Jelang Rakornas 2026, BAZNAS RI Perkuat Pengelolaan Muzaki yang Profesional
09/09/2026 | Penulis: Humas
Dokumentasi BAZNAS RI/Humas
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperkuat pengelolaan muzaki yang profesional. Hal ini menjadi strategi untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat. Langkah ini juga bertujuan mengoptimalkan penghimpunan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL) secara nasional.
Hal ini disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., dalam Pra-Rapat Koordinasi Nasional (Pra-RAKORNAS) BAZNAS dengan tema “Target dan Strategi Pengumpulan pada BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kab/Kota”. Acara ini berlangsung bersama Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., secara daring pada Selasa, 8 September 2026.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., mengatakan pengelolaan muzaki perlu dilakukan secara lebih berkelanjutan dan profesional. Ia menempatkan muzaki sebagai mitra penting dalam ekosistem filantropi Islam.
Rizaludin mengatakan, sekarang muzaki tidak hanya ingin kemudahan saat membayar zakat. Mereka juga ingin tahu manfaat dari zakat yang mereka berikan. Para muzaki ingin dilibatkan dan merasakan langsung dampak nyata program zakat yang dijalankan dari zakat yang mereka bayarkan.
Karena itu, kita perlu mengubah cara kita mengelola muzaki. Kita harus terus membina hubungan dengan muzaki, lewat pelayanan yang baik, komunikasi yang terbuka, dan menunjukkan dampak nyata dari zakat yang mereka berikan, ujarnya.
Rizaludin mengatakan bahwa sampai sekarang masih banyak orang yang menyalurkan zakat ke lembaga nonformal.
"Ini tugas kita. Kita harus bisa mengubah cara mengelola muzaki. Ke depan, kita perlu membuat BAZNAS menjadi pilihan utama bagi para muzaki. Membayar zakat sebaiknya dilakukan lewat lembaga formal seperti BAZNAS, bukan langsung, melalui ustaz, masjid, atau lembaga nonformal lainnya," kata Rizaludin.
Rizaludin mengatakan bahwa fundraising yang berfokus pada nilai juga perlu diperkuat oleh semua BAZNAS dan LAZ di Indonesia. Hal ini bisa dilakukan dengan memperkuat dakwah zakat dan memastikan penyaluran zakat memberikan manfaat nyata serta perubahan yang bisa dirasakan masyarakat. Dengan cara ini, para muzaki akan terus percaya dan memilih BAZNAS untuk menyalurkan amanahnya.
Untuk menjaga keberlanjutan dan kepercayaan publik, ada empat pilar utama value-driven fundraising. Pilar tersebut meliputi transparansi dan laporan dampak nyata, pembinaan relasi yang personal dan inklusif, penguatan branding serta reputasi lembaga yang profesional dan taat audit, serta pelibatan aktif muzaki dalam berbagai program kemanusiaan, jelas Rizaludin.
Ia mengatakan, penerapan empat pilar tersebut perlu diperkuat dengan konsep 5D BAZNAS. Konsep ini meliputi Diingat, Dipercaya, Dijangkau, Dicintai, dan Dibanggakan. Hal ini diharapkan bisa memberikan pengalaman berzakat yang lebih bermakna. Selain itu, konsep ini juga bertujuan memperluas dampak zakat bagi kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, Rizaludin mengatakan bahwa saat membuat program, BAZNAS harus memastikan program itu sesuai dengan kebutuhan dan harapan muzaki. Program juga harus bisa memberi manfaat yang jelas dan luas.
"Karena program itu harus diingat dan dicintai muzaki. Program juga harus terasa dekat dengan muzaki. Perubahannya harus terlihat oleh muzaki dan manfaatnya juga terasa. Jadi, saat membuat program, kita harus memandangnya dari sudut pandang muzaki," ujarnya.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah Hj. Saidah Sakwan, M.A. juga hadir dalam acara tersebut. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan H. Syarifuddin, S.Ag., M.E. ikut hadir. Direktur Pengumpulan Perorangan BAZNAS RI H. Fitriansyah Agus Setiawan, S.Sos., M.I.Kom., CFRM. pun datang. Seluruh pimpinan BAZNAS daerah tingkat provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia juga hadir.
Berita Lainnya
Dibantu BAZNAS, Omzet Usaha Snack Mustahik di Kalteng Melonjak ke Rp12 Juta
Dukung Penyintas Gempa NTT, RedDoorz Salurkan Bantuan Rp25 Juta melalui BAZNAS RI
BAZNAS Saluran Berbagai Bantuan bagi Penyintas Erupsi Gunung Sinambung di Sumut
Bantu Pekerja Rentan Terdampak Abu Vulkanik, BAZNAS RI Kembali Salurkan Masker dan Makanan
BAZNAS RI Terjunkan Tim Tanggap Bencana Padamkan Karhutla di Kalbar dan Kalsel
BAZNAS RI menyalurkan ratusan al-Qur'an kepada Lembaga Tarbiyah Muslimin Nahdlatul Ulama Jawa Timur.
BAZNAS Beri Layanan Kesehatan Gratis bagi Korban Banjir Parigi Moutong
BAZNAS Menjangkau Sudut Pulau Palue, Kirimkan Paket Keluarga Logistik untuk Korban Gempa NTT
Respons Paparan Abu Vulkanik, BAZNAS Bagikan Masker
Panen Raya Lumbung Pangan BAZNAS di Pesawaran, Petani Tunaikan Zakat Pertanian Rp12,2 juta
BAZNAS RI Bagikan Makanan Siap Saji bagi Pekerja Rentan Terdampak Abu Vulkanik di Jakarta
Percayakan BAZNAS, Mandjha Ivan Gunawan Berikan Bantuan Rp250 Juta untuk Korban Gempa NTT
BAZNAS RI Salurkan Beasiswa Vokasi Menjahit untuk Mustahik di Majalengka
BAZNAS memberikan layanan bantuan jiwa dan sosial untuk anak-anak yang terdampak gempa di NTT.
BAZNAS Lombok Barat Gelar Sosialisasi dan Bimtek Program MAHYANI, Dukung Kesembuhan dan Kesehatan Masyarakat

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Lombok Barat.
Lihat Daftar Rekening →