WhatsApp Icon
banner
banner
banner
banner
banner
banner
Statistik

Berita Terkini

Bantu Pulihkan Sumatra, LIA Salurkan Donasi Rp160 Juta Melalui BAZNAS RI
Bantu Pulihkan Sumatra, LIA Salurkan Donasi Rp160 Juta Melalui BAZNAS RI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah menerima donasi kemanusiaan senilai Rp160. 000. 000 dari Yayasan LIA, yang merupakan hasil penggalangan dana dari keluarga besar LIA, termasuk peran aktif para siswa dan mahasiswa, bertujuan untuk membantu masyarakat yang terdampak oleh bencana alam di Sumatra. Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan di Kantor Yayasan LIA, yang terletak di Jalan Pengadegan Timur, Jakarta Selatan.Dr. H. Rizaludin Kurniawan, M. Si. , CFRM. , selaku pimpinan BAZNAS RI di bidang Pengumpulan, mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Yayasan LIA yang telah mempercayakan kepada BAZNAS RI dalam pengelolaan serta penyaluran bantuan bagi para korban bencana.“Kami sangat menghargai dukungan dari Yayasan LIA untuk teman-teman kita yang terkena dampak bencana di Sumatra. Dana sebesar Rp160. 000. 000 ini akan kami salurkan dalam bentuk Paket Logistik Keluarga dan akan secepatnya kami distribusikan sesuai dengan kebutuhan yang paling mendesak di lapangan,” ungkap Rizaludin dalam rilisnya di Jakarta, Selasa (24/02/2026).Rizaludin menjelaskan, bencana sering kali menciptakan jumlah mustahik baru, sehingga penanganannya tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Oleh karena itu, kehadiran BAZNAS bersama mitra-mitra seperti Yayasan LIA menjadi sangat krusial untuk mendukung usaha pemerintah dalam penanganan dan pemulihan pascabencana.Dia juga menambahkan bahwa BAZNAS telah melaksanakan program pemulihan yang menyeluruh, termasuk program kembali ke sekolah, proses pengembalian ke rumah, restorasi tempat ibadah, hingga pemulihan ekonomi agar kegiatan sosial masyarakat bisa pulih secara bertahap.Lebih lanjut, Rizaludin menekankan bahwa BAZNAS RI berkomitmen untuk menyalurkan bantuan tersebut dengan amanah, profesional, transparan, dan tepat sasaran kepada masyarakat yang terdampak bencana di Sumatra.“Kami juga mengucapkan terima kasih atas sumbangan kemanusiaan yang diberikan oleh Yayasan LIA melalui BAZNAS RI. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi para korban, baik di Aceh maupun di daerah lain di Sumatra,” kata Rizaludin.Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan LIA, Prof. Dr. Ilza Mayuni, M. A. , menyatakan bahwa bantuan ini adalah wujud solidaritas dari keluarga besar Yayasan LIA kepada masyarakat Sumatra yang terkena bencana.“Kami menyalurkan donasi ini lewat BAZNAS dengan harapan dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang kehilangan tempat tinggal dan sumber penghidupan di Sumatra. Kami yakin BAZNAS memiliki jaringan dan manajemen yang baik untuk memastikan bantuan ini sampai ke tangan mereka yang benar-benar membutuhkan, terutama dalam menyediakan kebutuhan logistik keluarga yang sangat mendesak saat ini,” ujar Prof. Ilza.
25/02/2026 | Humas Baznas Lobar
Ramadan Berbagi, Dan+Dan Bersama BAZNAS RI Salurkan Paket Makanan dan Paket Logistik Keluarga
Ramadan Berbagi, Dan+Dan Bersama BAZNAS RI Salurkan Paket Makanan dan Paket Logistik Keluarga
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, berkolaborasi dengan perusahaan ritel di sektor kecantikan dan kesehatan, Dan+Dan, melaksanakan penyaluran bantuan berupa paket makanan yang terdiri dari Sajian Berkah Bergizi dan Paket Logistik Keluarga (PLK) di Jakarta, pada hari Selasa (24/2/2026).Paket bantuan berupa Sajian Berkah Bergizi ini ditujukan kepada empat yayasan yang mendukung yatim dan dhuafa di daerah Matraman, Jakarta Timur, hingga Johar Baru, Jakarta Pusat. Kegiatan ini merupakan bukti nyata kepedulian sosial bersama. Sementara itu, Paket Logistik Keluarga diberikan kepada mustahik di area Jakarta Timur.Saidah Sakwan, M. A. , yang menjabat sebagai Pimpinan BAZNAS RI di Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, menyatakan bahwa program Sajian Berkah Bergizi dan Paket Logistik Keluarga, yang berasal dari donasi konsumen Dan+Dan, merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, terutama bagi mereka yang kurang mampu di lingkungan panti asuhan dan yayasan sosial.