
Berita Terkini
HUT ke-81 RI, BAZNAS RI Turunkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengerahkan bantuan darurat dan layanan kesehatan untuk korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menjelaskan penanganan pascagempa diperkuat melalui penyaluran sembako, makanan, tenda pengungsian, layanan kesehatan, perhatian khusus untuk ibu dan anak, serta perbaikan fasilitas umum seperti sekolah, masjid, dan MCK.
“Ini bagian dari pengabdian kita kepada Allah dan sesama bangsa. Semoga dicatat oleh Allah sebagai ungkapan syukur kita atas kemerdekaan yang diberikan kepada Indonesia,” ujar Sodik Mudjahid saat memimpin Upacara HUT ke-81 RI di Kantor BAZNAS RI, Jakarta, Senin (17/8/2026).
Langkah tanggap darurat setelah gempa pada Sabtu (15/8/2026) melibatkan personel BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) yang diterjunkan ke Labuan Bajo untuk mendirikan posko, menyiapkan dapur umum, dan menyalurkan bantuan logistik di Desa Reo, Kabupaten Manggarai.
BAZNAS RI juga mengimbau masyarakat dan para donatur mendukung penanganan korban gempa melalui infak, sedekah, dan donasi demi mempercepat pemulihan di NTT.
“Kami berharap pasukan kami di NTT mendapat dukungan dan kepercayaan dari para muzaki, munfiq, dan donatur untuk terus menyalurkan sedekah, infak, dan donasinya kepada tim yang sejak kemarin sudah bergerak di NTT,” kata Sodik Mudjahid.
Berdasarkan data sementara BNPB per Minggu (16/8/2026) pukul 16.00 WIB, gempa yang disertai 995 kali gempa susulan mengakibatkan 53 orang meninggal, 137 luka-luka, 5.659 warga mengungsi, serta merusak 2.403 rumah dan 213 fasilitas umum di berbagai kabupaten terdampak.
18/08/2026 | Humas Baznas Lobar
BAZNAS Lombok Barat Salurkan Rp3,1 Miliar untuk Beasiswa 622 Mahasiswa dan Rumah Layak Huni
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dari Kabupaten Lombok Barat kembali memperlihatkan komitmennya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan komunitas. Di sela-sela peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, BAZNAS Lombok Barat menyalurkan bantuan pendidikan serta program sosial dengan total dana mencapai Rp3,1 miliar. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha, di Bencingah Agung Kantor Bupati Lombok Barat, pada Jumat, 14 Agustus 2026.
Menurut TGH. Muhammad Taisir Al Azhar, Lc. , S. Ag. , M. A. , salah satu program utama yang dilaksanakan adalah bantuan beasiswa pendidikan tinggi dengan total anggaran mencapai Rp1 miliar. Program ini diberikan kepada 622 penerima, yang terdiri dari 500 mahasiswa S1, 44 mahasiswa S2, 26 mahasiswa S3, dan 52 mahasiswa yang sedang belajar di luar negeri. Ia menambahkan bahwa besaran bantuan disesuaikan dengan jenjang pendidikan masing-masing penerima.
“Mahasiswa S1 masing-masing mendapat Rp1 juta, sementara untuk S2 sebesar Rp2,5 juta. Bagi S3 dan mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar negeri, masing-masing mendapatkan Rp5 juta,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa program beasiswa ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Lombok Barat dalam mendorong masyarakat untuk melanjutkan pendidikan demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah. “Kami berharap bantuan ini dapat mendukung mahasiswa dalam pendidikan mereka. Pendidikan adalah investasi penting untuk kemajuan kualitas sumber daya manusia di Lombok Barat di masa mendatang,” tambahnya.
