BAZNAS dan Kemenag RI Salurkan Rp17,5 Miliar untuk Program Pesantren Nyaman Belajar
21/09/2026 | Penulis: Humas
Dokumentasi BAZNAS RI/Humas
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia secara kolaboratif dengan Kementerian Agama Republik Indonesia telah menyalurkan bantuan sejumlah Rp17,5 miliar melalui Program Pesantren Nyaman Belajar (PNB) 2026. Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan dan tempat tinggal untuk santri di 700 pesantren yang tersebar di seluruh Nusantara.
Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M. Sc., selaku Ketua BAZNAS RI, menyatakan bahwa Program Pesantren Nyaman Belajar adalah salah satu komponen dari 13 Program Prioritas BAZNAS untuk periode 2026 hingga 2031. Program ini bertujuan untuk memastikan bahwa dana zakat dapat memberikan dampak positif dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang layak untuk santri.
“Sasaran dari program ini adalah menjadikan dana zakat sebagai alat strategis dalam membangun ekosistem pendidikan yang sesuai untuk santri. Secara teoritis, upaya ini juga sejalan dengan prinsip Maqashid Syariah, terutama dalam melindungi akal dan menjaga keselamatan jiwa generasi muda kita,” jelas Sodik saat meluncurkan program Pesantren Nyaman Belajar (PNB) di Auditorium H. M. Rasjidi, Kementerian Haji dan Umrah, pada hari Rabu (16/9/2026).
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. K. H. Nasaruddin Umar, M. A., menambahkan bahwa Program Pesantren Nyaman Belajar tidak hanya sekadar renovasi asrama, melainkan juga merupakan usaha untuk membangun ekosistem pesantren yang aman, sehat, dan ramah bagi anak-anak.
Menteri Nasaruddin mengakui bahwa kebutuhan di kalangan pesantren masih sangat besar, sehingga diperlukan kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS, organisasi kemasyarakatan Islam, Lembaga Amil Zakat (LAZ), UPZ, komunitas bisnis, pemerintah daerah, para muzaki, dan masyarakat luas. Ia berharap agar program ini dapat dilaksanakan sesuai dengan sasaran, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan dengan dukungan data serta informasi yang valid mengenai pesantren dari Kementerian Agama.
Sementara itu, H. Idy Muzayyad, S. H. I., M.Si. , yang menjabat sebagai Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan BAZNAS RI, mengungkapkan bahwa Program Pesantren Nyaman Belajar adalah upaya BAZNAS untuk berkontribusi dalam menciptakan suasana pesantren yang nyaman dan aman, sehingga proses belajar santri menjadi lebih efektif. Program ini memfokuskan perhatian pada pesantren yang memiliki sedikitnya 35 persen santri dhuafa, pesantren yang menangani kelompok rentan, serta pesantren yang terletak di daerah 3T dan wilayah yang rawan bencana.
Berita Lainnya
BAZNAS Bersama Mitsui Leasing Salurkan Layanan Kesehatan dan Dapur Air bagi 1.100 Penyintas Gempa NTT
Pesantren Nyaman Belajar, Menag: Dukungan BAZNAS Perkuat Pendidikan Pesantren
BAZNAS RI Optimalkan UPZ di Kemenhut, Fasilitasi ASN Berzakat
BAZNAS Bersama LAN RI Bahas Kolaborasi Penguatan Kelembagaan Pengelolaan Zakat
BAZNAS Lombok Barat Survei Calon Penerima Program Gerobak Produktif di Sejumlah Desa
BAZNAS dan LPAI Ajak Masyarakat Bersedekah untuk Lindungi Anak Rentan di Indonesia
BAZNAS RI Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026
BAZNAS Lombok Barat Laksanakan Survey Program Mahyani di Desa Rumak
BAZNAS Lombok Barat Gandeng Yayasan Islamic Relief Bangun Rumah Layak Huni bagi Yatim dan Dhuafa
Pra-Rakornas 2026, BAZNAS RI Dorong Percepatan Transformasi Pengelolaan Zakat Nasional
BAZNAS RI dan BCA Syariah Hadirkan Dapur Umum bagi Penyintas Gempa NTT
Sekolah Cendekia BAZNAS Kembali Raih Penghargaan Sekolah Berdedikasi Literasi Nasional
BAZNAS Bantu Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda
BAZNAS Salurkan 16 Ribu Liter Air Bersih dan Paket Logistik untuk Warga Keranggan Tangsel
BAZNAS Semarakkan MTQ Nasional XXXI Lewat Berbagai Layanan

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Lombok Barat.
Lihat Daftar Rekening →