WhatsApp Icon
banner
banner
banner
banner
banner
Statistik

Berita Terkini

BAZNAS dan LPAI Ajak Masyarakat Bersedekah untuk Lindungi Anak Rentan di Indonesia
BAZNAS dan LPAI Ajak Masyarakat Bersedekah untuk Lindungi Anak Rentan di Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berkolaborasi dengan Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) untuk meluncurkan inisiatif penggalangan dana yang bertujuan mendukung perlindungan serta kesejahteraan anak-anak yang menghadapi kerentanan di Indonesia.Masyarakat dapat memberikan sedekah untuk membantu perlindungan dan kesejahteraan anak-anak yang terancam melalui situs kitabisa.com/lindungianakrentan.Dana yang terkumpul nantinya akan didistribusikan melalui berbagai program perlindungan anak di berbagai sektor, termasuk pendidikan, kesehatan, dan lainnya, untuk meningkatkan kesejahteraan serta memastikan keamanan bagi anak-anak yang memerlukan bantuan.Acara peluncuran tersebut dibuka oleh Pimpinan Mobilisasi dan Pengumpulan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S. Ag., M.Si. , CFRM. , dan Ketua Umum LPAI, Samsul Ridwan, S. Ag., SH., MH., di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, pada hari Rabu (16/9/2026).Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S. Ag., M.Si. , CFRM. , menjelaskan bahwa penggalangan sedekah ini akan melibatkan jaringan kolaborasi antara BAZNAS dan LPAI, termasuk kampanye bersama melalui berbagai saluran digital.Rizaludin menyoroti kekuatan kolaborasi antar dua lembaga sebagai aset krusial untuk memperluas jangkauan kampanye perlindungan anak. Ia menyatakan bahwa BAZNAS memiliki ekosistem zakat, sumber daya, dan konektivitas yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan dampak program.“BAZNAS menyediakan berbagai alternatif pembayaran yang dapat dimanfaatkan untuk penggalangan dana, mencakup saluran digital, perbankan, kolaborasi dengan perusahaan, serta dalam acara atau kegiatan,” jelas Rizaludin.Ia menambahkan, di saluran digital, BAZNAS telah menjalin kemitraan dengan sekitar 120 mitra digital. Untuk saluran perbankan, BAZNAS berkolaborasi dengan sekitar 28 mitra bank. Selain itu, BAZNAS juga memiliki hampir 100 Kemitraan dengan perusahaan yang berperan dalam penggalangan dana lewat program tanggung jawab sosial maupun unit pengumpul zakat (UPZ).“Kita semua berkolaborasi, demi masa depan anak-anak Indonesia. Rencana program ini akan kita bahas lebih lanjut. Namun yang pasti, misi kita adalah melindungi anak-anak,” ucap Rizaludin.Ia juga menekankan bahwa kerjasama penggalangan dana ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dan LPAI untuk memberikan dukungan kepada anak-anak yang rentan.Rizaludin berharap kolaborasi ini dapat diwujudkan dalam program-program yang fokus, berkelanjutan, dan memberikan dampak positif bagi anak-anak yang memerlukan perhatian lebih.Ketua Umum LPAI, Samsul Ridwan, mengungkapkan rasa terima kasih atas kolaborasi strategis dengan BAZNAS. Ia menegaskan, kerjasama ini merupakan langkah untuk memperkuat perlindungan bagi anak-anak rentan serta mencegah segala bentuk kekerasan yang bisa mengancam masa depan anak Indonesia.Samsul menjelaskan bahwa jaringan LPAI kini mencakup 29 provinsi, 78 kabupaten/kota, dan 40 kecamatan. Ia percaya bahwa jaringan ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung upaya perlindungan anak, sesuai dengan ketentuan Pasal 72 UU Nomor 35 Tahun 2014 mengenai Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.Lebih jauh, Samsul menuturkan bahwa sinergi antara LPAI dan BAZNAS akan difokuskan pada 15 kategori Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK), sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 59 Undang-Undang Perlindungan Anak.“Semoga upaya ini bisa ikut serta dalam melindungi anak-anak di wilayah perbatasan dan seluruh Indonesia, serta mengakhiri berbagai bentuk kekerasan yang ada,” imbuh Samsul.Dalam acara peluncuran itu, tampak hadir Deputi Mobilisasi dan Pengumpulan BAZNAS RI, H. M. Arifin Purwakanata, S. Ikom. , M. Ikom. , CWC., CFRM. , Direktur Pengumpulan Profesi dan Perorangan BAZNAS RI, H. Fitriansyah Agus Setiawan, S. Sos., M. Ikom. , CFRM. , Kepala Divisi Digital BAZNAS RI, Fahrudin, S. Sos., M. M., dan Wakil Ketua Umum LPAI Ir. Fadiah Machmud, M.Pd., Wakil Sekretaris Umum LPAI Mukhammad Zainuddin, beserta jajaran.
21/09/2026 | Humas
BAZNAS dan Kemenag RI Salurkan Rp17,5 Miliar untuk Program Pesantren Nyaman Belajar
BAZNAS dan Kemenag RI Salurkan Rp17,5 Miliar untuk Program Pesantren Nyaman Belajar