“Kami meyakini bahwa setiap anak berhak untuk memperoleh makanan yang bergizi. Melalui program Sajian Berkah Bergizi dan Paket Logistik Keluarga, kami berupaya memastikan bahwa kehadiran Dan+Dan dan BAZNAS dapat memberikan dampak langsung yang positif bagi masyarakat sekitar,” ujar Saidah dalam keterangan tertulis.Saidah juga menjelaskan bahwa kerjasama antara Dan+Dan dan BAZNAS RI diharapkan dapat menjadi bantuan yang tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga dapat menginspirasi kolaborasi antara perusahaan dan lembaga pemerintah untuk menurunkan angka malnutrisi serta memberikan kebahagiaan bagi anak-anak di panti asuhan.“Kami berharap bahwa melalui kolaborasi ini, semangat berbagi akan terus berlanjut. Kami berharap tindakan kecil ini dapat mendorong aksi gotong royong yang lebih besar dalam memastikan kecukupan gizi dan memberikan kebahagiaan bagi anak-anak yatim maupun dhuafa,” tuturnya.Respon positif terhadap program ini disampaikan oleh para pengasuh yayasan yang mendukung yatim dan dhuafa. Tiara, salah satu pengasuh di Yayasan Al-Kahfi Cabang Jakarta Pusat, menyatakan bahwa Johar Baru, yang merupakan salah satu kawasan terpadat di Asia Tenggara, sangat memerlukan perhatian, terutama terkait kebutuhan pangan.“Program Sajian Berkah Bergizi ini membantu anak-anak untuk memenuhi kebutuhan gizi sehingga terhindar dari stunting dan mendukung pertumbuhan mereka secara baik. Semoga BAZNAS dan Dan+Dan dapat terus memberikan manfaat besar bagi masyarakat di masa mendatang,” tambahnya.Pengasuh Pondok Yatim dan Dhu'afa, Ayu, juga mengungkapkan apresiasi yang serupa. Ia mengucapkan terima kasih yang tulus kepada BAZNAS dan Dan+Dan, karena bantuan ini datang pada saat yang sangat dibutuhkan. “Paket makanan ini sangat berarti bagi anak-anak, terutama karena saat bantuan datang, kami belum memiliki persediaan untuk makan malam,” tuturnya.
25/02/2026 | Humas Baznas Lobar
BAZNAS RI Menetapkan Nisab Zakat Penghasilan dan Jasa 2026 Sebesar Rp7. 640. 144 per bulan
BAZNAS RI Menetapkan Nisab Zakat Penghasilan dan Jasa 2026 Sebesar Rp7. 640. 144 per bulan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah mengumumkan nisab untuk zakat penghasilan dan jasa tahun 2026, yang ditetapkan sebesar Rp7. 640. 144 setiap bulan atau setara dengan Rp91. 681. 728 dalam setahun. Keputusan ini diambil setelah melakukan musyawarah mengenai nisab zakat pendapatan dan jasa pada hari Jumat (20/2/2026), dengan mempertimbangkan faktor syariah, regulasi, serta keadaan ekonomi masyarakat. Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghafur, M. Ag. , Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama (Dirzawa Kemenag RI), menegaskan bahwa Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 31 Tahun 2019 dan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 3 Tahun 2003 tentang Zakat Penghasilan tetap menjadi acuan untuk menetapkan nisab zakat penghasilan di Indonesia. Ia menekankan bahwa penggunaan standar emas sebagai referensi adalah langkah untuk menciptakan ukuran yang lebih objektif dengan mempertimbangkan kebaikan bagi Mustahik dan muzaki. Nisab yang ditetapkan didasarkan pada harga emas 14 karat setara dengan 85 gram emas, sehingga diperoleh nilai Rp91. 681. 728 per tahun atau Rp7. 640. 