Berita Terbaru
Bantu Penyintas Kebakaran di Senen, BAZNAS RI Salurkan Makanan Siap Saji hingga Layanan Psikososial
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, melalui Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), memberikan bantuan bagi masyarakat yang terkena dampak kebakaran di Senen, Jakarta Pusat. Bantuan tersebut mencakup makanan siap saji, dukungan dari dapur umum, dan layanan psikososial untuk membantu masyarakat dalam menghadapi masa tanggap darurat. Saidah Sakwan, M. A., pemimpin BAZNAS RI di bidang distribusi dan pemanfaatan, mengungkapkan bahwa Tim BAZNAS Tanggap Bencana telah bergerak cepat sejak hari pertama untuk memastikan para penyintas mendapatkan kebutuhan dasar yang layak selama masa darurat. "BAZNAS RI melalui tim BTB berkomitmen mendampingi warga yang terkena dampak. Kami menyediakan makanan siap saji, dapur umum, dan layanan psikososial agar masyarakat, terutama anak-anak, tetap merasa aman dalam situasi sulit ini," jelas Saidah dalam keterangan resmi di Jakarta pada Selasa (16/9/2025). Saidah menekankan bahwa penyediaan makanan siap saji dan dapur umum menjadi prioritas utama karena para korban kehilangan akses terhadap makanan setelah rumah mereka terbakar habis. “Kami menyadari bahwa kondisi di lokasi pengungsian sangat sulit dan terbatas. Dengan adanya dapur umum dan distribusi makanan siap saji, kami berharap para korban dapat menjaga kesehatan dengan baik,” tambahnya. Di samping menyediakan makanan, Saidah juga menjelaskan bahwa BAZNAS RI membuka layanan psikososial untuk mendukung masyarakat, terutama anak-anak dan lanjut usia, yang mengalami trauma akibat kehilangan tempat tinggal. “Anak-anak yang menjadi korban kebakaran sangat rentan secara mental. Oleh karena itu, kami menurunkan tim khusus agar mereka tetap merasakan rasa aman dan dapat terhibur meskipun berada di pengungsian,” tambahnya. Lebih jauh, Saidah mengungkapkan bahwa Tim BTB BAZNAS masih ada di lokasi untuk memberikan dukungan lebih lanjut. Distribusi logistik dan pendampingan psikososial terus dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat. "Upaya dari BAZNAS RI ini diharapkan dapat membantu meringankan beban para korban kebakaran sekaligus menunjukkan peran zakat dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat," ungkap Saidah. Saidah juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bersatu membantu para korban bencana, baik melalui doa maupun sumbangan yang dapat disalurkan melalui BAZNAS. “Bantuan yang kami salurkan bersumber dari zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat. Ini adalah contoh nyata bagaimana zakat dapat memberikan manfaat dengan cepat saat terjadi bencana,” tuturnya. Sebagaimana diketahui, kebakaran melanda daerah padat penduduk di Senen, Jakarta Pusat, pada Senin (16/9/2025), mengakibatkan puluhan keluarga kehilangan tempat tinggal dan harus mengungsi
BERITA17/09/2025 | Humas Baznas Lobar
Bantu Sesama, BAZNAS RI dan Masjid Al Bakrie Meluncurkan Inisiatif Sedekah Barang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berkolaborasi dengan Masjid Al Bakrie-Taman Rasuna, serta mendapatkan dukungan dari PT Bakrieland Development Tbk, yang mengelola kawasan Rasuna Epicentrum tempat masjid ini berada, secara resmi memperkenalkan program “Sedekah Barang. ” Tujuan dari program ini adalah untuk memberikan barang-barang bekas yang masih dapat digunakan untuk memberi manfaat kepada orang lain dan sekaligus mengurangi dampak negatif pada lingkungan. Inisiatif Sedekah Barang ini memiliki misi untuk memudahkan publik dalam melakukan sedekah, tidak hanya dengan memberikan uang, tetapi juga barang-barang yang bisa langsung membantu mereka yang membutuhkan. Peresmian program tersebut berlangsung bersamaan dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Bakrie Taman Rasuna, Jakarta Selatan, pada Selasa (16/9/2025). Dalam acara itu, hadir Mochamad Noerhakim, Kepala Departemen Program LAZNAS Bakrie Amanah, H. Abd. Kafi dari penguatan LAZ BAZNAS RI, pengurus DKM Masjid Al Bakrie Taman Rasuna, serta Zulfikar, perwakilan dari manajemen Bakrieland, dan Mochamad Noerhakim. Dalam pernyataannya, Pimpinan BAZNAS RI di bidang pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, M.Si. , CFRM. , mengungkapkan bahwa Sedekah Barang hadir sebagai respons terhadap masalah kesenjangan yang bersifat ekonomi, sosial, dan lingkungan akibat penggunaan barang bekas. “Sedekah Barang ada untuk memberikan nilai pada barang-barang yang sudah tidak terpakai, baik melalui penggunaan langsung maupun nilai jualnya. Program ini mendorong masyarakat untuk menjadikan barang bekas sebagai sumber amal sekaligus solusi bagi saudara-saudara kita yang memerlukan,” kata Rizaludin. Rizaludin menekankan bahwa masih banyak yang hidup dalam kondisi terbatas dan bergantung pada barang bekas, sementara ada juga yang tanpa kesulitan dapat membeli barang baru. Ketimpangan ini, lanjut Rizaludin, tidak hanya menciptakan masalah sosial tetapi juga berdampak negatif pada lingkungan jika barang bekas tidak dikelola dengan benar. "Melalui kemitraan dengan Masjid Al Bakrie, BAZNAS telah menyediakan drop box untuk Sedekah Barang di area Masjid Al Bakrie dan Apartemen Taman Rasuna. Adanya drop box ini mempermudah jamaah masjid, warga apartemen, dan masyarakat umum untuk berbagi, sambil meningkatkan rasa kepedulian sosial di sekitar mereka. “Kami sangat mendukung program Sedekah Barang ini sebagai wadah bagi jamaah dan warga Taman Rasuna untuk mendonasikan barang-barang yang masih layak pakai. Kami berharap inisiatif ini dapat membantu mereka yang membutuhkan dan sekaligus meningkatkan rasa kepedulian sosial di lingkungan Masjid,” ungkap perwakilan DKM Masjid Al Bakrie Taman Rasuna, Jakarta.
BERITA17/09/2025 | Humas Baznas Lobar
BAZNAS RI Tanggap Banjir di Bali, Dirikan Dapur Umum dan Salurkan Bantuan Kemanusiaan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI cepat merespon bencana banjir besar yang mengguncang Bali dengan membangun Dapur Umum, melaksanakan aksi bersih, serta menyalurkan bantuan untuk kemanusiaan. Bencana ini disebabkan oleh hujan sangat deras yang mencapai 385 mm dalam satu hari, setara dengan curah hujan selama sebulan, yang mengakibatkan sungai meluap dan terjadi genangan di enam daerah, termasuk Denpasar, Gianyar, Jembrana, Badung, Tabanan, dan Klungkung. Tragedi ini menyebabkan minimal 18 jiwa meninggal, enam orang hilang, serta lebih dari 400 keluarga terdampak, dengan kerusakan yang mencakup struktur rumah, pasar, dan jalan utama. Saidah Sakwan, MA, selaku Pimpinan BAZNAS RI untuk Pendistribusian dan Pendayagunaan, mengungkapkan, BAZNAS RI berkolaborasi dengan BAZNAS Provinsi Bali serta relawan telah terjun langsung ke lapangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak. Bantuan yang diberikan mencakup layanan dapur umum, penyediaan air, dan distribusi logistik darurat seperti paket kebersihan, perlengkapan bayi, selimut, dan kebutuhan dasar lainnya. “Setelah mendengar tentang bencana ini, BAZNAS segera menugaskan tim untuk memberikan layanan kemanusiaan bagi mereka yang terkena dampak. Kami berkomitmen memastikan bahwa zakat dapat langsung hadir untuk membantu mereka yang membutuhkan pada situasi darurat seperti ini," kata Saidah Sakwan di Jakarta, Selasa (16/9/2025). Saidah melanjutkan, relawan dari BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bersama BAZNAS Provinsi Bali bergerak cepat untuk memberikan berbagai bantuan bagi para korban banjir di Bali. "Tim BAZNAS mendirikan tempat penampungan, dapur umum, serta titik penyediaan air di berbagai lokasi seperti Pos Padanggalak, Desa Kesiman, Kecamatan Denpasar Timur, dan Jalan Pulau Biak, Desa Dauh Puri, Kecamatan Denpasar Barat," terangnya. Selain itu, BAZNAS juga memberikan 1.500 porsi makanan siap saji yang disalurkan ke beberapa lokasi pengungsian. "Hari ini, BAZNAS akan terus melanjutkan aksi kemanusiaan dengan mendirikan dua dapur umum di wilayah Denpasar Barat dan Denpasar Timur. Selain menyediakan makanan siap saji dan air bersih, BAZNAS juga akan menyalurkan logistik tambahan dan melaksanakan aksi bersih serta semprotan disinfektan, baik di Pos Padanggalak maupun area Pasar Kumbasari," tambahnya. “Di samping bantuan darurat, BAZNAS juga berencana mendukung pemulihan setelah bencana dengan melakukan aksi bersih dan penyemprotan disinfektan," ungkapnya. Saidah berharap agar para korban dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti biasa tanpa perlu merasa khawatir terhadap dampak lanjut dari banjir.