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia secara kolaboratif dengan Kementerian Agama Republik Indonesia telah menyalurkan bantuan sejumlah Rp17,5 miliar melalui Program Pesantren Nyaman Belajar (PNB) 2026. Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan dan tempat tinggal untuk santri di 700 pesantren yang tersebar di seluruh Nusantara.Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M. Sc., selaku Ketua BAZNAS RI, menyatakan bahwa Program Pesantren Nyaman Belajar adalah salah satu komponen dari 13 Program Prioritas BAZNAS untuk periode 2026 hingga 2031. Program ini bertujuan untuk memastikan bahwa dana zakat dapat memberikan dampak positif dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang layak untuk santri.“Sasaran dari program ini adalah menjadikan dana zakat sebagai alat strategis dalam membangun ekosistem pendidikan yang sesuai untuk santri. Secara teoritis, upaya ini juga sejalan dengan prinsip Maqashid Syariah, terutama dalam melindungi akal dan menjaga keselamatan jiwa generasi muda kita,” jelas Sodik saat meluncurkan program Pesantren Nyaman Belajar (PNB) di Auditorium H. M. Rasjidi, Kementerian Haji dan Umrah, pada hari Rabu (16/9/2026).Dalam kesempatan yang sama, Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. K. H. Nasaruddin Umar, M. A., menambahkan bahwa Program Pesantren Nyaman Belajar tidak hanya sekadar renovasi asrama, melainkan juga merupakan usaha untuk membangun ekosistem pesantren yang aman, sehat, dan ramah bagi anak-anak.Menteri Nasaruddin mengakui bahwa kebutuhan di kalangan pesantren masih sangat besar, sehingga diperlukan kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS, organisasi kemasyarakatan Islam, Lembaga Amil Zakat (LAZ), UPZ, komunitas bisnis, pemerintah daerah, para muzaki, dan masyarakat luas. Ia berharap agar program ini dapat dilaksanakan sesuai dengan sasaran, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan dengan dukungan data serta informasi yang valid mengenai pesantren dari Kementerian Agama.Sementara itu, H. Idy Muzayyad, S. H. I., M.Si. , yang menjabat sebagai Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan BAZNAS RI, mengungkapkan bahwa Program Pesantren Nyaman Belajar adalah upaya BAZNAS untuk berkontribusi dalam menciptakan suasana pesantren yang nyaman dan aman, sehingga proses belajar santri menjadi lebih efektif. Program ini memfokuskan perhatian pada pesantren yang memiliki sedikitnya 35 persen santri dhuafa, pesantren yang menangani kelompok rentan, serta pesantren yang terletak di daerah 3T dan wilayah yang rawan bencana.
21/09/2026 | Humas
Pesantren Nyaman Belajar, Menag: Dukungan BAZNAS Perkuat Pendidikan Pesantren
Pesantren Nyaman Belajar, Menag: Dukungan BAZNAS Perkuat Pendidikan Pesantren
Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. K. H. Nasaruddin Umar, M. A., menyatakan bahwa dukungan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI merupakan elemen krusial dalam memperkuat pendidikan pesantren di tanah air.Pernyataan ini disampaikan oleh Menag Nasaruddin saat peluncuran Program Pesantren Nyaman Belajar 2026 yang diprakarsai oleh BAZNAS dan Kementerian Agama Republik Indonesia, yang berlangsung di Jakarta pada hari Rabu (16 September 2026).Nasaruddin menjelaskan bahwa kolaborasi antara Kementerian Agama dan BAZNAS bukan hanya terjadi dalam bentuk struktural, tetapi juga dalam aspek fungsional melalui program-program yang memberikan dukungan langsung kepada pesantren.Ia menambahkan bahwa berbagai kebutuhan yang ada di pesantren dapat diselaraskan dengan inisiatif BAZNAS, sehingga bantuan yang diberikan bisa lebih tepat sasaran dan bermanfaat untuk para santri."Oleh sebab itu, insya Allah penyaluran dana dari umat melalui BAZNAS bisa dipertanggungjawabkan secara nyata dan terukur," ungkap Nasaruddin."Oleh karena itu, saya meminta kepada para muzaki, marilah menyalurkan sumbangannya ke BAZNAS, supaya kemudian bisa memberikan bantuan kepada santri-santri kita. Semoga dengan adanya Direktorat Jenderal Pondok Pesantren dan dukungan dari BAZNAS, santri-santri kita bisa hidup dengan lebih baik," jelasnya.Program Pesantren Nyaman Belajar (PNB) 2026 adalah inisiatif bantuan stimulan dari BAZNAS RI sebesar Rp25 juta per lembaga untuk pesantren yang terdaftar di Kementerian Agama. Program ini bertujuan untuk mendorong kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah daerah dalam merenovasi fasilitas asrama agar menjadi tempat tinggal santri yang lebih layak, sehat, aman, dan nyaman.
21/09/2026 | Humas