Selain fokus pada pendidikan, BAZNAS Lombok Barat juga memberikan bantuan melalui program Mahyani atau rumah layak huni dengan total dana mencapai Rp2,1 miliar. TGH. Taisir menyampaikan bahwa sejumlah 21 unit rumah telah mulai dikerjakan sejak akhir Juli 2026. Dari angka tersebut, dua unit rumah telah rampung dibangun. “Jika dalam RKAT kami mencantumkan sekitar 84 unit, dengan rata-rata per unit Rp25 juta. Namun, setelah dilakukan survei, ternyata banyak pihak yang membutuhkan lebih dari Rp25 juta, sehingga kami perbesar menjadi Rp35 juta," ungkap TGH. Taisir.
Ia menjelaskan bahwa besaran bantuan untuk rumah layak huni diberikan berdasarkan hasil survei dan verifikasi dari berbagai instansi terkait, termasuk Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan Dinas PUPRPKP Kabupaten Lombok Barat. Bantuan untuk pembangunan rumah berkisar antara Rp25 juta hingga Rp35 juta per unit sesuai dengan tingkat kebutuhan dan kondisi rumah para penerima manfaat. Dengan total anggaran Rp2,1 miliar, BAZNAS Lombok Barat yakin bahwa program Mahyani tahun 2026 dapat mengantarkan pembangunan sekitar 60 hingga 70 unit rumah layak huni bagi masyarakat yang memerlukan. “Kami menargetkan agar pembangunan rumah ini dapat selesai dalam waktu sekitar dua bulan, semuanya tentu akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan,” tandasnya.
BAZNAS Lombok Barat juga merancang program untuk meningkatkan ekonomi dengan menyediakan bantuan berupa gerobak produktif senilai Rp500 ribu per unit. Bantuan ini ditujukan untuk warga yang membutuhkan alat usaha agar dapat meningkatkan penghasilan dan menciptakan kemandirian ekonomi di dalam keluarga. TGH. Taisir menekankan bahwa BAZNAS memberikan peluang bagi masyarakat Lombok Barat yang memang memerlukan dan memenuhi syarat untuk mengajukan bantuan ini.
“Jika ada warga Lombok Barat yang mendatangi kami untuk meminta bantuan, dan memang benar-benar membutuhkan serta memenuhi kriteria yang ditetapkan, pasti kami akan memberikan bantuan tersebut,” ujarnya. Ia berharap setiap program yang dilaksanakan oleh BAZNAS Lombok Barat dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, baik melalui peningkatan akses pendidikan, penyediaan rumah yang layak, maupun pemberdayaan ekonomi. “Zakat harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Oleh karena itu, kami berusaha agar penyalurannya sesuai dengan kebutuhan masyarakat, mulai dari pendidikan, tempat tinggal, hingga pemberdayaan ekonomi,” tambahnya.
14/08/2026 | Humas Baznas Lobar
Bersama UPZ, BAZNAS Capai Pengelolaan ZIS Menuju Jabar Istimewa
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat bersinergi dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di seluruh Jawa Barat berkomitmen untuk mengelola zakat, infak, dan sedekah secara efektif demi menuju Jawa Barat yang istimewa. Hal ini dibahas dalam Rapat Koordinasi Tahun 2026 yang dilaksanakan di Graha Pos Indonesia, Kota Bandung, pada Kamis (13/8/2026).Kerjasama ini sangat penting karena Provinsi Jawa Barat memiliki potensi zakat sebesar Rp30,69 triliun, sementara 3,55 juta penduduk atau 6,78 persen dari total penduduk masih tergolong miskin.Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M. Sc. memberikan penghargaan kepada BAZNAS Jawa Barat atas pelaksanaan rapat koordinasi yang bertujuan untuk menyelaraskan strategi pengelolaan dan pengembangan dana umat di provinsi yang memiliki banyak UPZ tersebut."Dengan demikian, kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada Ketua dan seluruh tim yang telah mengadakan acara Koordinasi UPZ untuk menggali serta mewujudkan potensi demi kebaikan umat," ungkap Sodik Mudjahid.Ia menambahkan bahwa Jawa Barat terus menunjukkan kepemimpinan yang signifikan dalam ekosistem zakat di tingkat nasional dengan menjadi salah satu provinsi yang memiliki jumlah Unit Pengumpul Zakat terbanyak.Dari total 111. 