BERITA17/09/2025 | Humas
BAZNAS Menghargai Satgas Bannusia Lugri Garuda Merah Putih II, Tegaskan Kesungguhan untuk Membantu Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia menyambut dengan hangat kepulangan Satgas Bannusia Lugri Garuda Merah Putih II, yang juga menyertakan anggota dari BAZNAS. Tim ini telah kembali ke Indonesia pada hari Sabtu (13/9/2025), menandakan selesainya misi pengiriman bantuan kemanusiaan untuk masyarakat Palestina melalui metode airdrop. Dalam acara penyambutan yang dipimpin oleh Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau), Marsekal TNI M. Tonny Harjono, Pimpinan BAZNAS RI untuk bidang SDM, Keuangan, dan Umum, Kol. Caj (Purn. ) Drs. Nur Chamdani, hadir bersama Pimpinan BAZNAS RI untuk bidang Koordinasi Nasional, KH. Achmad Sudrajat, Lc, MA., CFRM. , di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Acara tersebut juga dihadiri oleh Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Dr. Zuhair S. M. Al-Shun, perwakilan dari Kedutaan Mesir dan Yordania, para pejabat kementerian, serta berbagai tamu undangan lainnya. Kol. Caj (Purn. ) Drs. Nur Chamdani menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan pelaksanaan misi kemanusiaan tersebut. "BAZNAS RI sangat bersyukur kepada Allah SWT karena semua anggota Satgas Garuda Merah Putih II, termasuk beberapa anggota BAZNAS RI, dengan izin dan perlindungan-Nya telah berhasil menyelesaikan tugas pengiriman bantuan kemanusiaan di Gaza Palestina melalui Airdrop. Kolaborasi antara TNI dan BAZNAS RI, yang merupakan arahan dari Presiden Prabowo, telah dilaksanakan dengan baik. Ini juga menjadi salah satu tanggung jawab BAZNAS RI kepada masyarakat Indonesia yang telah menyalurkan bantuan mereka kepada kami. Tentu saja, BAZNAS akan terus menerima sumbangan dari masyarakat agar dapat membantu saudara-saudara kita di Palestina," ujarnya. Sebagai bentuk penghargaan, BAZNAS memberikan piagam kepada beberapa anggota Satgas dan mitra, termasuk Kolonel Pnb Puguh Yulianto, Letkol Cba Supriyanto, S. I. P., M.Si. , Letkol Pnb Chandra Danang Jaya, serta perwakilan media TVOne, Mohammad Fahrial Nugraha. Kasau Marsekal TNI M. Tonny Harjono menegaskan bahwa misi kemanusiaan menuju Palestina bergantung pada kerja sama antar lembaga, termasuk dengan BAZNAS. "Secara keseluruhan, kami telah melakukan airdrop dengan total 91,4 ton dan 520 paket yang diterjunkan di Gaza. Semua ini terlaksana berkat kolaborasi antara Kementerian Pertahanan, Kementerian Luar Negeri, BAZNAS, dan atas perintah Panglima TNI, TNI AU yang melaksanakan penerjunan di wilayah Gaza," kata Kasau. Dia menambahkan bahwa misi ini membuktikan dedikasi Indonesia dalam solidaritas kemanusiaan global. "Ini sekali lagi menunjukkan komitmen bangsa Indonesia untuk berpartisipasi dalam solidaritas kemanusiaan untuk saudara-saudara kita di Gaza," tambahnya. Meskipun misi airdrop telah selesai, BAZNAS tetap berkomitmen untuk terus memberikan bantuan. Bersama pemerintah, TNI, dan mitra lainnya, BAZNAS bertekad untuk terus menyalurkan donasi masyarakat Indonesia bagi warga Gaza melalui jalur darat maupun metode lain yang memungkinkan.
BERITA15/09/2025 | Humas Baznas Lobar
Penghargaan UPZ 2025, BAZNAS RI Berikan Penghargaan kepada 120 Instansi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memberikan pengakuan kepada 120 institusi yang terdiri dari kementerian, lembaga negara, BUMN, dan BUMS yang telah memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Penghargaan ini diserahkan oleh BAZNAS RI dalam acara UPZ Award 2025 yang menjadi bagian dari Rapat Kerja (Raker) UPZ tingkat nasional 2025 yang diadakan di Bogor pada Rabu malam (10/9/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum, MIDEC, AK, CA, CPA, CWM, CGRCOP, GRCE, CHRP menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada semua lembaga yang telah mendapatkan penghargaan UPZ Award 2025.
"Terima kasih kami sampaikan kepada semua instansi atas upaya yang Bapak dan Ibu lakukan dalam merumuskan langkah nyata untuk meningkatkan pengumpulan dan pengelolaan zakat secara menyeluruh," ungkap Haji Mo.
Lebih lanjut, Haji Mo menjelaskan bahwa penyelenggaraan UPZ Award 2025 dilaksanakan untuk memberikan penghormatan yang patut kepada institusi yang aktif dalam menggerakkan zakat.
Ia menegaskan bahwa UPZ memainkan peran yang sangat penting untuk memperluas layanan zakat dan memastikan bahwa pengelolaannya dilakukan dengan cara yang transparan, akuntabel, serta sejalan dengan rencana strategis BAZNAS.
“Kami mengucapkan selamat sekali lagi kepada UPZ yang telah meraih penghargaan. Semoga seluruh UPZ di Indonesia semakin profesional, berdampak signifikan, dan berkelanjutan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Berikut pemenang UPZ Award 2025:
BINTANG 5:
PENGUMPULAN ZIS TERBAIK
1. KEMENTERIAN AGAMA RI
2. KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM RI
3. BPJS KETENAGAKERJAAN
4. BANK INDONESIA (BI)
5. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
6. PT BANK RAKYAT INDONESIA (Persero) Tbk
7. PT BANK NEGARA INDONESIA (Persero) Tbk
8. PT INDOSAT Tbk
9. PT BANK MUAMALAT INDONESIA Tbk
OPTIMALISASI POTENSI ZAKAT
1. KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA RI
2. KEMENTERIAN AGAMA RI
3. ARSIP NASIONAL REPUBLIK INDONESIA (ANRI)
4. KANTOR BAZNAS PUSAT
5. PT BIO FARMA (Persero)
6. PT SEMEN PADANG
7. PT ASIA MEDIA PRISMA (AMP)
8. BPRS MADINA MANDIRI SEJAHTERA
PERENCANAAN ZIS TERBAIK
1. KEMENTERIAN DALAM NEGERI RI
2. KEMENTERIAN KEHUTANAN RI
3. KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK)
4. UO MABES TNI
5. PT SEMEN PADANG
6. PT PETROKIMIA GRESIK (Persero)
7. PT ASIA MEDIA PRISMA (AMP)
8. YAYASAN AMALIAH ASTRA
PENYALURAN ZIS TERBAIK
1. KEMENTERIAN PARIWISATA RI
2. KEMENTERIAN DALAM NEGERI RI
3. MABES TNI ANGKATAN LAUT
4. BADAN RISET DAN INOVASI NASIONAL (BRIN)
5. TELKOM GROUP
6. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
7. PT ASIA MEDIA PRISMA (AMP)
8. BPRS HIK CIBITUNG
PELAPORAN ZIS TERBAIK
1. KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH RI
2. KEMENTERIAN PARIWISATA RI
3. MABES TNI ANGKATAN LAUT
4. KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK)
5. PT BANK NEGARA INDONESIA (Persero) Tbk
6. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
7. YAYASAN KHOIRUR ROOZIQIIN INDONESIA
8. BPRS MADINA MANDIRI SEJAHTERA
BINTANG 4:
PENGUMPULAN ZIS TERBAIK
1. KEMENTERIAN DALAM NEGERI RI
2. KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA RI
3. KEMENTERIAN KEUANGAN RI
4. BADAN RISET DAN INOVASI NASIONAL (BRIN)
5. RS JANTUNG DAN PEMBULUH DARAH HARAPAN KITA
6. MABES TNI ANGKATAN LAUT
7. PT BANK MANDIRI Tbk
8. PT SEMEN PADANG
9. YAYASAN AMALIAH ASTRA
10. PT ASURANSI JIWA SYARIAH AL-AMIN
11. PT ASIA MEDIA PRISMA (AMP)
OPTIMALISASI POTENSI ZAKAT
1. KEMENTERIAN PERLINDUNGAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA/BP2MI
2. KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG POLITIK DAN KEAMANAN RI
3. KEMENTERIAN PARIWISATA RI
4. MASJID ISTIQLAL
5. BPJS KETENAGAKERJAAN
6. BANK INDONESIA (BI)
7. PT PETROKIMIA GRESIK
8. PT ASABRI (Persero)
9. PT BANK NEGARA INDONESIA (Persero) Tbk
10. PT ADIRA FINANCE
11. MEDIA GROUP
12. PT INDOSAT Tbk
PERENCANAAN ZIS TERBAIK
1. KEMENTERIAN PELINDUNGAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA/BP2MI
2. KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM RI
3. KEMENTERIAN PARIWISATA RI
4. ARSIP NASIONAL REPUBLIK INDONESIA (ANRI)
5. MABES TNI ANGKATAN LAUT
6. MASJID ISTIQLAL
7. PT BANK RAKYAT INDONESIA (Persero) Tbk
8. PT BIO FARMA (Persero)
9. PT SEMEN TONASA
10. PT INDOSAT Tbk
11. MEDIA GROUP
12. YAYASAN KHOIRUR ROOZIQIIN INDONESIA
PENYALURAN ZIS TERBAIK
1. KEMENTERIAN KEHUTANAN RI
2. KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH RI
3. KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA RI
4. BANK INDONESIA (BI)
5. BADAN STANDARDISASI NASIONAL (BSN)
6. BPJS KETENAGAKERJAAN
7. PT BANK NEGARA INDONESIA (Persero) Tbk
8. PT BANK TABUNGAN NEGARA (Persero) Tbk
9. PT BIO FARMA (Persero)
10. BPRS MADINA MANDIRI SEJAHTERA
11. YAYASAN KHOIRUR ROOZIQIIN INDONESIA
12. MEDIA GROUP
PELAPORAN ZIS TERBAIK
1. KEMENTERIAN DALAM NEGERI RI
2. KEMENTERIAN KEHUTANAN RI
3. KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA RI
4. PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN (PPATK)
5. MASJID ISTIQLAL
6. BANK INDONESIA (BI)
7. PT PETROKIMIA GRESIK
8. PT PUPUK KALIMANTAN TIMUR
9. PT SEMEN PADANG
10. PT ASIA MEDIA PRISMA (AMP)
11. BPRS HIK CIBITUNG
12. MEDIA GROUP
TANPA BINTANG:
KAMPANYE ZAKAT TERBAIK
1. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
2. UO MABES TNI
3. MABES TNI ANGKATAN LAUT
4. TELKOM GROUP
5. PT PERMODALAN NASIONAL MADANI (Persero)
6. UNIVERSITAS GUNADARMA
7. PT BANK NEGARA INDONESIA (Persero) Tbk
8. PT PUPUK KALIMANTAN TIMUR
9. BADAN RISET DAN INOVASI NASIONAL (BRIN)
10. PT SEMEN PADANG
UPZ THE RISING STARS
1. KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH RI
2. BADAN SIBER DAN SANDI NEGARA (BSSN)
3. PT INDONESIA ASAHAN ALUMINIUM (INALUM)
4. KAHMI NASIONAL
UPZ LEMBAGA PENDIDIKAN TERBAIK
1. STF UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA
2. UNIVERSITAS GUNADARMA
3. UNIVERSITAS ISLAM AS-SYAFI’IYAH
LIFETIME ACHIEVEMENT
1. BAPAK OKTOWERI
UPZ BAZNAS PT SEMEN PADANG
2. BAPAK ANDAN KESUMAH
UPZ BAZNAS PT BANK NEGARA INDONESIA (Persero) Tbk
3. BAPAK NURSAHID
UPZ BAZNAS PT PUPUK KALIMANTAN TIMUR
BERITA11/09/2025 | Humas
Rakernas UPZ BAZNAS 2025 Menghasilkan Sepuluh Rekomendasi untuk Memperkuat Manajemen ZIS Nasional
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia telah melaksanakan Rapat Kerja (Raker) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat nasional pada 9-10 September 2025 di Bogor, melahirkan sepuluh rekomendasi guna menguatkan posisi UPZ sebagai mitra utama BAZNAS dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) secara menyeluruh.