Agenda Pimpinan

Wakil Bupati Lombok Barat Dukung Penguatan UPZ: Zakat Harus Dikelola Profesional dan Transparan
Wakil Bupati Lombok Barat Dukung Penguatan UPZ: Zakat Harus Dikelola Profesional dan Transparan
Gerung, BAZNAS Lobar – Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha (UNA), menghadiri kegiatan Penguatan Kelembagaan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang diikuti oleh OPD dan sekolah se-Kabupaten Lombok Barat. Acara ini digelar di Aula Kantor BAZNAS Lombok Barat, Senin (14/07/2025). Dalam sambutannya, Wakil Bupati UNA menegaskan pentingnya peran BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Ia mengatakan, pengelolaan ZIS yang baik sangat berperan dalam menekan angka kemiskinan ekstrem dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “BAZNAS harus dikelola secara profesional, bertanggung jawab, dan terbuka agar masyarakat semakin percaya,” ujarnya di hadapan para ASN yang hadir. Acara ini juga dihadiri Ketua BAZNAS Lombok Barat TGH. Taisir Al Azhar, para komisioner BAZNAS, Kepala Dinas Sosial, para camat, bendahara OPD, perwakilan instansi vertikal, serta perwakilan SMP dari seluruh wilayah Lombok Barat. Wakil Bupati UNA juga menekankan bahwa zakat bukan hanya untuk membersihkan harta, tetapi juga menjadi sarana untuk membantu sesama dan menciptakan keadilan sosial. Karena itu, ia mendorong perluasan sumber pengumpulan zakat, tidak hanya dari ASN, tetapi juga dari pelaku usaha dan perusahaan swasta. “Kami mengapresiasi inisiatif BAZNAS. Semoga ZIS yang dikelola bisa memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat,” tambahnya. Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Lombok Barat, TGH. Mohammad Syukri, S.Pd.I, melaporkan bahwa perolehan ZIS dari Januari hingga Juni 2025 mencapai Rp4,44 miliar. BAZNAS menargetkan total pengumpulan ZIS tahun ini sebesar Rp11 miliar. “Kami terus menjalin kerja sama dengan perusahaan besar dan ritel modern agar target ini bisa tercapai,” jelas Syukri. Kegiatan ini berjalan lancar dan mendapat perhatian serius dari seluruh peserta. Diharapkan, penguatan kelembagaan UPZ serta pengelolaan ZIS yang baik dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat Lombok Barat.

