoga bantuan ini dapat menjadi penyemangat bagi para pedagang dan pelaku UMKM untuk terus berusaha, bangkit, dan berkembang demi hari esok yang lebih baik,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme dari para penerima manfaat yang merasa terbantu dengan adanya dukungan modal usaha tersebut.
#KerjaNyata#PatjuPegawéan#BAZNASLombokBarat#LombokBaratSejahtera
BERITA20/05/2026 | Humas Baznas Lobar
BAZNAS Lombok Barat Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Kediri
Lombok Barat – Kepedulian terhadap sesama kembali diwujudkan melalui program Lombok Barat Peduli. Pada Kamis, 23 April 2026, bantuan kursi roda disalurkan kepada saudari Hidayah, warga Pelowok Barat, Desa Kediri, Kecamatan Kediri.
Bantuan ini merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS Lombok Barat dan Dinas Sosial Lombok Barat sebagai bentuk nyata kehadiran lembaga dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam meningkatkan kualitas hidup penyandang keterbatasan fisik.
Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung dengan penuh kehangatan dan rasa kekeluargaan. Kursi roda yang diberikan diharapkan dapat membantu mobilitas saudari Hidayah dalam menjalani aktivitas sehari-hari, sekaligus menjadi penyemangat untuk tetap menjalani kehidupan dengan penuh harapan.
Program ini tidak hanya sekadar penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi wujud kepedulian sosial dan semangat gotong royong dalam membangun kesejahteraan masyarakat. Kolaborasi lintas lembaga ini menunjukkan bahwa kebaikan akan semakin luas dampaknya ketika dilakukan bersama.
Melalui program Lombok Barat Peduli, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terbantu, serta menumbuhkan kesadaran bersama untuk saling peduli dan berbagi.
“Setiap bantuan mungkin terlihat sederhana, namun bagi yang membutuhkan, itu adalah harapan yang sangat berarti.”
BERITA24/04/2026 | Humas Baznas Lobar
Balai Ternak BAZNAS Lombok Persiapkan Hewan Kurban Berkualitas
Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M. Sc. , bersama Pimpinan BAZNAS RI Pembina Wilayah NTB, H. Syarifuddin, S. Ag. , M. E. , memastikan tersedianya hewan kurban di Balai Ternak BAZNAS yang terletak di Lombok Tengah, Desa Pagutan, Kecamatan Batukliang, untuk memenuhi permintaan masyarakat menjelang Iduladha 2026, pada hari Kamis (23/4/2026).
Kunjungan ini juga menekankan kondisi fisik hewan ternak dan peningkatan kapasitas para peternak baik dari segi teknis maupun manajerial. Peternak didorong untuk memahami praktik budidaya yang lebih baik, termasuk penggunaan limbah untuk dijadikan kompos dan biogas demi meningkatkan nilai ekonomi di desa, serta kesiapan Balai Ternak dalam menyongsong musim kurban.
Melalui kunjungan ini, BAZNAS berharap pola pemberdayaan yang diterapkan di Lombok Tengah dapat menjadi teladan bagi daerah lainnya. Dengan adanya dukungan dari BAZNAS, diharapkan para peternak bisa meningkatkan pendapatan mereka hingga bertransformasi menjadi muzaki di masa depan melalui sistem peternakan yang berkelanjutan.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Kepala Biro Komunikasi Publik BAZNAS RI, Hj. Ndari Rumi Widyawati, Ketua BAZNAS Prov. NTB, Dr. Lalu Muhammad Iqbal, M. A. , serta Ketua BAZNAS Kab. Lombok Timur, Drs. H. Muhammad Kamli.
BERITA24/04/2026 | Humas

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Lombok Barat.
Lihat Daftar Rekening →