Rekomendasi tersebut disampaikan oleh Deputi I BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, M. Arifin Purwakananta, di depan seluruh perwakilan UPZ BAZNAS. Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum, MIDEC, AK, CA, CPA, CWM, CGRCOP, GRCE, CHRP, serta jajaran Pimpinan BAZNAS RI juga hadir dalam acara tersebut, bersama dengan penerima BAZNAS Award 2025.
H. Mokhamad Mahdum, MIDEC, AK, CA, CPA, CWM, CGRCOP, GRCE, CHRP, mendorong agar pertemuan Rakernas UPZ BAZNAS ini menjadi wadah dalam merumuskan langkah-langkah konkrit untuk meningkatkan pengumpulan dan pengelolaan ZIS.
"Kami berharap hasil ini bukan hanya sebagai pernyataan saja, tetapi bagaimana kita dapat mewujudkan pengelolaan ZIS nasional yang berimpact dan berkelanjutan," ungkap Haji Mo, Rabu (10/9/2025).
Melalui forum ini, Haji Mo menyampaikan, BAZNAS ingin memastikan manajemen zakat dapat menjawab tantangan yang ada dalam aspek sosial dan ekonomi dengan lebih efisien.
Oleh karena itu, dia mendorong UPZ untuk semakin memiliki kompetensi, memberikan dampak yang nyata, serta berkelanjutan dalam usaha mencapai kesejahteraan untuk umat.
"Kami juga mengingatkan kepada seluruh amil di Indonesia untuk menjaga nama baik BAZNAS, karena UPZ adalah garda terdepan dalam menyediakan layanan zakat bagi pegawai di masing-masing instansi,” tambahnya.
Berikut adalah Sepuluh Rekomendasi dari Rapat Kerja (RAKER) UPZ BAZNAS Tingkat Nasional Tahun 2025:
1. Mendorong pengembangan profesionalisme UPZ melalui kebijakan yang mendukung peningkatan kapasitas dan kompetensi Amil dengan program sertifikasi Amil Zakat;
2. Memperkuat kelembagaan dan posisi BAZNAS RI sebagai lembaga non-struktural pemerintah serta mencapai integrasi UPZ BAZNAS di tingkat nasional dengan berbagai elemen yang mendukung ekosistem pengelolaan zakat;
3. Mendorong penerapan transformasi digital dalam perencanaan, pengumpulan, penyaluran, dan pelaporan dengan menggunakan SIMBA UPZ;
4. Mengajak para pemimpin di kementerian, lembaga, BUMN dan swasta di masing-masing instansi untuk memberikan dukungan dalam perencanaan, pengumpulan, penyaluran, dan pelaporan;
5. Mendorong peningkatan pengumpulan ZIS oleh UPZ BAZNAS tingkat nasional pada tahun 2026 demi mendukung Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045;
6. Memberikan perhatian khusus serta memperkuat kolaborasi program penyaluran ZIS-DSKL untuk inisiatif yang memiliki dampak dan berkelanjutan, seperti pemberdayaan ekonomi, beasiswa, dan program lainnya;
7. Menyertakan branding BAZNAS dalam setiap saluran komunikasi UPZ dan melibatkan BAZNAS dalam upacara peluncuran program di UPZ;
8. Memperkuat pengaturan prosedur perencanaan, standar layanan, pelaporan, dan pengelolaan zakat dengan melaksanakan Perbaznas No 2 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Tata Kerja Unit Pengumpul Zakat;
9. Menjunjung tinggi kode etik amil, memperkuat pengawasan internal, serta menjaga independensi;
10. Berpartisipasi aktif dalam setiap acara yang diadakan oleh BAZNAS RI untuk menindaklanjuti hasil rekomendasi RAKER UPZ BAZNAS Tingkat Nasional Tahun 2025.
BERITA11/09/2025 | Humas Baznas Lobar
Hari Anak Nasional, BAZNAS Perkuat Peran Pendidikan Zakat Lewat SCB
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia terus mendorong peran zakat dalam meningkatkan akses terhadap pendidikan berkualitas untuk anak-anak di Indonesia, salah satunya melalui program Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB). Tindakan ini terlihat jelas dalam kunjungan Pimpinan BAZNAS RI di Bidang Koordinasi Nasional, KH. Achmad Sudrajat, Lc, MA, CFRM ke lokasi SCB yang terletak di Cirangkong, Cemplang, Kabupaten Bogor, pada hari Rabu (23/7/2025).
Kunjungan ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Anak Nasional 2025, dengan penekanan pada pentingnya menciptakan generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, kemandirian ekonomi, dan kepedulian terhadap orang lain. Pada kesempatan tersebut, KH. Achmad Sudrajat melakukan inspeksi langsung terhadap fasilitas pendidikan dan program pemberdayaan bagi siswa, termasuk budidaya ikan dengan sistem aquaponik dan pengembangan jamur tiram. Ia juga berinteraksi dengan siswa dan memimpin sebuah diskusi strategi bersama manajemen sekolah untuk menguatkan nilai-nilai zakat, sosial, dan kemanusiaan dalam kurikulum pendidikan SCB. Beliau menekankan pentingnya mujahadah untuk pembentukan karakter spiritual, agar siswa dapat menginternalisasi nilai-nilai agama yang kuat dalam kehidupan mereka ke depan.
“Zakat adalah lebih dari sekadar dukungan finansial; ia merupakan investasi sosial untuk masa depan. Program SCB ini menunjukkan bagaimana pengelolaan dana zakat dapat menghasilkan anak-anak mustahik yang menjadi generasi unggul, mandiri, dan siap memberikan kontribusi kepada negara ini,” jelas Achmad. Achmad menambahkan, BAZNAS memastikan setiap anak yang berada di SCB tidak hanya menerima pendidikan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk tumbuh secara menyeluruh sebagai individu. “Anak-anak di sini dibentuk dengan nilai-nilai Islam, pengetahuan, dan kepedulian sosial agar kelak menjadi agen perubahan di komunitas serta berpotensi menjadi muzaki dan generasi unggul di masa mendatang,” terangnya. Dalam kunjungan ini, juga hadir Kepala Sekolah SCB Ahmad Kamaluddin Afif, Wakil Kepala Sekolah bidang operasional Roni, bidang kurikulum Siswadi Diniyanto, bidang asrama Helmi, serta Staf Senior Pendidikan dan Dakwah BAZNAS, Heri Mulyadi. Sekolah Cendekia BAZNAS merupakan lembaga pendidikan berbasis zakat yang ditujukan untuk anak-anak dari keluarga mustahik yang memiliki prestasi. Dengan pendekatan pendidikan yang menggabungkan nilai-nilai keislaman, pengetahuan, keterampilan hidup, dan kepedulian sosial, SCB berfungsi sebagai model dalam pengelolaan zakat yang produktif di sektor pendidikan.
BERITA24/07/2025 | Humas Baznas Lobar
Bupati LAZ: ASN Harus Peka Terhadap Lingkungan Sosialnya dalam Acara Santunan Anak Yatim
Gerung, BAZNAS Lombok Barat – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, dalam kerjasama dengan PGRI, Wanita Muslimah, dan Baznas Lobar, menyelenggarakan acara “Ngaji, Berbagi, dan Santunan Anak Yatim” pada hari Rabu, 23 Juli 2025 di Aula Kantor Bupati Lobar. Dalam acara ini tampak hadir Bupati LAZ, Ketua Komisi IV DPRD Lobar, Ketua Baznas TGH Taisir Al Azhar, Kadis Dikbud M. Hendrayadi, Ketua Dewan Pendidikan, Ketua serta Pengurus PGRI, Ketua Umum PW Wanita Islam NTB, beberapa pejabat lainnya, dan ratusan anak yatim dari seluruh penjuru Lombok Barat.