14-07-2025 | Humas Baznas Lobar

BAZNAS Lobar Menyatuni Ratusan Anak Yatim di Program Pemda Menyapa Desa
BAZNAS Lobar Menyatuni Ratusan Anak Yatim di Program Pemda Menyapa Desa
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Barat melalui program Pemda Menyapa Desa melakukan pendistribusian santunan Anak Yatim sebanyak 100 orang di desa Beleka, kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat, Rabu (13/11/2024). Hadir Ketua BAZNAS Kabupaten Lombok Barat bersama wk.II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Moh. Surur Ibrahim, Lc, M.Ag. dan wk.III Bagian Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan M. Nurhayat, M.Pd.I mendampini Pj. Bupati Lombok Barat H. Ilham, M.Pd. dalam sambutannya H.Ilham, M.Pd mengatakan bahwa program Pemda Menyapa Desa bertujuan mendekatkan pelayanan pemerintah dengan masyarakat desa. Program ini memungkinkan pemda, termasuk pejabat dan kepala daerah, untuk turun langsung ke desa-desa, mendengarkan keluhan dan masukan warga, serta memberikan pelayanan dan bantuan langsung di tempat. Program Pemda Menyapa Desa adalah inisiatif pemerintah daerah di Kabupaten Lombok Barat, NTB, yang bertujuan mendekatkan layanan publik kepada masyarakat desa. Melalui program ini, pejabat daerah mengunjungi desa-desa setiap bulan untuk menyediakan layanan yang lebih mudah diakses, seperti pembuatan KTP, layanan kesehatan, kependudukan, hingga pasar murah yang menjual kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Hal ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat desa, terutama mereka yang jauh dari pusat layanan kota, dalam mengakses berbagai pelayanan public Program ini juga menjadi sarana bagi pemerintah untuk mendengarkan langsung keluhan dan aspirasi masyarakat serta mempererat hubungan antara pemerintah dan warga desa. Kegiatan tersebut rutin diadakan sebagai bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Lombok Barat dan direncanakan akan terus berjalan setiap bulan untuk menciptakan dampak positif jangka panjang bagi perekonomian dan kesejahteraan desa

13-11-2024 | Humas Baznas Lobar

PENARIKAN MAHASISWA PKL UIN MATARAM
PENARIKAN MAHASISWA PKL UIN MATARAM
Baznas Kabupaten Lombok Barat,- Penarikan Mahasiswa PKL UIN Mataram Fakultas Dakwah dan Komunikasi Jurusan Manajmen Dakwah, sebanyak 10 Mahasiswa terdiri dari 8 Perempuan dan 2 Laki-laki di Aula Kantyor BAZNAS Kabupaten Lombok Barat. Rabu, 23 Oktober 2024. Dalam acara tersebut hadir Ketua BAZNAS Lobar, TGH. M. Taisir Al Azhar, Lc.,S.Ag.,MA. Wakil ketua I Bidang Pengumpulan dan Sosialisasi, TGH. Moh. Syukri, S.Pd.I, Wakil Ketia III Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan, Drs, TGH. M. Nurhayat, M.Pd.I dan Wakil Ketua IV, TGH. Muhammad Rasyidi, S.Pd.I, juga Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) PKL UIN Mataram, Dr. Rendra Kholdun, M.Ag. Dalam sambutannya, Dr. Rendra Kholdun, mengucapkan banyak terimakasih kepada BAZNAS Lobar wabilkhusus Ketua beserta semua pimpinan atas diperkeenannya menerima mahasiswanya untuk PKL di BAZNAS Lobar dan saatnya hari ini kami Tarik mahasiswa-mahasiswa kami. Beliau juga berpesan kepada seluruh Mahasiswa PKL agar segera menyelesaikan study terakhirnya (Skripsi) setelah ditarik dari BAZNAS Lobar pada hari ini. Beliau juga menyampaikan agar mengangkat judul skripsi tentang Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) di BAZNAS Kabupaten Lombok Barat, “karena saya yakin masalah permintaan data untuk kebutuhan skripsi tidaklah akan sulit justru akan dimudahkan oleh para almukarrom pimpinan BAZNAS Kabupaten Lombok Barat yang diketuai oleh Tgh. M. Taisir Al Azhar”, sambungnya. Dalam sambutan Tgh. Taisir Al Azhar menyampaikan “seperti kata pak DPL bahwa kami semua Pimpinan akan welcome kepada semua Mahasiswa PKL UIN Mataram jikalau ingin mengajukan penelitian di BAZNAS, karena kami selalu sampaikan bahwa kami selalu terbuka (open manajmen) bagi siapa saja yang datang ke BAZNAS untuk keperluan penelitian skripsi. Dan acara penarikan Mahasiswa PKL UIN Mataram diakhiri dengan Do’a yang di pimpin oleh wakil ketua III Tgh. Nurhayat. Setelah itu penyerahan Bingkisan dari DPL UIN Mataram dan diterima oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Lombok Barat, terakhir penyerahan Sertifikat PKL dari BAZNAS Kabupaten Lombok Barat ke para Mahasiwa PKL UIN Mataram yang diserahkan oleh semua pimpinan BAZNAS. Hrf