924 UPZ yang ada di seluruh Indonesia, BAZNAS Provinsi Jawa Barat telah mendirikan 52 UPZ aktif, yang sebagian besar berasal dari sektor yayasan dan perguruan tinggi."Kita perlu berkolaborasi antar UPZ, bekerja sama dengan LAZ, dan BAZNAS juga, karena semuanya akan terasa berat jika dilakukan sendiri-sendiri," jelas Sodik.Sementara itu, Ketua BAZNAS Jawa Barat Dr. H. Anang Jauharuddin, M. M. Pd. menekankan pentingnya fungsi Unit Pengumpul Zakat di perguruan tinggi untuk mendukung mahasiswa yang menghadapi masalah dalam pembiayaan pendidikan.Anang Jauharuddin menegaskan bahwa kehadiran lembaga pengumpul zakat di kampus diharapkan dapat memberikan dampak yang nyata dan bukan sekadar formalitas administratif, khususnya untuk para mustahik di lingkungan kampus."Diharapkan UPZ di perguruan tinggi dapat membantu teman-teman mahasiswa yang sedang menghadapi kendala dalam pembiayaan," ujar Anang.Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (ASDA I) Setda Pemprov Jawa Barat Drs. H. Asep Sukmana, M. Si. menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dengan BAZNAS untuk mengoptimalkan potensi zakat sebesar Rp30 triliun, yang bisa membantu percepatan pembangunan serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia di daerah ini.Ia mengungkapkan bahwa pengelolaan dana umat yang baik akan memberikan dampak positif dalam menyelesaikan berbagai permasalahan sosial dan pendidikan di Jawa Barat."Ini merupakan potensi zakat yang juga berpeluang untuk mendukung pembangunan di Jawa Barat," kata Asep.Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Biro Kesra Setda Pemprov Jawa Barat H. Andrie Kustria Wardana, S. STP. , M. Si. , CRBD, Kepala Bidang Penais Zawa Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat Dr. H. Jajang Apipudin, M. Ag. , Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Jawa Barat Dr. H. Ijang Faisal, S. Ag. , M. Si. , Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Jawa Barat Zaki Hilmi, M. H. , Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi Jawa Barat Dra. Hj. Ruri Badariyah Ramadhan, M. T. , serta Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Jawa Barat Nana Sudiana, S. IP. , M. M. , M. Hum.
14/08/2026 | Humas Baznas Lobar
Agenda Pimpinan

Wakil Bupati Lombok Barat Dukung Penguatan UPZ: Zakat Harus Dikelola Profesional dan Transparan
Gerung, BAZNAS Lobar – Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha (UNA), menghadiri kegiatan Penguatan Kelembagaan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang diikuti oleh OPD dan sekolah se-Kabupaten Lombok Barat. Acara ini digelar di Aula Kantor BAZNAS Lombok Barat, Senin (14/07/2025).
Dalam sambutannya, Wakil Bupati UNA menegaskan pentingnya peran BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Ia mengatakan, pengelolaan ZIS yang baik sangat berperan dalam menekan angka kemiskinan ekstrem dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“BAZNAS harus dikelola secara profesional, bertanggung jawab, dan terbuka agar masyarakat semakin percaya,” ujarnya di hadapan para ASN yang hadir.
Acara ini juga dihadiri Ketua BAZNAS Lombok Barat TGH. Taisir Al Azhar, para komisioner BAZNAS, Kepala Dinas Sosial, para camat, bendahara OPD, perwakilan instansi vertikal, serta perwakilan SMP dari seluruh wilayah Lombok Barat.
Wakil Bupati UNA juga menekankan bahwa zakat bukan hanya untuk membersihkan harta, tetapi juga menjadi sarana untuk membantu sesama dan menciptakan keadilan sosial. Karena itu, ia mendorong perluasan sumber pengumpulan zakat, tidak hanya dari ASN, tetapi juga dari pelaku usaha dan perusahaan swasta.