Bupati LAZ memberikan penghargaan atas kolaborasi yang terjalin. Ia menegaskan bahwa kegiatan sosial seperti ini memiliki dampak yang signifikan baik secara spiritual maupun sosial. Ia menyoroti pentingnya perhatian ASN kepada masyarakat di sekitarnya. “Setiap rezeki yang kita miliki memiliki hak bagi orang lain. Semua ASN harus sensitif dan peduli terhadap lingkungan sosial,” ujarnya.
Bupati LAZ pun mengajak ASN, khususnya para guru PGRI, untuk berperan dalam menyantuni anak-anak yatim sebagai manifestasi kepedulian sosial. Ia berharap agar setiap guru PGRI dapat membimbing satu anak yatim agar mereka mendapatkan masa depan serta pendidikan yang lebih baik. “Tidak hanya mendukung upaya pemerintah dalam mengatasi kemiskinan, tetapi juga sebagai amal jariyah,” imbuhnya.
Ketua PGRI Lobar, Dr. H. Ahmad Sujai, S. Pd., M. Pd., menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang digagas oleh PGRI bersama Wanita Islam dan Baznas. Acara ini mencerminkan kepedulian terhadap sesama serta upaya untuk menjadikan Lobar lebih maju, mandiri, dan berkeadilan. Sebanyak 150 anak yatim dari 10 kecamatan mendapatkan santunan berupa alat tulis dan uang tunai sebesar Rp200. 000.
Acara ini juga dilengkapi dengan tausiah dari Dr. H. Lalu Ahmad Zainuri yang menggarisbawahi pentingnya memberikan dukungan kepada anak yatim dan dhuafa sebagai cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar dan penuh khidmat.
BERITA24/07/2025 | Humas Baznas Lobar
LAZ Bupati Lobar Serahkan 468 Penerima Bantuan Modal Usaha dan 11 Gerobak Produktif
Lombok Barat_ Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Lombok Barat baru saja melounching program gerobak produktif dan bantuan modal usaha pada acara yang digelar di Bencingah Agung Kantor Bupati Lombok Barat. Dalam acara ini, hadir sejumlah tokoh terkemuka, termasuk Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini, Kepala OPD, serta wakil dari masyarakat dan lembaga lainnya. 22/7/2025 Ketua BAZNAS Lombok Barat, TGH. Taisir Al-Azhar, mengungkapkan bahwa peluncuran ini merupakan bagian dari usaha yang lebih besar untuk mendukung pemerintah daerah dalam mengatasi kemiskinan serta memajukan kesejahteraan ekonomi masyarakat. “Kami berharap bantuan ini dimanfaatkan secara efektif oleh penerima untuk meningkatkan pendapatan keluarga mereka,” jelas TGH. Taisir. Ia juga menggarisbawahi betapa pentingnya partisipasi aktif dari penerima dalam mengelola usaha mereka. Program ini memberikan dukungan kepada Kelompok Usaha Bersama (KUBE) yang tersebar di 10 kecamatan, melibatkan 64 kelompok dengan total 468 individu yang mendapatkan manfaat. Bantuan yang diberikan bervariasi antara Rp 700.000 hingga Rp 1.000.000, ditambah dengan pengadaan 11 unit gerobak produktif senilai total Rp 88.825.000. Ini diharapkan dapat memberikan dorongan bagi pelaku usaha mikro dan kecil di daerah tersebut. TGH. Taisir menjelaskan bahwa proses verifikasi proposal dilakukan dengan cermat melalui wawancara dengan ketua serta anggota kelompok usaha di masing-masing kecamatan. “Kami membentuk tim verifikasi untuk memastikan bahwa KUBE yang tercantum dalam proposal benar-benar ada dan kemudian kami menentukan sasaran bantuan yang tepat,” ujarnya. Untuk memastikan penyaluran bantuan berlangsung dengan baik, BAZNAS bekerja sama dengan Bank BSI dalam melakukan pembayaran langsung ke rekening penerima. Pendekatan ini bertujuan mendigitalisasi proses dan mengurangi risiko penyalahgunaan. “Kami bekerja sama dengan Bank BSI untuk mempertahankan transparansi dan akuntabilitas, sehingga tidak timbul isu atau fitnah,” sambungnya. Acara penyerahan bantuan ditutup dengan penyerahan simbolis bantuan sosial dan gerobak produktif oleh Bupati Lombok Barat, didampingi Ketua MUI Lombok Barat dan Ketua BAZNAS Lombok Barat. “Langkah nyata ini diharapkan dapat membantu masyarakat menjadi lebih mandiri dan berkontribusi pada perekonomian lokal, serta mendukung tujuan besar menciptakan kesejahteraan dari desa” tambahnya. TGH. Taisir menjelaskan ada lima fokus utama sesuai dalam Rencana Kerja Anggaran Tahunan (RKAT): pendidikan, kesehatan, kesejahteraan, kemanusiaan, serta dakwah dan advokasi. Dalam konteks usaha mikro, BAZNAS juga meluncurkan Baznas Mikro Finance Desa (BMD) yang baru terakreditasi di Gunungsari, dengan anggaran mencapai Rp 800.000.000 pada tahun 2025 dan menawarkan pinjaman mulai dari Rp 1.500.000 hingga Rp 2.000.000. Inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada pinjaman tak resmi dan praktik rentenir, yang kerap merugikan masyarakat. Dengan adanya program bantuan ini, diharapkan masyarakat Lombok Barat dapat mengoptimalkan potensi ekonomi mereka dan menuju kemandirian yang lebih baik. BAZNAS yakin bahwa dengan dukungan yang sesuai, masyarakat tidak hanya akan menjadi mustahiq (penerima bantuan), tetapi juga bisa berperan sebagai mumfiq (pemberi) dan muzaki (penuna zakat). Demikian disampaikan.
BERITA22/07/2025 | Humas Baznas Lobar
Lewat BAZNAS Microfinance Desa, Mustahik Diberdayakan untuk Mandiri dan Lawan Jerat Riba
Lombok Barat – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Kabupaten Lombok Barat terus memperkuat perannya sebagai pendorong ekonomi masyarakat dengan tidak hanya menyalurkan bantuan yang bersifat konsumtif, tetapi juga mengimplementasikan program pemberdayaan yang berkelanjutan. Salah satu terobosan kunci adalah BAZNAS Microfinance Desa (BMD), sebuah inisiatif yang bertujuan untuk memberikan akses permodalan tanpa bunga kepada sejumlah mustahik, dan sekaligus melindungi mereka dari praktik riba yang merugikan. Program ini muncul sebagai solusi untuk masalah yang dihadapi oleh pengusaha mikro di desa-desa, yang sering memiliki potensi besar namun terbatasi oleh kekurangan modal dan kesulitan dalam mengakses lembaga keuangan formal yang berbasis syariah. BMD, yang dijalankan di bawah naungan BAZNAS Microfinance (BMFi), beroperasi dengan memberikan pembiayaan melalui skema Qardhul Hasan, yaitu pinjaman baik hati tanpa bunga atau imbalan. Direktur program menjabarkan bahwa tujuan utama BMD tidak hanya terfokus pada penyaluran dana. "Tujuan utama BMD adalah untuk menyediakan akses permodalan bagi mitra sekaligus mendampingi mereka dalam mengembangkan usaha. Kami ingin memberikan lebih dari sekadar bantuan, tetapi juga alat dan pengetahuan untuk membangun usaha," demikian pernyataan resmi dari BAZNAS. Untuk menjaga akuntabilitas, pengelola BMD diharuskan menyampaikan laporan bulanan sebagai bahan untuk evaluasi dan perencanaan strategis ke depan. Sebagai contoh nyata di lapangan, penerapan BMD di Gunungsari menjadi ilustrasi yang jelas tentang bagaimana program ini dijalankan dengan terorganisir dan penuh pertimbangan. Untuk mengakses pembiayaan, mustahik diharuskan membentuk kelompok yang terdiri dari 5 hingga 10 orang, bukan mengajukan permohonan secara individu. Metode ini terbukti efektif dalam membangun solidaritas, tanggung jawab bersama, serta memudahkan proses pendampingan yang dilakukan oleh tim BAZNAS. Persyaratan administratif yang ditetapkan mencerminkan komitmen BAZNAS terhadap prinsip kehati-hatian dan ketepatan sasaran. Setiap anggota kelompok diwajibkan untuk menyerahkan fotokopi KTP, Kartu Keluarga (KK), Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), serta foto yang menunjukkan tempat usaha mereka. Verifikasi melalui dokumen tersebut memastikan bahwa bantuan yang disalurkan benar-benar diberikan kepada mereka yang memenuhi syarat dan memiliki usaha nyata yang dapat dikembangkan. Kehadiran BMD dikatakan memberikan dampak signifikan bagi penguatan ekonomi umat Islam. Pertama, program ini secara aktif melawan pengaruh riba yang sering kali menjadi penyebab kemiskinan dan tekanan utang. Kedua, BMD berkontribusi pada kemandirian ekonomi dengan mengubah mustahik dari sekadar penerima bantuan menjadi pelaku ekonomi yang produktif. Ketiga, program ini merupakan bukti nyata dari keadilan sosial dalam Islam, di mana dana zakat, infak, dan sedekah didistribusikan secara produktif untuk mengurangi kesenjangan ekonomi. Keberhasilan program seperti BMD ini sangat bergantung pada partisipasi dan kepercayaan masyarakat dalam melaksanakan kewajiban zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi seperti BAZNAS. Dukungan dari umat menjadi sumber utama yang memungkinkan program pemberdayaan ini berlanjut, menjangkau lebih banyak mustahik, serta menciptakan lebih banyak cerita sukses tentang kemandirian ekonomi. Melalui kolaborasi ini, BAZNAS bertujuan untuk mengubah posisi mustahik menjadi muzakki di masa depan, demi terciptanya pilar ekonomi umat yang kuat dan adil.
