224 MAHASISWA DARI BERBAGAI UNIVERSITAS MENERIMA BEASISWA BAZNAS LOMBOK BARAT
14/05/2024 | Penulis: Humas Baznas Lobar
Program Beasiswa S1,S2,S3 dan Luar Negeri
Lombok Barat– Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lobar serahkan zakat, infaq, sedekah dalam bentuk beasiswa pendidikan kepada 224 orang Mahasiswa/I (mustahik) atau orang yang berhak menerima zakat. Total zakat, infaq, sedekah dalam bentuk beasiswa yang telah diserahkan Baznas Lobar pun mencapai Rp266.500.000.
Rinciannya, mahasiswa S1 yang menerima beasiswa tersebut berjumlah 209 orang dengan nominal masing-masing memperoleh Rp1 juta, kemudian mahasiswa S2 sebanyak 7 orang masing-masing Rp2,5 juta, mahasiswa S3 sebanyak 3 orang masing-masing Rp3,5 juta, dan beasiswa untuk mahasiswa luar negeri berjumlah 5 orang dengan nominal masing-masing Rp5 juta.
“Ini untuk hari ini saja, tapi kalau kita hitung dari Januari sudah ada hampir 50-an orang yang diberikan. Terutama yang mengejar wisuda kemarin menjelang Ramadan, itu kita berikan terlebih dahulu,” tutur Ketua Baznas Lobar, Tgh. M. Taisir Al-Azhar saat ditemui usai acara, Rabu (08/05/2024).
Untuk tahun 2024 ini target penyerahan zakat infaq sedekah dalam bentuk beasiswa pendidikan itu diharapkan bisa menyasar 500 hingga 600 orang mahasiswa Lobar, dengan total anggaran kurang lebih Rp1 miliar. Terlebih, diakuinya sudah banyak mahasiswa yang mengajukan proposal ke Baznas.
Taisir menyebut, dengan adanya program beasiswa pendidikan tersebut diharapkan dapat menjadi upaya akselerasi perubahan dari status mereka yang hari ini menjadi penerima zakat, suatu saat nanti akan berubah menjadi orang-orang yang berzakat. Sehingga pelaksanaannya pun juga sengaja dilakukan pada Mei ini, yang menjadi bulan pendidikan nasional. “Jadi memang pendidikan lah salah satu pintu untuk bisa cepat merubah nasib seseorang,” terangnya.
Tahap selanjutnya, jadwal penyerahan beasiswa untuk para mahasiswa itu pun direncanakan akan dilaksanakan kembali pada November atau Desember mendatang. Taisir menegaskan bantuan tersebut bisa terus diperoleh sekali dalam setahun, selama mereka masih menjadi mahasiswa, dengan melengkapi persyaratan-persyaratan yang diminta Baznas sehingga mahasiswa yang memperoleh beasiswa tersebut bisa saling bergiliran. “Tetapi di samping itu, yang perlu diketahui, kita (Baznas, Red) juga membantu anak-anak kita yang SD, SMP dan SMA,” imbuhnya.
Anggaran santunan tersebut salah satunya bersumber dari dana bagi hasil dengan Baznas provinsi. Karena untuk para guru ASN di tingkat SMA/SMK, zakatnya akan dikelola oleh Baznas NTB, yang kemudian dalam setahun akan diberikan sebanyak dua kali kepada para murid dan siswa di Lobar dalam bentuk beasiswa dari dana bagi hasil tersebut. “Nah, kami di Baznas kabupaten hanya boleh membaginya untuk anak SD dan SMP saja. Kalau yang SMA, itu wewenangnya Baznas Provinsi,” beber Taisir.
Namun, nominalnya tentu berbeda dengan beasiswa pendidikan bagi para mahasiswa. Di mana untuk anak-anak sekolah biasanya diberikan Rp250-300 ribu. “Tapi dana bagi hasil dari provinsi itu tidak hanya diberikan untuk murid dan siswa, tapi juga untuk guru-gurunya. Terutama guru yang sifatnya honorer di sekolah swasta atau Ponpes. Dapatnya sekitar Rp400-500 ribu,” pungkasnya.
Sementara itu, Penjabat Bupati Lobar, Ilham dalam sambutannya pun tak lupa memberikan semangat dan motivasi kepada para mahasiswa penerima beasiswa tersebut. “Kita ketahui bahwa pendidikan adalah gerbang utama yang memiliki kontribusi untuk merubah peradaban sebuah bangsa,” ujar Ilham.
Dia mengatakan, bahwa para mahasiswa yang saat ini menerima beasiswa tersebut adalah semangat dan harapan Lombok Barat di masa depan. Sehingga dia berpesan, agar para mahasiswa tersebut tak bersedih hati atas keadaannya saat ini yang tetap melanjutkan pendidikan dengan masih mengharapkan bantuan.
“Saudara-saudara adalah masa depan Lombok Barat. Ke depan, mudah-mudahan satu diantara ratusan orang (mahasiswa) penerima zakat ini, ke depan ia akan berdiri di sini untuk memimpin Lombok Barat,” harapnya.
Program ini juga dinilai sebagai salah satu upaya Baznas dalam membantu Pemda Lobar untuk mengentaskan kemiskinan. Terlebih angka kemiskinan di Lobar saat ini diakuinya tidak kurang dari 13 persen.atau tidak kurang dari 102 orang penduduk Lobar yang masih hidup di bawah garis kemiskinan. “Ini menjadi tanggung jawab kita ke depannya, untuk mendorong masyarakat kita yang masih miskin untuk lebih sejahtera dan tidak lagi masuk dalam kategori miskin,” tutup Ilham.
Berita Lainnya
BAZNAS Salurkan 16 Ribu Liter Air Bersih dan Paket Logistik untuk Warga Keranggan Tangsel
BAZNAS Bersama Mitsui Leasing Salurkan Layanan Kesehatan dan Dapur Air bagi 1.100 Penyintas Gempa NTT
BAZNAS Lombok Barat Survei Lokasi Program Bantuan Sumur Air di Desa Labuan Tereng
BAZNAS RI Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026
BAZNAS Lombok Barat Survei Calon Penerima Program Gerobak Produktif di Sejumlah Desa
BAZNAS Lombok Barat Gandeng Yayasan Islamic Relief Bangun Rumah Layak Huni bagi Yatim dan Dhuafa
Pesantren Nyaman Belajar, Menag: Dukungan BAZNAS Perkuat Pendidikan Pesantren
Perkuat Kolaborasi Kemanusiaan, Akulaku Group Salurkan Rp75 Juta untuk Penyintas Gempa NTT melalui BAZNAS RI
Pra-Rakornas 2026, BAZNAS RI Dorong Percepatan Transformasi Pengelolaan Zakat Nasional
MTQ Nasional XXXI 2026, BAZNAS RI Hadirkan Edukasi Interaktif “Jelajah Dampak Zakat Nusantara”
BAZNAS Lombok Barat Laksanakan Survey Program Mahyani di Desa Rumak
BAZNAS Bantu Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda
BAZNAS RI dan BCA Syariah Hadirkan Dapur Umum bagi Penyintas Gempa NTT
BAZNAS Bersama LAN RI Bahas Kolaborasi Penguatan Kelembagaan Pengelolaan Zakat
BAZNAS dan Kemenag RI Salurkan Rp17,5 Miliar untuk Program Pesantren Nyaman Belajar

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Lombok Barat.
Lihat Daftar Rekening →