23-10-2024 | Humas Baznas Lobar

Berita Pendistribusian

BAZNAS Lobar Salurkan 1.708 Paket Sembako, 122 Bantuan Muallaf dan 1000 Qur'an
BAZNAS Lobar Salurkan 1.708 Paket Sembako, 122 Bantuan Muallaf dan 1000 Qur'an
Tembus Cuaca Ekstrem, BAZNAS Lombok Barat Salurkan 1.708 Paket Sembako, 122 Bantuan Mualaf dan 1.000 Mushaf Al-Qur’an Lombok Barat – Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan 1447 H kembali diteguhkan oleh BAZNAS Kabupaten Lombok Barat. Tahun ini, sebanyak 1.708 paket sembako Ramadhan Bahagia, 122 bantuan untuk mualaf, serta 1.000 pcs mushaf Al-Qur’an untuk masjid-masjid disalurkan kepada masyarakat se-Kabupaten Lombok Barat. Penyaluran perdana dimulai di Kecamatan Sekotong, tepatnya di Desa Pelangan, pada Senin, 23 Februari 2026 / 4 Ramadhan 1447 H, bersamaan dengan Safari Ramadhan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat. Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menghadirkan kebahagiaan Ramadhan bagi masyarakat yang membutuhkan..Pendistribusian di lanjutkan hari ini selasa 24/02/2026 di kantor camat Sekotong untuk 8 desa sisa yang belum di distribusikan dalam Safari Ramadhan bersama pemda lobar... Perjalanan menuju lokasi pendistribusian hari ini tidaklah mudah. Di tengah cuaca yang cukup ekstrem, rombongan Ketua BAZNAS dan tim sempat menghadapi banjir di wilayah Penyeleng serta beberapa titik longsor. Meski demikian, semangat untuk menunaikan amanah umat tidak surut. Dengan penuh kehati-hatian dan tekad kuat, tim memastikan bantuan tetap sampai kepada para penerima manfaat. Suasana pendistribusian berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur. Paket sembako yang dibagikan menjadi penopang kebutuhan keluarga selama Ramadhan. Bantuan untuk 122 mualaf menjadi bentuk perhatian dan penguatan bagi saudara-saudara kita yang baru memeluk Islam. Sementara 1.000 mushaf Al-Qur’an yang disalurkan ke masjid-masjid di seluruh wilayah Lombok Barat diharapkan dapat menambah semarak ibadah serta memperkuat syiar Islam di bulan yang penuh berkah ini. Ketua BAZNAS Kabupaten Lombok Barat, TGH. M. Taisir Al Azhar, menyampaikan bahwa program Ramadhan Bahagia bukan sekadar agenda tahunan, tetapi wujud nyata pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah dan tepat sasaran. Beliau juga menambahkan bahwa selain program Ramadhan, tahun ini BAZNAS terus menggulirkan program produktif, di antaranya bantuan Rumah Layak Huni dengan anggaran kurang lebih Rp2 miliar, bantuan beasiswa pendidikan, serta bantuan modal usaha untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Ramadhan kembali mengajarkan bahwa di balik ujian cuaca dan medan yang berat, selalu ada kekuatan dari kepedulian. Dari tangan para muzaki, melalui BAZNAS, kebahagiaan itu kini menyebar ke seluruh penjuru Lombok Barat—menguatkan, menenangkan, dan menghadirkan harapan.
24/02/2026 | Humas Baznas Lobar
BAZNAS Lombok Barat Salurkan Rp278 Juta Bantuan Pendidikan untuk 693 Siswa Miski
BAZNAS Lombok Barat Salurkan Rp278 Juta Bantuan Pendidikan untuk 693 Siswa Miski
Lombok Barat — BAZNAS Kabupaten Lombok Barat kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui penyaluran bantuan Siswa Miskin Berprestasi Program Lombok Barat Cerdas, pada Senin, 9 Februari 2026. Program ini menjadi wujud nyata peran zakat dalam menumbuhkan harapan dan masa depan generasi Lombok Barat. Sebanyak 693 siswa dari keluarga kurang mampu yang masuk dalam desil 1 menerima bantuan pendidikan dengan total dana yang didistribusikan mencapai Rp278.000.000. Dana tersebut bersumber dari bagi hasil BAZNAS Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan diperuntukkan bagi siswa berprestasi agar dapat terus melanjutkan pendidikan tanpa terkendala faktor ekonomi. Pendistribusian bantuan dilaksanakan serentak di enam lokasi di wilayah Kabupaten Lombok Barat. Di wilayah Sekotong, penyaluran berlangsung di SMPN 1 Sekotong dan diserahkan oleh TGH. M. Syukri bersama tim. Di wilayah Lembar, bantuan disalurkan di SMPN 1 Lembar oleh TGH. Surur Ibrahim didampingi staf BAZNAS. Sementara itu, di wilayah Kuripan, Ketua BAZNAS Lombok Barat TGH. Taisir Al Azhar turun langsung menyalurkan bantuan di SMPN 2 Kuripan, bersama Kepala Pelaksana dan staf. Penyaluran juga dilakukan di SMPN 1 Labuapi oleh SAI BAZNAS Lombok Barat, Junaidi Abdillah, bersama Sekretaris BAZNAS Lombok Barat. Adapun di SMPN 1 Narmada, bantuan disalurkan oleh TGH. Nurhayati bersama tim, dan di SMPN 1 Gunungsari oleh TGH. Rasyidi bersama staf. Seluruh rangkaian pendistribusian berjalan lancar dan tertib, serta disambut antusias oleh para siswa, pihak sekolah, dan orang tua. Ketua BAZNAS Lombok Barat menyampaikan bahwa Program Lombok Barat Cerdas merupakan salah satu ikhtiar strategis dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan. Dengan bantuan ini, diharapkan para siswa dapat terus meningkatkan prestasi dan fokus meraih cita-cita. BAZNAS Lombok Barat mengajak masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas, khususnya dalam mendukung pendidikan dan kesejahteraan masyarakat Lombok Barat.
09/02/2026 | Humas Baznas Lobar