BERITA19/06/2025 | Humas Baznas Lobar
Kurban Berkah BAZNAS 2025
Kurban adalah sebuah kegiatan sosial yang juga memiliki aspek ekonomi serta mendukung peternak. Kegiatan kurban bukan hanya sekadar ritual ibadah pribadi yang dianjurkan bagi umat Muslim, melainkan juga merupakan sumbangan untuk memberdayakan masyarakat, khususnya para peternak kecil. Para peternak biasanya hanya berfungsi sebagai penggembala tanpa bisa menikmati daging atau mendapatkan keuntungan signifikan dari penjualan hewan yang mereka miliki. Dengan adanya program ini, ada potensi peningkatan kesejahteraan bagi peternak kecil melalui aktivitas ekonomi yang berlangsung selama perayaan Idul Adha 1442 H | 2021 M. ???? Dalil dari Al-Qur’an ???? Surah Al-Kawtsar (108): 2 “Fa shalli li rabbika wanhar.” Artinya: “Oleh karena itu, dirikanlah salat untuk Tuhanmu dan lakukanlah kurban.” → Ayat ini menegaskan bahwa kurban adalah ibadah yang dianjurkan setelah melaksanakan salat Iduladha sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah atas segala nikmat-Nya. ???? Surah Al-Hajj (22): 36-37 “Dan Kami telah menjadikan unta-unta itu sebagai simbol bagi Allah... Daging dan darah unta tidak akan mencapai (keridaan) Allah, melainkan ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.” → Ini menekankan bahwa yang paling utama dalam pelaksanaan kurban bukanlah ukuran hewan, tetapi niat dan kepatuhan kepada Allah. ???? Dalil dari Hadis Nabi ? ???? HR. Ahmad, Ibnu Majah, dan Tirmidzi “Tiada suatu tindakan dari anak Adam pada hari Nahr (Iduladha) yang lebih diutamakan di sisi Allah selain menyembelih hewan kurban. Sesungguhnya hewan kurban akan datang pada hari kiamat dengan tanduk, bulu, dan kukunya. Dan sungguh, darahnya akan sampai kepada Allah sebelum menetes ke bumi. Oleh karena itu, lakukanlah penyembelihan dengan ikhlas.” (HR. Tirmidzi, hasan) ???? HR. Muslim “Siapa pun yang memiliki kemampuan (rezeki) tetapi tidak berkurban, hendaknya tidak mendekati tempat salat kami.” → Hadis ini menunjukkan bahwa kurban merupakan sunnah muakkadah (sangat dianjurkan), bahkan sebagian ulama menganggapnya wajib bagi yang mampu.
perbedaan ketentuan pembagian kurban
???? 1. Kurban (Udhiyyah) - Ibadah Sunnah Kurban ini dilaksanakan oleh umat Islam pada Hari Raya Iduladha dan hari tasyrik (11-13 Zulhijjah). ? Ketentuan Pembagian Dagingnya: 1/3 bagian untuk orang yang berkurban dan keluarganya (boleh dimakan). 1/3 bagian untuk diberikan kepada kerabat atau tetangga. 1/3 bagian untuk disedekahkan kepada orang-orang yang membutuhkan. ???? Catatan: Pembagian 1/3 tidak harus kaku, namun penting ada bagian yang disedekahkan dan bukan semuanya hanya untuk konsumsi pribadi. ???? 2. Kurban Nazar Jika seseorang berjanji untuk berkurban, maka dia diwajibkan untuk melakukannya. ? Ketentuan: Tidak boleh ada bagian yang diambil oleh orang yang berkurban. Semua daging dan hasil kurban (termasuk kulit) harus disedekahkan. ???? 3. Kurban Kolektif (Seperti Sapi untuk 7 Orang) Kurban ini dapat dilakukan oleh maksimal tujuh orang untuk satu ekor sapi. Setiap peserta harus memiliki niat untuk berkurban, bukan sekadar sedekah. ???? Ketentuan Pembagian: Sama seperti kurban individu, yaitu: Boleh dimakan oleh peserta. Harus ada bagian yang disedekahkan. ??Siapa yang Tidak Boleh Menerima Daging Kurban? Orang yang kaya tidak dianjurkan untuk menerima kecuali sebagai hadiah. Panitia kurban tidak diperbolehkan menerima bagian tertentu sebagai imbalan. Upah bagi panitia harus diambil dari sumber lain, bukan dari bagian kurban.
BERITA07/05/2025 | Humas Baznas Lobar
338 MAHASISWA MENERIMA BEASISWA BERPRESTASI BAZNAS LOBAR DIBERIKAN OLEH BUPATI DAN WABUP LOMBOK BARAT
Alhadulilah dalam acara Dzikir dan Do'a dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kabupaten Lombok Barat ke 67, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Barat memberikan beasiswa pada ratusan mahasiswa Lobar yang kuliah di dalam dan luar negeri. Kegiatan yang dirangkai dengan acara dzikir dan doa bersama ini berlangsung di Bencingah Agung, Kantor Bupati Lombok Barat, pada Selasa, 15 April 2025.
Kegiatan yang merupakan rangkaian HUT Lombok Barat ke 67 ini dihadiri oleh Bupati Lobar H.Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Wakil Bupati Hj. Nurul Adha, Forkopimda, Sekretaris Daerah H.Ilham, para asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Ketua MUI Lobar, Ketua BAZNAS dan jajaran komisioner, Ketua FKSPP, Ketua TP PKK, Ketua DWP Lobar, ASN dan Masyarakat Lobar serta para mahasiswa penerima beasiswa.
Dalam sambutannya Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) menyampaikan pemberian beasiswa bantuan pendidikan bagi mahasiswa S1,S2 dan S3 serta mahasiswa yang berkuliah di Luar negeri ini sangat positif. Hal ini diharapkan dapat memberikan semangat dan motivasi bagi mahasiswa dalam melaksanakan studi atau pendidikan. Ia menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS dan semua pihak yang telah berzakat melalui BAZNAS. “Tentu ini sangat positif dan membantu putra putri Lombok Barat dalam melangsungkan studi. Kami berharap para mahasiswa dapat semakin semangat dalam menempuh studi,”harapnya.
Bupati LAZ mengatakan BAZNAS sebagai Lembaga Amil Zakat diharapkan dapat hadir pada semua aspek kehidupan masyarakat Lombok Barat. Hal ini agar dapat membantu pemerintah daerah dalam berbagai sektor. Untuk itu ia meminta agar BAZNAS dapat dikelola dengan profesional dan menjaga trush atau kepercayaan dari masyarakat. Agar masyarakat tidak ragu untuk menyalurkan zakat, infak dan sedekahnya melalui BAZNAS Lobar. “BAZAS harus hadir dalam semua aspek kehidupan masyarakat. Selain itu Baznas harus mengelola trust atau kepercayaan publik agar tetap dipercaya oleh masyarakat dalam mengelola ZIS,”ujarnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Lombok Barat, TGH. M. Taisir Al-Azhar menyampaikan ucapan terima kasih kepada para muzaki yang telah mempercayakan BAZNAS sebagai wadah dalam pengelolaan Zakat Infaq dan Sedekah. Ia menyampaikan bahwa pada hari ini beasiswa diberikan kepada 338 mahasiswa dan total anggaran sebesar Rp. 506 juta. Dengan rincian beasiswa S1 sebanyak 271 orang masing masing mendapatkan 1000 000,beasiswa S2 untuk 40 orang masing masing mendapatkan 2.500.000,beasiswa S3 sebanyak 7 orang masing masing mendapatkan 5.000 000 dan beasiswa luar negeri sebanyak 20 orang masing masing menerima 5.000 000. Taisir juga menyampaikan bahwa total pengumpulan zakat fitrah yang tercatat di Baznas pada bulan Ramadan kemarin berjumlah RP. 2 miliar 65.785.000,- kemudian zakat infaq dan sedekah yang terkumpul dari luar ASN berjumlah RP. 159.370.500,-dan dari ASN terkumpul 646.659.931. “Kami akan terus berusaha untuk mengajak para Muzakki, para owner perusahaan dalam rangka mau berbagi dan berzakat ke BAZNAS Lombok Barat” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa sejak tahun 2021 hingga tahun 2025, total penerima beasiswa mencapai 1.703 orang. Ia berharap dukungan dari para muzaki terus meningkat agar BAZNAS dapat terus menjadi perantara yang memberikan kemaslahatan bagi umat, “Semakin banyak para muzaki, semakin besar pula yang BAZNAS bisa kelola, sehingga akan semakin banyak pula yang bisa BAZNAS salurkan untuk masyarakat,” harapnya.
Kegiatan Dzikir dan Do’a ini diisi dengan ceramah agama oleh Prof. KH. Zaidi Abdad, Guru Besar UIN Mataram. Dalam pemaparannya ia menyampaikan Dzikir dan Do’a ini sebagai momentum untuk introspeksi diri dan merupakan bagian dari rasa syukur kepada Allah SWT. Ia juga menyampaikan bahwa program sejahtera dari desa sangat tepat untuk dapat mewujudkan ketahanan ummat dan masyarakat desa. Kegiatan yang dirangkai dengan penyerahan beasiswa secara simbolis oleh Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat ini berjalan dengan lancar dan maksimal. (Humas BAZNAS Lobar)
BERITA16/04/2025 | Humas Baznas Lobar
Baznas Lobar Mengajak Anak Yatim dan Dhuafa Berbelanja Baju Lebaran
Giri Menang- Badan Amil Zakat Kabupaten Lombok Barat (Baznas Kab. Lobar) mengajak para anak yatim dan dhuafa yang ada di 46 Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) yang ada di Kab. Lobar untuk berbelanja baju lebaran di Lombok Epicentrum Mall (LEM), Sabtu (29/03/2025).
Kegiatan ini di pimpin langsung oleh Ketua Baznas Lobar Tgh. Muhamad Taisir Al Azhar di temani waka 1 bidang pengumpulan Tgh.M.Syukri didampingi oleh General Manager LEM Salim Abdad beserta Pengurus LKSA Lobar dan anak-anak yatim dan dhuafa.
Ketua Baznas Lobar Tgh. Muhamad Taisir Al Azhar menyampaikan rasa bahagianya karena menyaksikan anak-anak yatim dan dhuafa yang ada di LKSA Lobar bisa tersenyum menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri dengan berbelanja baju lebaran.