144 per bulan. Harga tersebut diambil dari rata-rata harga emas selama tahun 2025. Nilai ini menjadi patokan minimal penghasilan seorang muslim yang wajib membayar zakat sebesar 2,5 persen. Tahun ini, nilai nisab mengalami peningkatan sebesar 7 persen dibandingkan tahun 2025. Penyesuaian ini sejalan dengan kenaikan upah tahunan yang tercatat sebesar 6,17 persen. Ia menambahkan bahwa penetapan emas 14 karat konsisten dengan peraturan yang ada saat ini. Dalam PMA Nomor 31 Tahun 2019 tidak dijelaskan secara rinci mengenai jenis karat emas, sehingga pada praktiknya BAZNAS memiliki kewenangan untuk menetapkan standar jenis karat berdasarkan 85 gram emas dengan tetap memperhatikan kebaikan bagi mustahik. Dikatakannya bahwa perkembangan kajian mengenai standar nisab adalah bagian dari proses ijtihad untuk memastikan kebijakan yang diambil selalu relevan dengan perkembangan zaman. Karena itu, pelaksanaannya perlu terus dipantau melalui kolaborasi antara Kementerian Agama, BAZNAS, dan semua pihak yang terlibat dalam zakat agar pengelolaan zakat nasional berlangsung dengan baik dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Di sisi lain, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M. A. , menegaskan bahwa penetapan nisab tidak boleh ditunda karena penting untuk kepastian hukum dan keseragaman dalam pengelolaan zakat nasional. “Kita tidak dapat membiarkan adanya kekosongan standar. Dalam pengelolaan zakat nasional harus ada patokan yang jelas, karena BAZNAS adalah regulator dalam hal ini. Standar ini akan menjadi acuan bagi semua pengelola zakat,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa dalam diskusi tersebut BAZNAS tidak hanya memperhatikan aspek normatif, tetapi juga dampaknya terhadap pelayanan kepada Mustahik yang selama ini telah dijalankan melalui berbagai program untuk mengatasi kemiskinan. Oleh karena itu, keputusan untuk menggunakan emas 14 karat merupakan langkah yang seimbang antara kepatuhan pada syariah dan kebaikan umat, sambil tetap melihat rata-rata pendapatan masyarakat agar tidak memberatkan muzaki tetapi tetap memberi manfaat bagi pemberdayaan mustahik. Penetapan standar emas 14 karat dianggap relevan karena nilainya cukup sebanding dengan harga beras premium, sambil tetap memperhatikan parameter perak dan Pendapatan Tidak Kena Zakat (PTKZ). Dengan demikian, kebijakan ini dianggap dapat menjaga keseimbangan antara prinsip keadilan untuk muzaki dan perlindungan bagi mustahik. "Jadi, keputusan tentang nisab ini telah memenuhi aspek Aman Syar’i, Aman Regulasi, serta mempertimbangkan kepentingan Muzaki dan mustahik," ujar Kiai Noor. Keputusan yang dihasilkan dari musyawarah ini kemudian dicantumkan dalam Surat Keputusan Ketua BAZNAS nomor 15 tahun 2026 mengenai Besaran Nisab Zakat Pendapatan dan Jasa tahun 2026 yang diselenggarakan pada hari Sabtu, tanggal 21 Februari 2026. Acara ini dihadiri oleh Ketua dan Pimpinan BAZNAS RI, termasuk Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M. A. ; Prof. (HC). Dr. Zainulbahar Noor, S. E. , M. Ec. ; Prof. Ir. H. Muhamad Nadratuzzaman Hosen, M. S. , M. Ec. , Ph. D. ; Saidah Sakwan, M. A. ; Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S. Ag. , M. Si. , CFRM; Kolonel CAJ (Purn. ) Drs. Nur Chamdani; KH. Achmad Sudrajat, Lc. , M. A. ; Deputi I BAZNAS Mohamad Arifin Purwakananta; Deputi II BAZNAS Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M. Si. ; dan Sekretaris BAZNAS H. Subhan Cholid, Lc. , M. A. Juga hadir para ahli syariah, di antaranya Prof. Dr. Irfan Syauqi Beik yang merupakan Dekan FEM IPB dan Dr. Oni Sahroni, Lc. , M. A. , yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah Inisiatif Zakat Indonesia. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari BAZNAS BAZIS DKI Jakarta, BAZNAS Kota Bekasi, BAZNAS Kabupaten Bogor, BAZNAS Kabupaten Tangerang, dan BAZNAS Kota Tangerang Selatan, serta Dewan Pengawas Syariah dari berbagai Lembaga Amil Zakat (LAZ) seperti Lazis Muhammadiyah, Lazis ASFA, LAZ Baitul Maal Hidayatullah, dan LAZ Rumah Zakat. Selain itu, BAZNAS provinsi serta kabupaten/kota dari seluruh Indonesia turut berpartisipasi secara online
24/02/2026 | Humas Baznas Lobar

