Ramadan Tiba, BAZNAS RI Meluncurkan Program Santri untuk Memperkuat Desa di 26 Lokasi Strategis
20/02/2026 | Penulis: Humas Baznas Lobar
Dokumentasi BAZNAS RI/Humas
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI lewat Direktorat Pengembangan dan Layanan UPZ serta CSR, Divisi Program Ekonomi Desa, menggagas sebuah inisiatif baru dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H. Dengan nama "Santri Memberdayakan Desa", program ini bertujuan untuk menggabungkan peningkatan spiritual bagi mustahik dengan pengalaman nyata di dalam agribisnis untuk kaum muda.
Sebanyak 78 santri terpilih akan ditugaskan dalam 26 kelompok di 8 provinsi, yang meliputi Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Barat, dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Saidah Sakwan, M. A. , Pimpinan BAZNAS RI di bidang Distribusi dan Pendayagunaan, mengungkapkan bahwa program ini menjadi langkah penting untuk memperkuat sistem ekonomi pedesaan dengan nuansa nilai-nilai keagamaan.
"Kami meluncurkan Program Santri Memberdayakan Desa untuk meningkatkan dimensi spiritual dari binaan yang berada di lokasi Balai Ternak, ZCD, dan Lumbung Pangan. Kami berharap petani dan peternak tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga memiliki keimanan yang kuat dan bertanggung jawab. Selain itu, ini adalah tempat belajar langsung bagi santri milenial tentang cara mengelola agribisnis dan peternakan di lapangan," kata Saidah Sakwan saat meluncurkan program secara online, Kamis (19/2/2026).
Dia menjelaskan bahwa santri dipilih sebagai penggerak karena mereka berpotensi sebagai agen perubahan. Santri tingkat akhir atau lulusan pondok pesantren dengan usia antara 17-22 tahun diharapkan dapat menjadi mentor keagamaan, memberikan pengajaran, kultum subuh, serta literasi agama untuk masyarakat desa. Para santri juga akan mendapatkan ilmu praktis mengenai manajemen agribisnis dan UMKM secara langsung.
"Program ini akan dilaksanakan di 26 lokasi yang tersebar di 26 desa, 12 kecamatan, dan 25 kabupaten/kota. Tempat-tempat ini dipilih khusus karena unit usaha pertanian, mikro, dan peternakan yang ada sudah cukup stabil, sehingga layak untuk menjadi Pusat Studi Tiru bagi para santri," jelasnya.
Saidah menambahkan, selama dua minggu, satu kelompok santri yang terdiri dari 3 orang akan menerapkan metode tinggal bersama kelompok binaan BAZNAS, mulai dari petani lumbung pangan, pelaku usaha mikro (UMKM), hingga peternak di Balai Ternak BAZNAS.
Dengan adanya program ini, BAZNAS berharap akan lahir generasi baru "santripreneur" yang mahir tidak hanya dalam membaca kitab, tetapi juga terampil dalam mengelola lumbung pangan dan peternakan. Kehadiran para santri di masyarakat diharapkan dapat membawa suasana Ramadan yang lebih bermakna, serta mendukung keberlanjutan ekonomi para mustahik melalui pendampingan yang lebih manusiawi dan religius.
Berita Lainnya
BAZNAS Lombok Barat Survei Lokasi Program Bantuan Sumur Air di Desa Labuan Tereng
BAZNAS Bersama LAN RI Bahas Kolaborasi Penguatan Kelembagaan Pengelolaan Zakat
Sekolah Cendekia BAZNAS Kembali Raih Penghargaan Sekolah Berdedikasi Literasi Nasional
BAZNAS RI Raih Penghargaan Lembaga Pemberdaya dari HPDKI
MTQ Nasional XXXI 2026, BAZNAS RI Hadirkan Edukasi Interaktif “Jelajah Dampak Zakat Nusantara”
BAZNAS Bersama Mitsui Leasing Salurkan Layanan Kesehatan dan Dapur Air bagi 1.100 Penyintas Gempa NTT
BAZNAS Bantu Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda
BAZNAS Lombok Barat Laksanakan Survey Program Mahyani di Desa Rumak
Perkuat Kolaborasi Kemanusiaan, Akulaku Group Salurkan Rp75 Juta untuk Penyintas Gempa NTT melalui BAZNAS RI
Pesantren Nyaman Belajar, Menag: Dukungan BAZNAS Perkuat Pendidikan Pesantren
BAZNAS dan LPAI Ajak Masyarakat Bersedekah untuk Lindungi Anak Rentan di Indonesia
BAZNAS Semarakkan MTQ Nasional XXXI Lewat Berbagai Layanan
BAZNAS dan Kemenag RI Salurkan Rp17,5 Miliar untuk Program Pesantren Nyaman Belajar
BAZNAS RI dan BCA Syariah Hadirkan Dapur Umum bagi Penyintas Gempa NTT
BAZNAS RI Optimalkan UPZ di Kemenhut, Fasilitasi ASN Berzakat

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Lombok Barat.
Lihat Daftar Rekening →