“Kami mengapresiasi inisiatif BAZNAS. Semoga ZIS yang dikelola bisa memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Lombok Barat, TGH. Mohammad Syukri, S.Pd.I, melaporkan bahwa perolehan ZIS dari Januari hingga Juni 2025 mencapai Rp4,44 miliar. BAZNAS menargetkan total pengumpulan ZIS tahun ini sebesar Rp11 miliar.
“Kami terus menjalin kerja sama dengan perusahaan besar dan ritel modern agar target ini bisa tercapai,” jelas Syukri.
Kegiatan ini berjalan lancar dan mendapat perhatian serius dari seluruh peserta. Diharapkan, penguatan kelembagaan UPZ serta pengelolaan ZIS yang baik dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat Lombok Barat.
14-07-2025 | Humas Baznas Lobar

BAZNAS Lobar Menyatuni Ratusan Anak Yatim di Program Pemda Menyapa Desa
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Barat melalui program Pemda Menyapa Desa melakukan pendistribusian santunan Anak Yatim sebanyak 100 orang di desa Beleka, kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat, Rabu (13/11/2024).
Hadir Ketua BAZNAS Kabupaten Lombok Barat bersama wk.II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Moh. Surur Ibrahim, Lc, M.Ag. dan wk.III Bagian Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan M. Nurhayat, M.Pd.I mendampini Pj. Bupati Lombok Barat H. Ilham, M.Pd.
dalam sambutannya H.Ilham, M.Pd mengatakan bahwa program Pemda Menyapa Desa bertujuan mendekatkan pelayanan pemerintah dengan masyarakat desa. Program ini memungkinkan pemda, termasuk pejabat dan kepala daerah, untuk turun langsung ke desa-desa, mendengarkan keluhan dan masukan warga, serta memberikan pelayanan dan bantuan langsung di tempat.
Program Pemda Menyapa Desa adalah inisiatif pemerintah daerah di Kabupaten Lombok Barat, NTB, yang bertujuan mendekatkan layanan publik kepada masyarakat desa. Melalui program ini, pejabat daerah mengunjungi desa-desa setiap bulan untuk menyediakan layanan yang lebih mudah diakses, seperti pembuatan KTP, layanan kesehatan, kependudukan, hingga pasar murah yang menjual kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Hal ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat desa, terutama mereka yang jauh dari pusat layanan kota, dalam mengakses berbagai pelayanan public
Program ini juga menjadi sarana bagi pemerintah untuk mendengarkan langsung keluhan dan aspirasi masyarakat serta mempererat hubungan antara pemerintah dan warga desa. Kegiatan tersebut rutin diadakan sebagai bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Lombok Barat dan direncanakan akan terus berjalan setiap bulan untuk menciptakan dampak positif jangka panjang bagi perekonomian dan kesejahteraan desa
13-11-2024 | Humas Baznas Lobar

PENARIKAN MAHASISWA PKL UIN MATARAM
Baznas Kabupaten Lombok Barat,- Penarikan Mahasiswa PKL UIN Mataram Fakultas Dakwah dan Komunikasi Jurusan Manajmen Dakwah, sebanyak 10 Mahasiswa terdiri dari 8 Perempuan dan 2 Laki-laki di Aula Kantyor BAZNAS Kabupaten Lombok Barat. Rabu, 23 Oktober 2024.
Dalam acara tersebut hadir Ketua BAZNAS Lobar, TGH. M. Taisir Al Azhar, Lc.,S.Ag.,MA. Wakil ketua I Bidang Pengumpulan dan Sosialisasi, TGH. Moh. Syukri, S.Pd.I, Wakil Ketia III Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan, Drs, TGH. M. Nurhayat, M.Pd.I dan Wakil Ketua IV, TGH. Muhammad Rasyidi, S.Pd.I, juga Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) PKL UIN Mataram, Dr. Rendra Kholdun, M.Ag.