Agenda Pimpinan

Wakil Bupati Lombok Barat Dukung Penguatan UPZ: Zakat Harus Dikelola Profesional dan Transparan
Wakil Bupati Lombok Barat Dukung Penguatan UPZ: Zakat Harus Dikelola Profesional dan Transparan
Gerung, BAZNAS Lobar – Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha (UNA), menghadiri kegiatan Penguatan Kelembagaan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang diikuti oleh OPD dan sekolah se-Kabupaten Lombok Barat. Acara ini digelar di Aula Kantor BAZNAS Lombok Barat, Senin (14/07/2025). Dalam sambutannya, Wakil Bupati UNA menegaskan pentingnya peran BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Ia mengatakan, pengelolaan ZIS yang baik sangat berperan dalam menekan angka kemiskinan ekstrem dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “BAZNAS harus dikelola secara profesional, bertanggung jawab, dan terbuka agar masyarakat semakin percaya,” ujarnya di hadapan para ASN yang hadir. Acara ini juga dihadiri Ketua BAZNAS Lombok Barat TGH. Taisir Al Azhar, para komisioner BAZNAS, Kepala Dinas Sosial, para camat, bendahara OPD, perwakilan instansi vertikal, serta perwakilan SMP dari seluruh wilayah Lombok Barat. Wakil Bupati UNA juga menekankan bahwa zakat bukan hanya untuk membersihkan harta, tetapi juga menjadi sarana untuk membantu sesama dan menciptakan keadilan sosial. Karena itu, ia mendorong perluasan sumber pengumpulan zakat, tidak hanya dari ASN, tetapi juga dari pelaku usaha dan perusahaan swasta. “Kami mengapresiasi inisiatif BAZNAS. Semoga ZIS yang dikelola bisa memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat,” tambahnya. Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Lombok Barat, TGH. Mohammad Syukri, S.Pd.I, melaporkan bahwa perolehan ZIS dari Januari hingga Juni 2025 mencapai Rp4,44 miliar. BAZNAS menargetkan total pengumpulan ZIS tahun ini sebesar Rp11 miliar. “Kami terus menjalin kerja sama dengan perusahaan besar dan ritel modern agar target ini bisa tercapai,” jelas Syukri. Kegiatan ini berjalan lancar dan mendapat perhatian serius dari seluruh peserta. Diharapkan, penguatan kelembagaan UPZ serta pengelolaan ZIS yang baik dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat Lombok Barat.

14-07-2025 | Humas Baznas Lobar

BAZNAS Lobar Menyatuni Ratusan Anak Yatim di Program Pemda Menyapa Desa
BAZNAS Lobar Menyatuni Ratusan Anak Yatim di Program Pemda Menyapa Desa
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Barat melalui program Pemda Menyapa Desa melakukan pendistribusian santunan Anak Yatim sebanyak 100 orang di desa Beleka, kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat, Rabu (13/11/2024). Hadir Ketua BAZNAS Kabupaten Lombok Barat bersama wk.II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Moh. Surur Ibrahim, Lc, M.Ag. dan wk.III Bagian Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan M. Nurhayat, M.Pd.I mendampini Pj. Bupati Lombok Barat H. Ilham, M.Pd. dalam sambutannya H.Ilham, M.Pd mengatakan bahwa program Pemda Menyapa Desa bertujuan mendekatkan pelayanan pemerintah dengan masyarakat desa. Program ini memungkinkan pemda, termasuk pejabat dan kepala daerah, untuk turun langsung ke desa-desa, mendengarkan keluhan dan masukan warga, serta memberikan pelayanan dan bantuan langsung di tempat. Program Pemda Menyapa Desa adalah inisiatif pemerintah daerah di Kabupaten Lombok Barat, NTB, yang bertujuan mendekatkan layanan publik kepada masyarakat desa. Melalui program ini, pejabat daerah mengunjungi desa-desa setiap bulan untuk menyediakan layanan yang lebih mudah diakses, seperti pembuatan KTP, layanan kesehatan, kependudukan, hingga pasar murah yang menjual kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Hal ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat desa, terutama mereka yang jauh dari pusat layanan kota, dalam mengakses berbagai pelayanan public Program ini juga menjadi sarana bagi pemerintah untuk mendengarkan langsung keluhan dan aspirasi masyarakat serta mempererat hubungan antara pemerintah dan warga desa. Kegiatan tersebut rutin diadakan sebagai bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Lombok Barat dan direncanakan akan terus berjalan setiap bulan untuk menciptakan dampak positif jangka panjang bagi perekonomian dan kesejahteraan desa