"Masing-masing LKSA membawa 3 orang sampai 5 orang anak yatim dan dhuafa untuk berbelanja dengan kisaran nilai masing-masing Rp 250.000," Ucapnya.
Tgh Taisir juga menyampaikan dan mendoakan para ASN dan para Muzaki lainnya agar diberikan keberkahan hartanya oleh Allah SWT.
"Kami mohon maaf juga belum bisa menjangkau semua anak yatim dan dhuafa yang ada di Lobar,sebagaimana qoidah fiqhiyah mengatakan, Ma la yudraku kulluhu la yutraku kulluhu dimana maksudnya kalau belum bisa menjangkau semuanya,setidaknya tidak meninggalkan atau mengabaikan semuanya. Hal ini di sebabkan karena masih terbatasnya pengumpulan Baznas Lobar setiap tahunnya. mudah - mudahan nanti kalau pengumpulannya maksimal,maka maksimal juga yang Baznas Lobar berikan,"Pungkasnya.
Sementara GM LEM Salem Abdad mengatakan ia sangat antusias menyambut kegiatan dan kerjasama seperti ini.
"Sudah hampir 1 bulan ini Baznas Lobar telah membuka gerai di LEM. Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah Costumer -menyalurkan Zakat, Infak dan Sedekahnya, " terangnya.
BERITA29/03/2025 | Humas Baznas Lobar
AYU, ALUMNI BEASISWA BAZNAS MENJADI WIRAUSAHAWAN MUDA DI BIDANG PERTANIAN
Ayu Biakhlaqir Rossa, alumni Beasiswa Cendekia BAZNAS tahun 2018, sukses menjadi wirausahawan muda di bidang pertanian hortikultura di Kota Gresik, Provinsi Jawa Timur. Lulusan S1 Biologi Fakultas Pengetahuan Alam Universitas Brawijaya Malang ini mulai menekuni usaha pertanian sejak 2019.
Sejak menerima Beasiswa Cendekia BAZNAS pada tahun 2018, Ayu mendapat banyak inspirasi bahwa menghasilkan uang tidak hanya dengan mencari kerja, tetapi juga dengan menciptakan lapangan kerja. Ide bisnis yang dirintis sejak tahun 2018 kemudian dikembangkan sebagai bagian dari penelitian skripsinya pada tahun 2019.
Usaha yang awalnya fokus pada budidaya tanaman hias kini berkembang menjadi tanaman hortikultura obat serta hortikultura tanaman buah, khususnya melon dan jeruk nipis. Seiring perkembangan bisnisnya, Ayu kini telah mempekerjakan beberapa orang untuk membantu proses budidaya.
BAZNAS berperan penting dalam perjalanan Ayu dengan memberikan pelatihan etos kerja, disiplin, dan mental yang kuat melalui program pelatihan kepemimpinan. Pelatihan tersebut membantu dalam membangun usaha secara lebih profesional.
Ayu meyakini bahwa usaha tidak akan menghasilkan hasil yang baik. Menurutnya, inovasi adalah kunci utama dalam berwirausaha. Setiap risiko yang dihadapi menjadi tantangan untuk mencapai tingkat yang lebih tinggi. Dengan semangat tersebut, Ayu terus mengembangkan usahanya dan menciptakan peluang baru di sektor pertanian.
BERITA09/03/2025 | Humas Baznas Lobar
Optimalkan Penghimpunan ZIS, BAZNAS RI Serahkan SK UPZ Kemendikdasmen
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meresmikan pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI dengan menyerahkan SK UPZ BAZNAS Kemendikdasmen sebagai upaya untuk mengoptimalkan perolehan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Penyerahan SK UPZ Kemendikdasmen tersebut diselenggarakan di Masjid Baitut Tholibin, Kemendikdasmen, Jakarta, Selasa (4/03/25).
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu`ti, M.Ed., mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS yang telah merespons cepat permintaan Kemendikdasmen terkait pembentukan UPZ di lingkungan kementerian.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS atas respons cepat dalam memberikan SK UPZ ini. Ini merupakan langkah penting dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang lebih baik,” ujar Prof. Mu`ti.
Prof. Mu`ti juga menyampaikan harapannya agar zakat dapat berkembang menjadi kebiasaan di masyarakat, karena zakat memiliki manfaat yang luar biasa, terutama dalam memberikan bantuan pendidikan yang layak.
Di akhir sambutannya, Prof. Mu`ti menekankan pentingnya peran teknologi dalam mempermudah masyarakat untuk menunaikan kewajiban zakat.
“Dengan adanya teknologi, zakat dapat disalurkan dengan lebih cepat dan efisien. Semoga zakat ini tidak hanya membantu masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga menjadi sumber keberkahan bagi setiap muzaki dan mustahik. Dan kedepannya tidak hanya Kemdikdasmen saja tapi bisa ke Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi atau menular ke Kementerian Kebudayaan,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua BAZNAS RI, Prof. KH. Noor Achmat, M.A., menyampaikan poin-poin penting terkait keutamaan zakat sebagai kewajiban umat Islam dan bentuk pengabdian kepada Allah Swt.
“Pentingnya berzakat menggambarkan wujud tauhid yang kuat dalam diri setiap individu Muslim. Hal ini menunjukkan bahwa zakat adalah kewajiban yang harus kita tunaikan,” ujarnya.
Selain itu, beliau mengapresiasi keberadaan UPZ yang berperan penting sebagai amil zakat yang memfasilitasi pengumpulan dan penyaluran zakat.
Kiai Noor juga menegaskan, amil zakat harus saling mengisi pelayanan dengan doa yang tulus untuk para muzaki.
Lebih lanjut, Kiai Noor mengajak seluruh umat Islam untuk menunaikan zakat dan memastikan zakat dapat membantu menciptakan ketenangan hidup.
“Berdasarkan riset, 100 persen mereka yang membayar zakat hidupnya lebih tenang, dan doa para amil yang terkabulkan akan membawa antusiasme besar bagi UPZ. Kita akan menciptakan ketenangan di Kemendikdasmen, insya Allah akan tentram,” ucapnya.
Turut Hadir Pimpinan BAZNAS; Bidang Perencanaan, Kajian dan Pengembangan Prof. (HC) Dr. H. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec, Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Hj. Saidah Sakwan, MA, Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag, M.Si, CFRM, Bidang SDM, Keuangan dan Umum Kol. Caj. (Purn) Nur Chamdani, Bidang Teknologi dan Informasi Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman, M.S, M.Sc, Ph.D, Deputi I Arifin Purwakananta, Deputi II Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si, Direktur Pengumpulan Badan H. Faisal Qosim, Lc.
BERITA05/03/2025 | Humas Baznas Lobar
BAZNAS Lobar bersama Islamic Relief Internasional Bangun 12 Mahyani Tahan Gempa
Gerung, BAZNASLOBAR. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama Yayasan Islamic Relief Internasional UK melaksanakan peresmian dan serah terima Rumah Layak Huni (Mahyani) tahan gempa untuk keluarga yatim dan dhuafa tahun 2025 yang dilaksanakan di Dusun Beleka Desa Beleka Kecamatan Gerung kabupaten Lombok Barat, Jum'at 31 Januari 2025 Hadir dalam kegiatan ini PJ. Bupati Lobar H. Ilham. S.Pd .M.Pd, Ketua BAZNAS Lobar TGH. Muhammad Taisir Al Azhar Lc, S.Ag, MA, Direktur Islamic Relief Internasional UK Tufail Hussain Khan, CEO Islamic Relief Indonesia Nanang Subana Dirja, Asda II Lobar, Inspektur Inspektorat Lobar, Camat Gerung, Kepala Desa Beleka, Jajaran komisioner BAZNAS Lobar, Tokoh Agama Desa Beleka dan para mustahik penerima manfaat.
Pj. Bupati Lobar H. Ilham dalam sambutannya mengatakan, atas nama pemerintah Kabupaten Lombok Barat menyampaikan ucapan selamat kepada 12 keluarga penerimaan manfaat, semoga dengan bantuan rumah yang telah dibangunkan oleh Baznas Lobar maupun Yayasan Islamic Relief Indonesia, semoga bisa menciptakan kedamaian, kesejahteraan, kebahagiaan, keamanan, dan kenyamanan bagi keluarga penerima manfaat sehingga akan bisa melaksanakan segala aktivitas dan kualitas hidup menjadi lebih baik. Ia mengatakan sebagaimana kita ketahui persoalan mendasar bangsa kita saat ini dan salah satu diantaranya adalah masih banyaknya masyarakat kita yang berada dalam kategori miskin. Miskin tidak boleh dibiarkan terus tumbuh dan berkembang di tengah kehidupan masyarakat, namun pemerintah dengan segala cara dan kemampuan akan terus berupaya untuk mengentaskan kemiskinan di negeri ini.
"Miskin bisa membuat orang menjadi tidak terdidik, miskin bisa membuat orang menjadi tidak sehat, miskin bisa membuat orang menjadi tidak dapat memenuhi segala kebutuhan hidupnya dengan layak, dan miskin membuat orang akhirnya tidak memiliki tempat tinggal yang layak," jelasnya.
Ilham menambahkan, ada beberapa langkah yang dilaksanakan oleh pemerintah untuk menurunkan angka kemiskinan diantaranya adalah membantu masyarakat miskin dalam mengurangi pengeluarannya, memberikan bantuan sosial dalam bentuk sembako, membantu pendidikan agar memiliki skill dan keterampilan untuk tumbuh berkembang menjadi pribadi yang terampil dan mandiri. Ilham juga mengajak kita semua, baik pemerintah, NJO, dan semua lapisan masyarakat yang ada untuk bahu-membahu dalam membantu dan membasmi kemiskinan. "Kemiskinan ini harus diperangi, kemiskinan ini harus diberantas agar masyarakat dapat tumbuh dengan layak dan berkembang menuju kesejahteraan yang kita cita-citakan", ujarnya.