Dalam sambutannya, Dr. Rendra Kholdun, mengucapkan banyak terimakasih kepada BAZNAS Lobar wabilkhusus Ketua beserta semua pimpinan atas diperkeenannya menerima mahasiswanya untuk PKL di BAZNAS Lobar dan saatnya hari ini kami Tarik mahasiswa-mahasiswa kami. Beliau juga berpesan kepada seluruh Mahasiswa PKL agar segera menyelesaikan study terakhirnya (Skripsi) setelah ditarik dari BAZNAS Lobar pada hari ini.
Beliau juga menyampaikan agar mengangkat judul skripsi tentang Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) di BAZNAS Kabupaten Lombok Barat, “karena saya yakin masalah permintaan data untuk kebutuhan skripsi tidaklah akan sulit justru akan dimudahkan oleh para almukarrom pimpinan BAZNAS Kabupaten Lombok Barat yang diketuai oleh Tgh. M. Taisir Al Azhar”, sambungnya.
Dalam sambutan Tgh. Taisir Al Azhar menyampaikan “seperti kata pak DPL bahwa kami semua Pimpinan akan welcome kepada semua Mahasiswa PKL UIN Mataram jikalau ingin mengajukan penelitian di BAZNAS, karena kami selalu sampaikan bahwa kami selalu terbuka (open manajmen) bagi siapa saja yang datang ke BAZNAS untuk keperluan penelitian skripsi.
Dan acara penarikan Mahasiswa PKL UIN Mataram diakhiri dengan Do’a yang di pimpin oleh wakil ketua III Tgh. Nurhayat. Setelah itu penyerahan Bingkisan dari DPL UIN Mataram dan diterima oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Lombok Barat, terakhir penyerahan Sertifikat PKL dari BAZNAS Kabupaten Lombok Barat ke para Mahasiwa PKL UIN Mataram yang diserahkan oleh semua pimpinan BAZNAS. Hrf
23-10-2024 | Humas Baznas Lobar
Berita Pendistribusian

BAZNAS Lobar Salurkan 1.708 Paket Sembako, 122 Bantuan Muallaf dan 1000 Qur'an
Tembus Cuaca Ekstrem, BAZNAS Lombok Barat Salurkan 1.708 Paket Sembako, 122 Bantuan Mualaf dan 1.000 Mushaf Al-Qur’an
Lombok Barat – Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan 1447 H kembali diteguhkan oleh BAZNAS Kabupaten Lombok Barat. Tahun ini, sebanyak 1.708 paket sembako Ramadhan Bahagia, 122 bantuan untuk mualaf, serta 1.000 pcs mushaf Al-Qur’an untuk masjid-masjid disalurkan kepada masyarakat se-Kabupaten Lombok Barat.
Penyaluran perdana dimulai di Kecamatan Sekotong, tepatnya di Desa Pelangan, pada Senin, 23 Februari 2026 / 4 Ramadhan 1447 H, bersamaan dengan Safari Ramadhan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat. Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menghadirkan kebahagiaan Ramadhan bagi masyarakat yang membutuhkan..Pendistribusian di lanjutkan hari ini selasa 24/02/2026 di kantor camat Sekotong untuk 8 desa sisa yang belum di distribusikan dalam Safari Ramadhan bersama pemda lobar...
Perjalanan menuju lokasi pendistribusian hari ini tidaklah mudah. Di tengah cuaca yang cukup ekstrem, rombongan Ketua BAZNAS dan tim sempat menghadapi banjir di wilayah Penyeleng serta beberapa titik longsor. Meski demikian, semangat untuk menunaikan amanah umat tidak surut. Dengan penuh kehati-hatian dan tekad kuat, tim memastikan bantuan tetap sampai kepada para penerima manfaat.
Suasana pendistribusian berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur. Paket sembako yang dibagikan menjadi penopang kebutuhan keluarga selama Ramadhan. Bantuan untuk 122 mualaf menjadi bentuk perhatian dan penguatan bagi saudara-saudara kita yang baru memeluk Islam. Sementara 1.000 mushaf Al-Qur’an yang disalurkan ke masjid-masjid di seluruh wilayah Lombok Barat diharapkan dapat menambah semarak ibadah serta memperkuat syiar Islam di bulan yang penuh berkah ini.