13-11-2024 | Humas Baznas Lobar

PENARIKAN MAHASISWA PKL UIN MATARAM
PENARIKAN MAHASISWA PKL UIN MATARAM
Baznas Kabupaten Lombok Barat,- Penarikan Mahasiswa PKL UIN Mataram Fakultas Dakwah dan Komunikasi Jurusan Manajmen Dakwah, sebanyak 10 Mahasiswa terdiri dari 8 Perempuan dan 2 Laki-laki di Aula Kantyor BAZNAS Kabupaten Lombok Barat. Rabu, 23 Oktober 2024. Dalam acara tersebut hadir Ketua BAZNAS Lobar, TGH. M. Taisir Al Azhar, Lc.,S.Ag.,MA. Wakil ketua I Bidang Pengumpulan dan Sosialisasi, TGH. Moh. Syukri, S.Pd.I, Wakil Ketia III Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan, Drs, TGH. M. Nurhayat, M.Pd.I dan Wakil Ketua IV, TGH. Muhammad Rasyidi, S.Pd.I, juga Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) PKL UIN Mataram, Dr. Rendra Kholdun, M.Ag. Dalam sambutannya, Dr. Rendra Kholdun, mengucapkan banyak terimakasih kepada BAZNAS Lobar wabilkhusus Ketua beserta semua pimpinan atas diperkeenannya menerima mahasiswanya untuk PKL di BAZNAS Lobar dan saatnya hari ini kami Tarik mahasiswa-mahasiswa kami. Beliau juga berpesan kepada seluruh Mahasiswa PKL agar segera menyelesaikan study terakhirnya (Skripsi) setelah ditarik dari BAZNAS Lobar pada hari ini. Beliau juga menyampaikan agar mengangkat judul skripsi tentang Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) di BAZNAS Kabupaten Lombok Barat, “karena saya yakin masalah permintaan data untuk kebutuhan skripsi tidaklah akan sulit justru akan dimudahkan oleh para almukarrom pimpinan BAZNAS Kabupaten Lombok Barat yang diketuai oleh Tgh. M. Taisir Al Azhar”, sambungnya. Dalam sambutan Tgh. Taisir Al Azhar menyampaikan “seperti kata pak DPL bahwa kami semua Pimpinan akan welcome kepada semua Mahasiswa PKL UIN Mataram jikalau ingin mengajukan penelitian di BAZNAS, karena kami selalu sampaikan bahwa kami selalu terbuka (open manajmen) bagi siapa saja yang datang ke BAZNAS untuk keperluan penelitian skripsi. Dan acara penarikan Mahasiswa PKL UIN Mataram diakhiri dengan Do’a yang di pimpin oleh wakil ketua III Tgh. Nurhayat. Setelah itu penyerahan Bingkisan dari DPL UIN Mataram dan diterima oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Lombok Barat, terakhir penyerahan Sertifikat PKL dari BAZNAS Kabupaten Lombok Barat ke para Mahasiwa PKL UIN Mataram yang diserahkan oleh semua pimpinan BAZNAS. Hrf