Lebih lanjut Ilham mengatakan, kita patut bersyukur karena berkat kerjasama antara Baznas Lobar, Baznas Provinsi NTB, Islamic Relief Indonesia, Islamic Relief Internasional, pada kesempatan ini telah mampu membangun 12 rumah dengan standar kualitas yang lebih baik dan layak untuk di huni.
"Kita berharap semoga BAZNAS, Islamic Relief Indonesia dan Islamic Relief internasional dapat tumbuh dan berkembang menjadi organisasi yang dapat lebih luas lagi, sehingga jangkauan untuk membantu masyarakat miskin lebih luas juga." pungkas Ilham.
Sementara itu Ketua Baznas Lobar dalam arahannya mengungkapkan rasa bahagianya yang sangat luar biasa atas kehadiran Mr.Tufail Hussain Khan dan Mr Abdul Basir yang jauh-jauh datang dari Birmingham, Inggris dalam rangka menyaksikan secara langsung peresmian dan pemberian bantuan rumah layak huni (Mahyani) di Lombok Barat. Dalam hal ini Baznas Lombok Barat bekerjasama dengan yayasan Islamic Relief Indonesia dan Islamic Relief Internasional yang berpusat di Birmingham, Inggris dan telah membangun 12 rumah layak huni di wilayah Lombok Barat. yang mana bentuk kerjasama adalah dalam bentuk penyaluran dana yakni Baznas menyalurkan Rp.35 juta dan Islamic Relief Rp. 35 juta, ditambah mereka yang mengisikan isi rumahnya Rp. 6 juta, sehingga nilai rumah Rp. 76 juta / unitnya, Ini merupakan bentuk kerjasama yang baik dalam membangun rumah layak huni untuk masyarakat yang kurang mampu, ungkapnya.
TGH. Taisir berharap semoga kerjasama pembangunan rumah layak huni ini terus bisa berlanjut dan diteruskan karena masih banyak di Lombok Barat ini orang-orang miskin sasaran Baznas yang belum memilki rumah layak huni. Dan semoga hasil pengumpulan zakat, infaq dan sedekah bisa melebihi dari target sebelumnya, yang mana di tahun 2024 Baznas Lobar mampu mengumpulkan dana dari hasil kerjasama dengan berbagai pihak dengan jumlah yang sangat signifikan Rp.10 500.000.000,- (Sepuluh Miliar Lima Ratus Juta Rupiah) dan sudah disalurkan sekitar Rp.9.500.000.000,- (Sembilan Miliar Lima Ratus Juta Rupiah).
"Semoga di tahun 2025 ini bisa melampaui target diatas, semakin besar yang Baznas Lombok Barat bisa kumpulkan maka semakin besar pula yang bisa Baznas berikan untuk masyarakat yang membutuhkan," harapnya.
Pada kesempatan ini pula Direktur Islamic Relief Internasional UK Tufail Hussain Khan (Birmingham Inggris) mengatakan, saya bangga berada disini, orang Indonesia sangat ramah dan sangat bersahabat dalam hal menyambut tamu. Ia juga memaparkan Islamic Relief merupakan organisasi global, di mana saat ini Islamic Relief bekerja di sekitar 30 negara, Islamic Relief adalah organisasi yang independen, berdiri sendiri. Seperti saat ini kami bekerja untuk Gaza yang memberikan bantuan makanan untuk anak-anak di Gaza sebanyak 60 juta porsi makanan, Kami hadir untuk menjadi salah satu project inti yaitu membantu anak yatim. "Barang siapa yang melindungi atau mensejahterakan anak yatim akan bersama Rasulullah berdampingan sampai ke surga". Ucapnya."Ia merasa sangat terhormat bisa bekerjasama dengan Baznas Lobar dan pemerintah daerah Kabupaten Lombok Barat yang sudah mensupport Islamic Relief, dan Ia berharap bagaimana kita bekerja ke depan untuk kerja sama ini bisa tetap berlanjut dalam membantu masyarakat miskin yang ada di Kabupaten Lombok Barat, tutupnya.
Kegiatan ini dirangkai dengan penanda tanganan berita acara penyerahan rumah yang dilanjutkan dengan penyerahan kunci secara simbolis kepada perwakilan mustahik penerima manfaat sekaligus peresmian rumah layak huni (Mahyani) oleh PJ. Bupati Lobar H.Ilham, S.Pd,.M.Pd didampingi langsung oleh Ketua BAZNAS Lobar, Direktur Islamic Relief Internasional UK, CEO Islamic Relief Indonesia, Asda II Lobar, Camat Gerung dan Kades Beleka.
BERITA02/02/2025 | Humas
Bersama BAZNAS, MUI Tegaskan Komitmen Bantu Perjuangan Palestina
Majelis Ulama Indonesia (MUI) kembali menegaskan komitmennya untuk mendukung perjuangan rakyat Palestina melalui program “Membasuh Luka Palestina” yang digagas oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).
Hingga saat ini, melalui program Membasuh Luka Palestina, BAZNAS RI telah berhasil menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp120 miliar untuk masyarakat Palestina, dengan jumlah penerima manfaat mencapai 407.350 warga Palestina dan masih terus bertambah.
Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Prof. Dr. Sudarnoto Abdul Hakim, M.A., yang mewakili Ketua Umum MUI KH. Anwar Iskandar, menyampaikan dukungannya agar program ini dapat terus berlanjut.
“Mengusulkan Prof Noor, program Membasuh Luka Palestina masih perlu kita lanjutkan pada tahun ini. Insya Allah, MUI akan senantiasa membersamai acara ini, bantuan kemanusiaan kepada Palestina. Dan sebagai informasi, MUI sudah mengundang pimpinan BAZNAS untuk rapat besok menindaklanjuti acara hari ini yang sungguh sangat penting ini,” ujar Prof. Sudarnoto dalam acara Public Expose Membasuh Luka Palestina, di Gedung MPR RI, Jakarta, Rabu (15/10/2024).
Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. K.H. Noor Achmad, M.A., Ketua MPR RI, H. Ahmad Muzani, Ketua Komisi 8 DPR RI, H. Marwan Dasopang, M.Si, Duta Besar Republik Indonesia untuk Yordania dan Palestina, Ade Padmo Sarwono, serta Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir, Dr. Lutfi Rauf, M.A.
“Alhamdulillah program Membasuh Luka Palestina yang sudah dilakukan tahun lalu, dan MUI membersamai acara yang baik ini, sukses. Paling tidak, seingat saya dengan mengundang 11 syekh dari Palestina yang kemudian kita sebar, kita tugaskan untuk hadir di 11 provinsi selama 21 hari,” ujar Prof. Sudarnoto.
Prof. Sudarnoto memuji kerja sama antara MUI, BAZNAS Pusat, BAZNAS Daerah, dan MUI Daerah, yang berhasil menyelenggarakan program tersebut dengan baik. “Dalam kesaksian saya, program tersebut mendapat sambutan yang luar biasa. Antusiasme karena keterpautan hati antara masyarakat Indonesia dengan Palestina yang sudah makin rekat,” katanya.
Selain menerima informasi terkini dari para syekh, masyarakat Indonesia juga menunjukkan kepedulian mereka melalui donasi besar yang telah terkumpul. “Masyarakat Indonesia di 11 provinsi betul-betul menyambut dengan gembira, mendengarkan informasi mutakhir yang disampaikan oleh para syekh sekaligus memberikan semangat bahwa momentum Ramadan yang lalu tidak sekadar memperkuat ukhuwah Islamiyah tetapi juga ukhuwah basyariyah,” jelasnya.
“Alhamdulillah sebagian bantuan ini sudah disalurkan ke saudara-saudara kita di Palestina. Pada waktu itu saya sempat mengikuti BAZNAS di Mesir beberapa hari. Alhamdulillah, ini adalah bagian penting salah satu cara kita memberikan kepedulian kepada Palestina,” ungkap Prof. Sudarnoto.
Sebagai penutup, Prof. Sudarnoto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam program ini. “Mudah-mudahan ini akan menjadi berkah kita semua sebagai bentuk pembelaan kemanusiaan masyarakat Indonesia. Saya atas nama MUI menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi kepada seluruh mitra BAZNAS baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Insya Allah, kita bersatu untuk Palestina,” tutupnya.
Kegiatan ini juga turut dihadiri Duta Besar Kerajaan Hasyimiyah Yordania untuk Indonesia H.E. Mr. Sudqi Al Omoush, Duta Besar Mesir untuk Indonesia, HE Yasser Hassan Farag Elshemy, Konselor Kedutaan Mesir untuk Indonesia, Mr. Osama Hamdy, Wakil Ketua, Pimpinan, Sekretaris Utama dan Kedeputian BAZNAS RI, hadir secara online The United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA), Jordan Hashemite Charity Organization (JHCO), serta King Hussein Cancer Foundation (KHCF).
Public Expose Membasuh Luka Palestina juga dihadiri oleh BAZNAS Provinsi/Kota/Kabupaten, Mitra Perusahaan, LAZ, UPZ, dan para munfiq yang telah membersamai BAZNAS menyukseskan Program Membasuh Luka Palestina.
BERITA15/01/2025 | Humas
BAZNAS RI Paparkan Arah Kebijakan Pengelolaan Zakat Nasional Tahun 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memaparkan arah kebijakan pengelolaan zakat nasional untuk tahun 2025 dalam acara Fundraising Development Program (FDP) yang digelar di BAZNAS Institute, Jakarta, Jumat (27/12/2024).
FDP ini merupakan program pendidikan dan pelatihan yang dirancang khusus untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan kompetisi para fundraiser di BAZNAS Pusat, BAZNAS Provinsi/Kabupaten/kota.
Dalam pemaparannya, Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mo Mahdum, MIDEc, Ak, CA, CPA, CWM, CGRCOP, GRCE, CHRP, menyampaikan visi strategis untuk meningkatkan pengelolaan zakat yang efektif, transparan, dan berorientasi pada pemberdayaan umat.