Ketua BAZNAS Kabupaten Lombok Barat, TGH. M. Taisir Al Azhar, menyampaikan bahwa program Ramadhan Bahagia bukan sekadar agenda tahunan, tetapi wujud nyata pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah dan tepat sasaran.
Beliau juga menambahkan bahwa selain program Ramadhan, tahun ini BAZNAS terus menggulirkan program produktif, di antaranya bantuan Rumah Layak Huni dengan anggaran kurang lebih Rp2 miliar, bantuan beasiswa pendidikan, serta bantuan modal usaha untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Ramadhan kembali mengajarkan bahwa di balik ujian cuaca dan medan yang berat, selalu ada kekuatan dari kepedulian. Dari tangan para muzaki, melalui BAZNAS, kebahagiaan itu kini menyebar ke seluruh penjuru Lombok Barat—menguatkan, menenangkan, dan menghadirkan harapan.
24/02/2026 | Humas Baznas Lobar

BAZNAS Lombok Barat Salurkan Rp278 Juta Bantuan Pendidikan untuk 693 Siswa Miski
Lombok Barat — BAZNAS Kabupaten Lombok Barat kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui penyaluran bantuan Siswa Miskin Berprestasi Program Lombok Barat Cerdas, pada Senin, 9 Februari 2026. Program ini menjadi wujud nyata peran zakat dalam menumbuhkan harapan dan masa depan generasi Lombok Barat.
Sebanyak 693 siswa dari keluarga kurang mampu yang masuk dalam desil 1 menerima bantuan pendidikan dengan total dana yang didistribusikan mencapai Rp278.000.000. Dana tersebut bersumber dari bagi hasil BAZNAS Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan diperuntukkan bagi siswa berprestasi agar dapat terus melanjutkan pendidikan tanpa terkendala faktor ekonomi.
Pendistribusian bantuan dilaksanakan serentak di enam lokasi di wilayah Kabupaten Lombok Barat. Di wilayah Sekotong, penyaluran berlangsung di SMPN 1 Sekotong dan diserahkan oleh TGH. M. Syukri bersama tim. Di wilayah Lembar, bantuan disalurkan di SMPN 1 Lembar oleh TGH. Surur Ibrahim didampingi staf BAZNAS.
Sementara itu, di wilayah Kuripan, Ketua BAZNAS Lombok Barat TGH. Taisir Al Azhar turun langsung menyalurkan bantuan di SMPN 2 Kuripan, bersama Kepala Pelaksana dan staf. Penyaluran juga dilakukan di SMPN 1 Labuapi oleh SAI BAZNAS Lombok Barat, Junaidi Abdillah, bersama Sekretaris BAZNAS Lombok Barat.
Adapun di SMPN 1 Narmada, bantuan disalurkan oleh TGH. Nurhayati bersama tim, dan di SMPN 1 Gunungsari oleh TGH. Rasyidi bersama staf. Seluruh rangkaian pendistribusian berjalan lancar dan tertib, serta disambut antusias oleh para siswa, pihak sekolah, dan orang tua.
Ketua BAZNAS Lombok Barat menyampaikan bahwa Program Lombok Barat Cerdas merupakan salah satu ikhtiar strategis dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan. Dengan bantuan ini, diharapkan para siswa dapat terus meningkatkan prestasi dan fokus meraih cita-cita.
BAZNAS Lombok Barat mengajak masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas, khususnya dalam mendukung pendidikan dan kesejahteraan masyarakat Lombok Barat.
09/02/2026 | Humas Baznas Lobar
Artikel Terbaru
BAZNAS TV
TABLIG AKBAR MEMBENTUK EKOSISTEM ZAKAT DARI DESA
Penulis: Humas BAZNAS Lobar/Harfi