23-10-2024 | Humas Baznas Lobar

Berita Pendistribusian

BAZNAS Lombok Barat Salurkan Rp278 Juta Bantuan Pendidikan untuk 693 Siswa Miski
BAZNAS Lombok Barat Salurkan Rp278 Juta Bantuan Pendidikan untuk 693 Siswa Miski
Lombok Barat — BAZNAS Kabupaten Lombok Barat kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui penyaluran bantuan Siswa Miskin Berprestasi Program Lombok Barat Cerdas, pada Senin, 9 Februari 2026. Program ini menjadi wujud nyata peran zakat dalam menumbuhkan harapan dan masa depan generasi Lombok Barat. Sebanyak 693 siswa dari keluarga kurang mampu yang masuk dalam desil 1 menerima bantuan pendidikan dengan total dana yang didistribusikan mencapai Rp278.000.000. Dana tersebut bersumber dari bagi hasil BAZNAS Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan diperuntukkan bagi siswa berprestasi agar dapat terus melanjutkan pendidikan tanpa terkendala faktor ekonomi. Pendistribusian bantuan dilaksanakan serentak di enam lokasi di wilayah Kabupaten Lombok Barat. Di wilayah Sekotong, penyaluran berlangsung di SMPN 1 Sekotong dan diserahkan oleh TGH. M. Syukri bersama tim. Di wilayah Lembar, bantuan disalurkan di SMPN 1 Lembar oleh TGH. Surur Ibrahim didampingi staf BAZNAS. Sementara itu, di wilayah Kuripan, Ketua BAZNAS Lombok Barat TGH. Taisir Al Azhar turun langsung menyalurkan bantuan di SMPN 2 Kuripan, bersama Kepala Pelaksana dan staf. Penyaluran juga dilakukan di SMPN 1 Labuapi oleh SAI BAZNAS Lombok Barat, Junaidi Abdillah, bersama Sekretaris BAZNAS Lombok Barat. Adapun di SMPN 1 Narmada, bantuan disalurkan oleh TGH. Nurhayati bersama tim, dan di SMPN 1 Gunungsari oleh TGH. Rasyidi bersama staf. Seluruh rangkaian pendistribusian berjalan lancar dan tertib, serta disambut antusias oleh para siswa, pihak sekolah, dan orang tua. Ketua BAZNAS Lombok Barat menyampaikan bahwa Program Lombok Barat Cerdas merupakan salah satu ikhtiar strategis dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan. Dengan bantuan ini, diharapkan para siswa dapat terus meningkatkan prestasi dan fokus meraih cita-cita. BAZNAS Lombok Barat mengajak masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas, khususnya dalam mendukung pendidikan dan kesejahteraan masyarakat Lombok Barat.
09/02/2026 | Humas Baznas Lobar

Artikel Terbaru

Ramadhan, Momentum Menyempurnakan Ibadah Melalui Puasa Qadha
Ramadhan, Momentum Menyempurnakan Ibadah Melalui Puasa Qadha
Bulan Ramadhan adalah waktu yang penuh berkah yang diberikan oleh Allah SWT kepada umat Islam sebagai saat untuk meningkatkan iman dan taqwa. Puasa di bulan Ramadhan bukan sekadar kewajiban, melainkan juga sebuah cara untuk meningkatkan spiritual, sosial, serta kepedulian terhadap orang lain. Sebagian umat Islam mungkin tidak bisa berpuasa Ramadhan dengan sempurna karena alasan yang sah secara syar'i, seperti sakit, dalam perjalanan, haid, nifas, atau faktor lain yang diizinkan oleh syariat. Dalam hal ini, Islam memberikan solusi melalui kewajiban untuk mengganti (qadha) puasa Ramadhan di hari lain setelah bulan Ramadhan berakhir. Allah SWT berfirman: "Maka barang siapa di antara kamu yang sakit atau sedang bepergian (lalu ia berbuka), maka (wajib baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. " (QS. Al-Baqarah: 184) Puasa Qadha di Hari Selasa Puasa qadha Ramadhan bisa dilakukan pada hari mana saja, kecuali pada hari-hari yang dilarang untuk berpuasa. Hari Selasa termasuk dalam kategori hari yang diperbolehkan dan bisa dimanfaatkan untuk menyelesaikan puasa yang belum ditunaikan. Segera melakukan qadha puasa adalah sebuah tanggung jawab bagi setiap muslim, sekaligus sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Niat Puasa Qadha Ramadhan Niat untuk puasa qadha harus diucapkan pada malam hari hingga sebelum fajar tiba. Niat untuk puasa qadha Ramadhan adalah: ???????? ?????? ???? ???? ??????? ?????? ????????? ??????? ???????? Artinya: "Saya niat untuk berpuasa esok hari sebagai pengganti puasa fardhu Ramadhan karena Allah Ta’ala. " Penutup Ramadhan mengajarkan kita untuk beribadah tidak hanya dalam bentuk ritual, tetapi juga untuk bertanggung jawab atas kewajiban yang belum dilaksanakan. Melalui puasa qadha, umat Islam didorong untuk menyempurnakan ibadah dan tetap berkomitmen dalam ketaatan. Semoga Allah SWT menerima semua amal ibadah kita dan menjadikan Ramadhan sebagai sarana untuk menjadi pribadi yang lebih bertaqwa. Aamiin.
06/01/2026 | Humas Baznas Lobar

BAZNAS TV

TABLIG AKBAR MEMBENTUK EKOSISTEM ZAKAT DARI DESA

Penulis: Humas BAZNAS Lobar/Harfi