Artikel Terbaru

Ramadhan, Momentum Menyempurnakan Ibadah Melalui Puasa Qadha
Ramadhan, Momentum Menyempurnakan Ibadah Melalui Puasa Qadha
Bulan Ramadhan adalah waktu yang penuh berkah yang diberikan oleh Allah SWT kepada umat Islam sebagai saat untuk meningkatkan iman dan taqwa. Puasa di bulan Ramadhan bukan sekadar kewajiban, melainkan juga sebuah cara untuk meningkatkan spiritual, sosial, serta kepedulian terhadap orang lain. Sebagian umat Islam mungkin tidak bisa berpuasa Ramadhan dengan sempurna karena alasan yang sah secara syar'i, seperti sakit, dalam perjalanan, haid, nifas, atau faktor lain yang diizinkan oleh syariat. Dalam hal ini, Islam memberikan solusi melalui kewajiban untuk mengganti (qadha) puasa Ramadhan di hari lain setelah bulan Ramadhan berakhir. Allah SWT berfirman: "Maka barang siapa di antara kamu yang sakit atau sedang bepergian (lalu ia berbuka), maka (wajib baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. " (QS. Al-Baqarah: 184) Puasa Qadha di Hari Selasa Puasa qadha Ramadhan bisa dilakukan pada hari mana saja, kecuali pada hari-hari yang dilarang untuk berpuasa. Hari Selasa termasuk dalam kategori hari yang diperbolehkan dan bisa dimanfaatkan untuk menyelesaikan puasa yang belum ditunaikan. Segera melakukan qadha puasa adalah sebuah tanggung jawab bagi setiap muslim, sekaligus sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Niat Puasa Qadha Ramadhan Niat untuk puasa qadha harus diucapkan pada malam hari hingga sebelum fajar tiba. Niat untuk puasa qadha Ramadhan adalah: ???????? ?????? ???? ???? ??????? ?????? ????????? ??????? ???????? Artinya: "Saya niat untuk berpuasa esok hari sebagai pengganti puasa fardhu Ramadhan karena Allah Ta’ala. " Penutup Ramadhan mengajarkan kita untuk beribadah tidak hanya dalam bentuk ritual, tetapi juga untuk bertanggung jawab atas kewajiban yang belum dilaksanakan. Melalui puasa qadha, umat Islam didorong untuk menyempurnakan ibadah dan tetap berkomitmen dalam ketaatan. Semoga Allah SWT menerima semua amal ibadah kita dan menjadikan Ramadhan sebagai sarana untuk menjadi pribadi yang lebih bertaqwa. Aamiin.
06/01/2026 | Humas Baznas Lobar

BAZNAS TV

TABLIG AKBAR MEMBENTUK EKOSISTEM ZAKAT DARI DESA

Penulis: Humas BAZNAS Lobar/Harfi