Tidak hanya itu, Mo Mahdum juga menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi untuk mencapai target pengelolaan zakat di tahun mendatang.
"Tahun 2025 adalah momentum untuk memperkuat sinergi dalam pengelolaan zakat nasional, baik di tingkat pusat maupun daerah. Inovasi digital dan kolaborasi lintas sektor akan menjadi prioritas utama," ujar Mahdum.
Mo Mahdum mengungkapkan, kinerja pengumpulan dan penyaluran ZIS-DSKL Nasional memiliki tren yang positif. Pengumpulan Zakat pada tahun 2023 sebesar Rp32,32 triliun dengan proyeksi pengumpulan 2024 sesuai target sebesar Rp41 triliun. Pertumbuhan pengumpulan tertinggi terjadi pada tahun 2022 yaitu sebesar 59.2 persen yoy (year on year), sementara pada tahun 2024 diproyeksikan mencapai angka sebesar 26,86 persen yoy.
"Penyaluran ZIS DSKL Pada tahun 2023 mencapai Rp31,20 triliun dengan proyeksi penyaluran 2024 sebesar Rp38,95 triliun, pertumbuhan penyaluran selama 2018-2024 mengalami fluktuasi. Tahun 2022 dan 2023 menjadi tahun dengan pertumbuhan penyaluran tertinggi yoy," jelas Mo Mahdum.
Lebih lanjut, Mo Mahdum menyoroti pentingnya peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga zakat. "Transparansi dan akuntabilitas harus menjadi landasan utama dalam pengelolaan zakat. Dengan kepercayaan yang tinggi, partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat akan meningkat secara signifikan," tambahnya.
Menurutnya, BAZNAS terus berkomitmen untuk menerapkan prinsip 3A dalam pengelolaan ZIS-DSKL yakni Aman Syar'i, Aman Regulasi dan Aman NKRI.
Mo Mahdum juga menekankan bahwa kebijakan pengelolaan zakat pada tahun 2025 akan difokuskan pada pemberdayaan ekonomi umat.
"Pengumpulan zakat harus berorientasi pada program-program yang dapat mengangkat kesejahteraan mustahik secara berkelanjutan. Program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat akan menjadi fokus utama BAZNAS," jelasnya.
Selain itu, ia menyampaikan, BAZNAS RI akan memperkuat integrasi data dan teknologi digital untuk mendukung proses pengumpulan dan pendistribusian zakat.
"Kami akan memaksimalkan penggunaan teknologi untuk mempercepat proses pengelolaan zakat yang lebih transparan, efisien, dan mudah diakses oleh masyarakat," ujar Mahdum.
"BAZNAS memiliki peran strategis dalam menciptakan keadilan sosial dan pemberdayaan umat. Oleh karena itu, seluruh pihak yang terlibat harus memiliki komitmen yang sama untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," pungkasnya.
Adapun peserta Fundraising Development Program (FDP) ini terdiri atas amilin dan amilat BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota. Kegiatan ini juga akan dilaksanakan selama tiga bulan mulai Desember 2024 hingga Februari 2025.
Para peserta juga akan mendapatkan materi terkait Arah kebijakan pengelolaan zakat nasional, dasar-dasar fundraising ZIS, komunikasi fundrising, manajemen strategis dalam fundrising, fundrising UPZ, hingga fundrising digital.
Program FDP ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas lembaga, melaihrkan kader di bidang fundraising, mendorong pertumbuhan dan penguatan penggalangan dana pada lingkup nasional.
BERITA27/12/2024 | Humas Baznas Lobar
Perkuat Kapasitas Institusi Zakat di Indonesia, BAZNAS RI Gelar Fundraising Development Program
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar Fundraising Development Program (FDP) sebagai upaya memperkuat institusi zakat dan profesionalisme amil di Indonesia.
FDP ini merupakan program pendidikan dan pelatihan yang dirancang khusus untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan kompetisi para fundraiser di BAZNAS Pusat, BAZNAS Provinsi/Kabupaten/kota.
Kegiatan ini dilakukan secara hybrid dan dibuka oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA. Turut hadir, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional KH. Acmad Sudrajat Lc. MA. CFRM, Deputi BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. Arifin Purwakananta, Direktur Pengumpulan Badan BAZNAS RI H. Faisal Qosim dan Kepala Pusdiklat BAZNAS RI Sarniti, di BAZNAS Institute, Jumat, Jakarta (27/12/24).
Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., mengatakan tujuan digelarnya FDP adalah untuk memperkuat kelembagaan dan mendorong peningkatan profesionalisme bagi para amil.
"Acara ini menjadi bagian penting dalam rangka untuk penguatan para amil BAZNAS ke depan," kata Kiai Noor.
Menurut Kiai Noor, dalam konteks pengelolaan zakat di Indonesia, peran amil sangatlah penting. Para amil, kata Kiai Noor merupakan ujung tombak dalam memastikan zakat dapat dikelola secara profesional, transparan, dan amanah.
"Karenanya, tantangan fundraising ke depan bukan hanya membutuhkan kemampuan intelektual, tetapi kemampuan skill yang memadai," ujarnya.
Melalui program ini, para peserta akan diberikan pendidikan mengenai bagaimana pengumpulan dan pengelolaan dana zakat yang baik sehingga mampu memberikan manfaat yang optimal untuk kesejahteraan umat.
"Kita berharap ke depan bagaimana kita tidak hanya meningkatkan jumlah donasi, tetapi juga mampu memperkuat kelembagaan dan jaringan," jelas Kiai Noor.
Kepada para peserta, Kiai Noor berpesan untuk mengikuti seluruh kegiatan dengan semangat agar mampu menyerap ilmu dan pengetahuan yang diberikan.
"Mari ikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh agar mampu mewujudkan pengelolaan zakat yang amanah dan bermanfaat untuk kesejahteraan umat," ucapnya.
Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional KH. Acmad Sudrajat Lc. MA. CFRM., mengatakan, tugas para peserta yang mengikuti program ini merupakan tugas mulia. Sebab tanpa adanya penguatan fundraising, maka pemberdayaan zakat akan menjadi lemah.
"Ini menjadi pintu masuk kita untuk memulai penguatan fundraising yang berkompeten," kata Achmad.
Karenanya, Achmad berharap, para peserta memiliki komitmen tinggi sesuai visi BAZNAS sebagai lembaga utama menyejahterakan umat.
"Semoga kegiatan ini dapat menciptakan integritas dan komitmen tinggi dalam menjalankan amanah sebagai pengelola zakat," ucapnya.
Adapun peserta Fundraising Development Program (FDP) ini terdiri atas amilin dan amilat BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota. Kegiatan ini juga akan dilaksanakan selama tiga bulan mulai Desember 2024 hingga Februari 2025.
Para peserta juga akan mendapatkan materi terkait Arah kebijakan pengelolaan zakat nasional, dasar-dasar fundraising ZIS, komunikasi fundraising, manajemen strategis dalam fundraising, fundraising UPZ, hingga fundraising digital.
Program FDP ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas lembaga, melahirkan kader di bidang fundraising, mendorong pertumbuhan dan penguatan penggalangan dana pada lingkup nasional.
BERITA27/12/2024 | Humas Baznas Lobar
Bersama Wapres RI, BAZNAS Salurkan Bantuan Tenda dan Perahu Karet bagi BTB se-Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka menyerahkan bantuan berupa tenda dan perahu karet untuk BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) di seluruh Indonesia.
Penyerahan secara simbolis diberikan kepada perwakilan BTB yakni BAZNAS kabupaten Cilacap, BAZNAS kabupaten Kudus, BAZNAS kota Semarang, dan BAZNAS Kabupaten Temanggung dalam acara Apel Kesiapsiagaan dan Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional BAZNAS Tanggap Bencana & Rumah Sehat BAZNAS 2024, Jumat (13/12/2024).
Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA. menjelaskan, bantuan yang diserahkan berupa 450 tenda dan 30 perahu karet. Bantuan ini akan didistribusikan ke 34 provinsi, khususnya kepada daerah-daerah yang rawan terkena bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan gempa bumi.
“Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan kapasitas BTB BAZNAS di seluruh wilayah Indonesia dalam merespons situasi darurat. Tenda dan perahu karet ini adalah kebutuhan dasar dalam penanganan bencana yang sering kali menjadi kendala saat bencana terjadi,” tutur Noor Achmad.
Menurut Kiai Noor, bantuan ini juga merupakan bagian dari program besar BAZNAS untuk mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada poin yang berkaitan dengan penanganan bencana dan pengentasan kemiskinan.
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat terdampak bencana tidak hanya mendapatkan bantuan darurat, tetapi juga solusi jangka panjang untuk bangkit kembali,” tambah Noor Achmad.
Dengan adanya bantuan ini, BAZNAS berharap dapat semakin memperkuat perannya sebagai lembaga yang tidak hanya fokus pada pengelolaan zakat, tetapi juga aktif dalam aksi kemanusiaan.
“Kami akan terus berupaya memberikan yang terbaik untuk masyarakat, terutama mereka yang berada di daerah rawan bencana,” tuturnya.
Kiai Noor juga berharap semakin banyak tim BTB yang terbentuk di seluruh Indonesia, sehingga makin banyak yang merasakan dampak positif dari adanya tim BTB di tanah air.
"Saat ini, kita baru memiliki 30 tim BTB di provinsi dan 360 kabupaten/kota. Namun Insya Allah, kita menargetkan semua provinsi dan kabupaten di seluruh wilayah Indonesia akan segera dibentuk BAZNAS tanggap bencana," ucapnya.
Apel Kesiapsiagaan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, jajaran pimpinan BAZNAS se-Indonesia, Pj. Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M, Sekretaris Utama BNPB, Rustian, S.Si., Apt., M.Kes., Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Perwakilan PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Inviturlia Andalasiana, perwakilan Palang Merah Indonesia (PMI), serta perwakilan Lembaga Amil Zakat (LAZ).
BERITA13/12/2024 | humas

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
